Posts

Nikmati Layanan VMware dengan Fixed Price

Virtualisasi telah menjadi tulang punggung bagi banyak infrastruktur IT modern, memungkinkan perusahaan menjalankan berbagai aplikasi dan sistem dengan efisiensi yang lebih tinggi. VMware, sebagai salah satu pemimpin di dunia virtualisasi, menawarkan berbagai solusi yang relevan, termasuk untuk infrastruktur on-premises. Namun, setelah akuisisi oleh Broadcom, banyak pelanggan bertanya: Apakah layanan VMware masih menawarkan fixed price?

Artikel ini akan membahas bagaimana VMware tetap relevan dalam konteks fixed price, kaitannya dengan Broadcom, dan apa yang bisa diharapkan pengguna dari lisensi VMware untuk kebutuhan virtualisasi mereka.

Fixed Price dan Lisensi VMware

Sebelum akuisisi oleh Broadcom, VMware menyediakan lisensi perpetual untuk produk-produk seperti VMware vSphere, yang memungkinkan pelanggan membayar satu kali untuk lisensi dan menggunakan perangkat lunak tanpa batas waktu. Ini sering dipandang sebagai bentuk fixed price karena pelanggan memiliki kendali penuh atas biaya di awal tanpa perlu membayar berulang kali.

Namun, setelah akuisisi, Broadcom mulai menyederhanakan portofolio VMware. Salah satu perubahan utamanya adalah transisi dari lisensi perpetual ke model berbasis langganan atau berbasis inti (core). Dalam model ini:

  • Berbasis Langganan: Pelanggan membayar secara berkala (bulanan atau tahunan) untuk menggunakan perangkat lunak.
  • Berbasis Core: Harga lisensi dihitung berdasarkan jumlah inti prosesor dalam server, dengan minimum 16 core per prosesor.

Apa yang Berubah dengan Akuisisi Broadcom?

Akuisisi VMware oleh Broadcom membawa fokus baru pada penyederhanaan portofolio dan peningkatan fleksibilitas harga. Broadcom memperkenalkan model lisensi yang mencakup opsi untuk solusi on-premises dan cloud, tetapi dengan perubahan ini, fixed price dalam arti tradisional menjadi lebih kompleks:

  1. Penyederhanaan Portofolio: Broadcom mengurangi jumlah produk yang tersedia untuk menyederhanakan pilihan pelanggan.
  2. Model Harga Baru: Lisensi berbasis core memberikan fleksibilitas bagi pelanggan dengan kebutuhan kecil, tetapi dapat meningkatkan biaya untuk pelanggan dengan kebutuhan infrastruktur yang besar.
  3. Portabilitas Lisensi: Broadcom memperkenalkan fleksibilitas untuk menggunakan lisensi di berbagai lingkungan, baik on-premises maupun cloud.

Fixed Price: Masih Relevan?

Bagi pelanggan yang mengelola data center lokal, fixed price tetap relevan, tetapi dalam bentuk yang sedikit berbeda. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Untuk Infrastruktur Kecil: Jika organisasi Anda menggunakan server dengan jumlah core minimal, lisensi berbasis core dapat dianggap sebagai fixed price yang terprediksi.
  • Untuk Infrastruktur Besar: Bagi perusahaan dengan kebutuhan virtualisasi yang lebih besar, biaya lisensi dapat meningkat secara signifikan, sehingga konsep fixed price menjadi kurang stabil.
  • Kontrak Berjangka: Broadcom menawarkan kontrak berjangka untuk lisensi berbasis langganan, yang memberikan prediktabilitas harga selama periode kontrak.

Bagaimana Memanfaatkan Fixed Price?

Meskipun model harga VMware telah berubah, Anda masih bisa menikmati stabilitas biaya dengan cara berikut:

  • Evaluasi Kebutuhan Infrastruktur: Pahami jumlah core prosesor di server Anda untuk memprediksi biaya lisensi berbasis core.
  • Gunakan Opsi Berlangganan Jangka Panjang: Model langganan tahunan dapat memberikan harga yang lebih stabil dibandingkan pembaruan jangka pendek.
  • Manfaatkan Penawaran Broadcom: Beberapa solusi seperti VMware Cloud Foundation menawarkan lisensi portabel yang bisa digunakan di berbagai lingkungan tanpa biaya tambahan.

VMware tetap menjadi pilihan yang kuat untuk kebutuhan virtualisasi, bahkan setelah akuisisi oleh Broadcom. Meskipun konsep fixed price telah berevolusi dari lisensi perpetual ke model berbasis langganan atau berbasis core, perusahaan masih dapat menikmati prediktabilitas harga dengan memahami kebutuhan mereka dan memilih model lisensi yang tepat.

Dengan pendekatan yang bijak, Anda dapat memaksimalkan manfaat dari layanan VMware sambil menikmati fleksibilitas yang ditawarkan Broadcom. Jadi, apakah Anda siap memanfaatkan fixed price dengan cara baru? Pastikan untuk mengevaluasi kebutuhan Anda dan konsultasikan dengan Zettagrid Indonesia untuk solusi terbaik.

VMware Licensing Solutions for Your On-Premises Infrastructure Now Available

Dear Customers,

We understand that the recent acquisition of VMware by Broadcom has led to some confusion regarding licensing changes and pricing for VMware products. We’re reaching out to inform you that Zettagrid is now equipped to assist you with your VMware licensing needs specifically for your on-premises infrastructure.

On-Premises VMware Licensing

Zettagrid can now offer advice and quotes on new VMware licenses exclusively for your on-premises servers and infrastructure. This is not for cloud-based VMware solutions, but for the VMware products you host and manage within your own data centers.

Navigating Recent Changes

Our team is up-to-date with the latest developments following the Broadcom acquisition and can help clarify any confusion you may have about the new licensing structure for on-premises VMware deployments.

Tailored On-Premises Solutions

We’ll work with you to understand your specific requirements and provide customized licensing recommendations that align with your in-house infrastructure needs and budget.

Competitive Pricing for On-Premises Licenses

As an authorised Broadcom Reseller, we can offer competitive pricing on VMware licenses for your on-premises environment.

If you’re interested in exploring VMware licensing options for your on-premises infrastructure or have any questions about how the recent changes might affect your current in-house setup, please don’t hesitate to reach out.

www.zettagrid.id | sales@zettagrid.id | 0811 28 38 78

Zettagrid Acquires VMware Cloud Assets of DC Two From Adisyn Ltd

Zettagrid Pty Ltd (www.zettagrid.com) announces the acquisition of the VMware cloud assets of DC Two from Adisyn Ltd (ASX:AI1)

The transaction is the 9th acquisition of cloud and networking assets that Zettagrid has completed since commencing business in 2010, helping the business to achieve significant growth in the APAC region.

Adisyn will receive cash consideration of up to $1.4 million (before costs and adjustments), which is payable in 2 tranches. The first tranche of $850,000 was paid today, 1 May 2024. The second tranche of $550,000 will be payable 9 months from today and is subject to various adjustments determined by the annualised revenue of the VMware customers at the completion date. Further financial details are available in the official ASX announcement.

DC Two (www.dctwo.com.au) has a unique cloud footprint in the Northern Territory capital of Darwin which will be upgraded and transformed to become Zettagrid’s sixth Australian availability zone.

Zettagrid and DC Two use similar technologies including VMware, Microsoft, Veeam and Wasabi which will simplify the migration of customer services to the Zettagrid platform. At the conclusion of the migration, DC Two customers will have access to Zettagrid’s self-service cloud portal and automation.

Zettagrid’s CEO, Nathan Harman, stated: “I’m very pleased to be able to announce the acquisition of Adisyn’s VMware cloud infrastructure. Adisyn customers will be able to experience the benefits of the scale and cloud automation that Zettagrid provides, and the transaction provides us with a new cloud availability zone in Darwin. This will expand our sovereign Australian cloud availability zones to six, which encompasses Sydney, Melbourne, Brisbane, Perth, Adelaide and now Darwin. We’re excited to enter into a strategic partnership with Adisyn, which will allow them to focus on their Managed IT and Cybersecurity services whilst being able to leverage Zettagrid cloud infrastructure.”

Adisyn’s Managing Director, Blake Burton stated: “I’m excited for Adisyn to be partnering with Zettagrid, who are one of the few premier providers of VMware sovereign cloud services in Australia. This sale and partnership allows us to focus our attention on building service-based solutions for defence-linked SME businesses, while still being able to utilise the cloud infrastructure scale which Zettagrid has built over a number of years. Zettagrid are a national cloud provider in Australia, allowing Adisyn to provide local cloud services in almost every state as part of our sovereign IT offering”. 

Refer to the Adisyn Ltd ASX Market Announcement

MyAccount Release 72 (Leeuwin) Notes

Summary

Release 72 (Leeuwin) and Release 71 (Kalbarri) are combined in this announcement. Veeam Insider Protection can now be purchased from the MyAccount portal and a range of improvements and bug fixes have been introduced.

Features

  • Support automated purchase and management of Veeam Insider Protection options on Veeam Cloud Connect Backup. (71)

Improvements

  • Improve validation of partner code on account creation (r72)
  • Improve tooltips on password change, payments (r72)
  • Password reset notification for parent account included reset link (r72)
  • Improve Direct Debit form field order (r72)
  • Improve display of pending payments (r72)
  • Support migration from VMware NSX-V plans to NSX-T (r71)
  • Improve error messages and display in subscription overview pages (r71)
  • Automatically trim whitespace from usernames when logging in (r71)
  • Improved data loading spinners in overview page, including VPS (r71)

Bug Fixes

  • Restore user and seed password display for firewalls (r72)
  • Fix quote summary display (r72)
  • Fix SGD payment options (r72)
  • Fix display of VCDA (VMware Cloud Availability) dialog (r71)
  • VCCR (Veeam Cloud Connect Replication) cancel button hidden (r71.1)

MyAccount Release 70 (Jurien) Notes

MyAccount Release 70 (Jurien) Notes

MyAccount Release 70 (Jurien) Notes

Summary

Release 70 (Jurien) provides several major enhancements to the Zettagrid MyAccount Portal, specifically the display of Virtual Data Centres. Here is the full list of new features.

Features

  • Service Details Display Refresh – new layout, more relevant information, more info about VMs in VDC display including power, disk allocation, backup & replication status, and VMWare tools.
  • Improved Indonesian Address Handling
  • Allow VDCs to have multiple “Windows VDC Licences”
  • Subscription Contract Display in MyAccount (for Network services)
  • Improved non-cloud service type subscription display (AUS only)
  • Preparation to Support for NSX-T Edges & NSX-V to NSX-T Migration
  • Vendor Upgrades (vCloud, Veeam, VCDA)
    • Support Upgrade to VCloud 10.3.3
    • Support Upgrade to Veeam 11a

Bug Fixes

  • Allow VPS management actions after cancellation is scheduled
  • Fix logic error in SecondSite and VPS disk provisioning
  • Shopping Cart: VDCB & VCC bug: Storage allowed to be set to zero at resize

Promo Merdeka!: VDC + VDC Backup Discount 17% + 8%

Promo Merdeka

Promo Merdeka!: VDC + VDC Backup Discount 17% + 8%

Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77, Zettagrid Indonesia kembali menghadirkan promo yang sangat sayang untuk Anda lewatkan.

Bagi pengguna baru Zettagrid Indonesia yang ingin segera mentransformasi bisnis IT-nya dari server fisik dan beralih ke cloud, ini saat yang tepat bagi Anda. Karena kami memberikan diskon sebesar 17% bagi pelanggan baru VDC di Zettagrid Indonesia. Tidak hanya itu, apabila Anda juga tertarik untuk menggunakan VDC Backup sebagai solusi backup server Anda, kami akan memberikan diskon tambahan sebesar 8%, khusus untuk Anda.

VDC (Virtual Data Center) adalah solusi infrastruktur cloud yang membantu perusahaan untuk meningkatkan efisiensi IT bisnis Anda. Dengan VDC, Anda akan memiliki sebuah cloud server dengan kemudahan penggunaan seperti server fisik namun jauh lebih efisien, baik dari sisi pemeliharaan maupun sumber daya yang dibutuhkan.

VDC Backup adalah sebuah solusi proteksi dari VDC yang Anda gunakan. Dengan VDC Backup, Anda dapat dengan mudah melakukan restorasi sistem apabila VDC Anda terdampak insiden, seperti data loss akibat virus, ransomware, dan risiko lain yang mengancam data di VDC Anda.

Tunggu apa lagi! Segera #BeralihKeDigital bersama Zettagrid Indonesia dan dapatkan manfaat diskonnya! Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat menghubungi tim sales kami di sales@zettagrid.id.

 

Syarat dan Ketentuan:

  • Setiap pembelian VDC baru, pelanggan akan mendapatkan diskon sebesar 17% dari total biaya VDC yang dibeli. Apabila pelanggan baru membeli bundel VDC + VDC Backup, pelanggan baru akan mendapatkan diskon tambahan sebesar 8%.
  • Nilai maksimal promo adalah Rp10.000.000
  • Promo berlaku untuk masa berlangganan selama satu tahun.
  • Promo tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya.
  • Promo berlaku mulai tanggal 10 Agustus 2022 hingga 31 Agustus 2022

Disaster Recovery using Veeam Solutions

Disaster Recovery using Veeam Solutions

Maintaining the availability of a business is one of the critical factors that most companies should pay attention. If the business process suddenly stopped, even just for a few seconds, we can’t imagine how many data transactions will be impacted.

To prevent this from happening, we need to maximize the availability of our business, one of which is by implementing a Disaster Recovery solution.

What is a Disaster Recovery? How does Disaster Recovery work? What kind of Disaster Recovery solution that’s suitable for my business? Check out the full explanation in the webinar “Disaster Recovery using Veeam Solutions“, which will feature Teddi Suryadi, as a Cloud Consultant in Zettagrid Indonesia.

Event Details:

Day: Wednesday, 15 June 2022

Time: 2.00–4.00 PM

Link to register:

LIVE from Zoom.

Reserve your slot and get a chance to win FREE Shopping Vouchers, special promos, and get an e-certificate.

Penggunaan Cloud Computing Pada Dating Apps

Dating Apps

Penggunaan Cloud Computing Pada Dating Apps

Semenjak adanya pandemi, aktifitas manusia memang mengalami banyak perubahan. Salah satunya bagaimana cara manusia untuk mencari pasangan atau kenalan baru. Dengan situasi seperti ini, masyarakat mulai memanfaatkan adanya teknologi dating apps atau aplikasi kencan yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence untuk menemukan match/pasangannya. Saat ini banyak sekali dating apps yang bermunculan, dari mulai Tinder, Bumble, Happn, dan masih banyak yang lainnya. Pada tahun 2021, Tinder sebagai platform dating apps yang paling sering di download di Indonesia melakukan riset yang menunjukan terjadi peningkatan aktifitas swipe/match yang signifikan sebanyak 130 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Tentunya pengguna bukan hanya menginginkan hasil match yang tepat tetapi juga mengharapkan aplikasi yang reliable ketika digunakan. Sehingga bisnis dating apps ini pun dapat bersaing dengan aplikasi serupa. Untuk itu dibutuhkan cloud computing untuk membantu dating apps untuk mengembangkan bisnisnya. Lalu layanan apa saja yang bisa diaplikasikan untuk bisnis dating apps ini?

  1. Virtual Data Center (VDC)

Layanan VDC dapat digunakan sebagai cloud infrastruktur pilihan yang berfungsi sebagai server aplikasi, load balancer, database server dan resource lainnya. VDC memudahkan pembuat aplikasi untuk melakukan pengembangan fitur, selain itu dengan kemampuan scalablenya, aplikasi dapat mengatur storage sesuai dengan kebutuhannya karena dapat di scale up dan down dengan mudah. Selain itu dengan VDC sisi keamanan aplikasi yang berjalan terjamin dengan adanya virtual firewall yang include didalamnya (bersifat free). Dengan begitu, biaya yang akan dikeluarkan juga menjadi lebih efisien.

  1. Disaster Recovery (DR)

Kenyamanan pelanggan merupakan hal yang harus diperhatikan para pengusaha aplikasi kencan. Dengan banyaknya aktifitas yang terjadi di aplikasi, dibutuhkan solusi Disaster Recovery (DR) untuk mencegah terjadinya kehilangan data serta meminimalisir down time yang terjadi sehingga membuat user tetap nyaman Ketika memakai aplikasi. Di Zettagrid, kami menawarkan solusi DR dengan berbagai fitur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi yaitu Veeam Replication, dan VCAV, SecondSite DR. Veeam Cloud Connect Replication merupakan solusi DR dengan teknologi dari Veeam software. layanan ini menggunakan metode VMsnapshot(scheduled) dengan resiko kehilangan data (RPO) mulai dari 60 menit. Solusi DR pilihan selanjutnya adalah VCAV yang merupakan teknologi replikasi keluaran VMware. Layanan ini menggunakan metode scheduled replication dengan resiko kehilangan data (RPO) mulai dari  30 menit. Yang terakhir adalah Secondsite DR dari Zerto. Layanan ini menggunakan metode data journaling (continuous replication) dengan resiko kehilangan data (RPO) mulai dari 3 detik.

  1. Cloud Backup

Bisnis aplikasi kencan pasti memiliki focus terhadap database user.  Maka dari itu aplikasi seperti ini membutuhkan cloud backup untuk menjaga dari kehilangan data. Cloud backup ini akan menjamin ketersediaan data user baik dari akitivitas human error, kegagalan infrastruktur, ataupun dari aktivitas pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

  1. Cloud Storage

Sedangkan cloud storage (s3 storage) dapat digunakan sebagai penyimpanan unstructured data seperti video, gambar, audio, dan lain-lain dengan harga yang lebih terjangkau sehingga dapat menghemat storage yang digunakan pada Virtual server/Virtual data center yang anda gunakan.

Zettagrid Indonesia sebagai cloud provider lokal dengan lokasi data center di Indonesia menawarkan berbagai layanan diatas dengan harga yang kompetitif dan pasti. Selain itu Zettagrid juga memiliki support lokal yang siap membantu bisnis anda 24×7 tanpa proses ticketing yang rumit dan memakan waktu eskalasi yang lama. Hubungi kami disini atau e-mail kami ke sales@zettagrid.id untuk penawaran dan informasi lebih lanjut.

Zettagrid Promo Spesial Chinese New Year

chinese new year promo

Zettagrid Special Chinese New Year Promo

Sambut tahun baru imlek dengan promo khusus dari Zettagrid Indonesia!

Dapatkan diskon spesial hingga 40% untuk pembelian Virtual Data Center (VDC) dan VDC Backup selama satu tahun. Dengan memanfaatkan VDC dan VDC Backup, tahun baru pasti makin makmur karena bisnis kini sudah bisa jaga data dengan aman, fleksibel, efisien, dan efektif.

Syarat dan ketentuan:

  • Promo berlaku untuk annual payment.
  • Promo hanya berlaku mulai 28 Januari 2022 – 28 Februari 2022.
  • Promo tidak bisa digabungkan dengan produk lainnya.

Buruan order sekarang dan mulai tahun baru Anda dengan promo spesial untuk kelangsungan bisnis yang optimal.

Untuk info lebih lanjut, hubungi kami ke marketing@zettagrid.id.

Mengulik Keuntungan Penggunaan Cloud Pada Bisnis Hospitality

Cloud Pada Bisnis Hospitality

Mengulik Keuntungan Penggunaan Cloud Pada Bisnis Hospitality

 

Pandemi yang sudah dua tahun terjadi di Indonesia membawa banyak dampak, baik positif maupun negative. Dampaknya pun dapat dirasakan di berbagai sector industry terutama di bidang hospitality. Dengan adanya pandemik tidak sedikit hotel-hotel yang gulung tikar akibat sedikit bahkan tidak adanya okupansi kamar yang terisi.

Dari data yang diperoleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), di tahun 2020 setidaknya terdapat lonjakan penurunan okupansi hotel di Bali sebesar 80%. Dengan kejadian seperti ini tentunya para pelaku usaha perhotelan harus melakukan efisiensi besar-besaran di berbagai aspek. Salah satunya penggunaan infrastruktur IT.

Lalu, apakah salah satu kegunaan cloud computing dalam industri perhotelan? Mari simak cerita dari salah satu client Arupa di bidang perhotelan, IHG (InterContinental Hotels Group). IHG merupakan perusahaan multinasional yang bergerak dibidang hospitality.  Di Indonesia sendiri, IHG memiliki puluhan hotel yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia.

Dengan bisnis yang besar, tidak heran IHG membutuhkan solusi untuk memproteksi data-data pelanggannya seperti database customer, data karyawan hotel, data inventaris hotel dan data-data krusial lainnya. Untuk itu IHG melakukan backup untuk data-data krusialnya.

Sebelum menggunakan cloud, IHG melakukan backup di media hardware/physical, namun dengan physical hardware pastinya akan ada limitasi besaran storage, sedangkan data akan terus tumbuh. Belum lagi selama pandemi, manajemen juga dituntut untuk melakukan efisiensi biaya termasuk biaya pengembangan IT. Sehingga IHG memilih menggunakan Veeam cloud backup di Arupa Object Storage untuk melakukan backup untuk data krusialnya.

Selain harganya yang lebih terjangkau, solusi cloud juga dapat tersedia dengan cepat dan di set up lebih mudah daripada instalasi hardware. IHG sendiri merasakan bahwa saat ini tidak lagi khawatir akan kehilangan data karena data dapat ter-restore kapan saja jika dibutuhkan. Tidak hanya tim IT yang puas, namun tim keuangan pun juga merasakan kepuasan yang sama setelah menggunakan Arupa Object Storage sebagai media backup karena biayanya lebih murah dan biaya sesuai dengan kebutuhan yang digunakan.

Ingin merasakan perubahan positif untuk IT bisnis anda seperti yang dirasakan IHG? Hubungi kami di sini atau e-mail ke sales@zettagrid.id