Posts

3 Fungsi Firewall Pada Cloud Computing

Fungsi Firewall

3 Fungsi Firewall Pada Cloud Computing

Dengan adanya pandemik COVID-19, manusia mulai diarahkan ke dunia yang lebih modern yaitu dunia digital. Dengan adanya pembatasan sosial, orang-orang saat ini banyak melakukan kegiatan melaui dunia digital, dari mulai belanja, belajar, bekerja mencari hiburan dan bahkan untuk berobat sekarang sudah dapat di akses secara online melalui aplikasi maupun website.

Berkembangnya dunia digital memang membawa banyak dampak positif bagi kehidupan kita, tetapi tidak dipungkiri juga semakin maju teknologi maka tidak menutup kemungkinan kita, apalagi perusahaan atau organisasi dapat menerima dampak negatif dari kemajuan ini salah satunya menjadi korban serangan digital atau cyber crime.

Utuk itu diperlukan tembok atau benteng pelindung yang kokoh dan berlapis agar data perusahaan anda tetap terjaga keamanannya. Tembok pelindung dalam dunia digital ini disebut juga “Firewall”.

Menurut Forcepoint, Firewall adalah sebuah perangkat keamanan jaringan yang memonitor traffic dan memberikan izin atau memblokir yang user lakukan berdasarkan aturan keamanan yang telah ditetapkan.

Tujuan pembangunan firewall adalah untuk memberikan penghalang antara jaringan internal perusahaan/organisasi anda dengan traffic dari sumber eksternal perusahaan untuk memblokir traffic yang berbahaya, seperti virus dan serangan hacker.

Lalu apa saja fungsi dari Firewall pada Cloud yang saat ini menjadi infrastruktur digital untuk aplikasi yag kita gunakan sehari-hari? Berikut 3 fungsi Firewall yang terpasang pada cloud:

  1. Melindungi server dari akses jarak jauh yang tidak dikenal

Di saat perusahaan melakukan sistem kerja di rumah (WFH), user satu dengan yang lainnya bekerja dengan jarak yang jauh, dan belum tentu koneksi internet yang digunakan user memiliki tingkat keamanan yang sama pada saat bekerja di kantor. Di masa seperti ini hacker bisa saja menyerang dan menggerakan kendali monitor user. Contohnya issue yang sempat menggemparkan pemberitaan nasional mengenai serangan hacker melalui salah satu aplikasi video conference yang saat ini sering digunakan masyarakat untuk berkomunikasi. Dengan memasang Firewall, anda dapat menghindari hal-hal seperti ini terjadi karena firewall bertugas memilih user mana yang dikenal dan dapat mengakses server perusahaan.

  1. Memblokir konten yang berbahaya atau tidak diinginkan

Pernahkan anda ingin mengakses suatu website dari browser anda kemudian anda mendapatkan peringatan bahwa website tersebut memiliki konten yang tidak baik dan dapat membahayakan keamanan data anda? Ketika anda pernah mengalaminya, hal itu merupakan kinerja dari Firewall. Pada layanan cloud Zettagrid, kami memiliki Firewall yang berlapis, sehingga dapat mendeteksi website yang dapat membahayakan keamanan data anda sehingga website tersebut tidak lagi dapat dibuka oleh user.

  1. Melindungi data perusahaan anda

Seperti sistem keamanan jaringan pada umumnya, Firewall menjadi pelindung data-data internal yang perusahaan atau organisasi anda miliki agar tidak di akses oleh pihak lain. Sehingga data vital anda tidak mudah di curi, di hilangkan, atau bahkan digunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan.

Zettagrid Indonesia menyediakan layanan cloud dengan firewall berlapis yang sudah sesuai standar keamanan sertifikasi international. Sehingga anda tidak perlu takut untuk mulai memindahkan data anda ke cloud Zettagrid karena keamanan sudah terjamin.

Jika anda tertarik anda dapat menghubungi kami disini. Atau melalui e-mail sales@zettagrid.id

Peranan Cloud Computing Di Masa Pandemik

 

Peranan Cloud

Peranan Cloud Computing Di Masa Pandemik.

Pandemi COVID-19 yang telah melanda hampir 5 bulan lamanya di dunia. Virus yang telah mengorbankan banyak jiwa dan membuat ekonomi global runtuh seketika ini bahkan belum pasti dapat diketahui kapan akan berakhirnya. Sebagai manusia, tentunya kita harus optimis dalam menghadapi pandemi ini, melihat beberapa negara sudah mulai berhasil memerangi virus ini. Namun, ternyata setelah pandemi ini berlangsung berbagai pemerintah dari tiap negara memberlakukan aturan “new normal” yaitu tetap melakukan pembatasan sosial.

Disaat masa pembatasan sosial seperti saat ini, semua aktivitas manusia lebih banyak beralih ke dunia digital. Hampir seluruh kegiatan fisik yang kita lakukan biasanya dari mulai berbelanja, bekerja, mencari hiburan, bahkan hingga berobat ke dokter sudah mulai beralih menjadi online.

Dengan keadaan seperti ini, perusahaan yang tadinya enggan untuk melakukan modernisasi pada bisnisnya terpaksa harus menyesuaikan diri untuk merambah bisnisnya ke dunia digital guna mempertahankan usahanya ditengah badai pandemi. Tentunya disaat seperti ini juga, perusahaan harus melakukan efisiensi, tidak terkecuali dalam pengeluaran biaya divisi IT. Efisiensi ini dapat dilakukan salah satunya dengan penggunaan infrastruktur cloud computing.

Lalu, apa saja peranan cloud computing yang dapat kita rasakan selama social distancing ini berlangsung?

  • Menjadi tulang punggung bagi konektivitas digital
    Sebagai infrastruktur digital, saat ini cloud computing berperan layaknya pondasi dalam suatu bangunan yang biasa kita datangi. Misalnya, yang seperti biasa kita bekerja di Gedung kantor, saat ini kita bekerja dan bertukar data melalui jaringan digital. Bahkan melakukan pengobatan pun kita dapat melakukannya melalui apps. Sehingga penyedia layanan cloud computing saat ini menjadi tumpuan agar masyarakat dapat tetap terhubung secara digital untuk sementara waktu.
  • Memastikan ketersediaan storage dengan tingkat keamanan berlapis
    Ketika masa pandemi terjadi dan aktivitas banyak terjadi secara online, sehingga data yang dipakai akan menjadi sangat besar terutama pada layanan e-commerce dan healthcare industry. Karena saat ini masyarakat cenderung melakukan kegiatan berbelanja melalui internet. Selain itu cloud juga dilengkapi dengan keamanan berlapis sehingga, walaupun disaat WFH seperti ini menjadi sasaran empuk bagi para hackers, untuk melakukan cyber attack, data user akan selalu aman terlindungi.
  • Memberikan fleksibilitas dan agility/ketangkasan suatu bisnis/organisasi
    Cloud computing dipercaya menjadi solusi bagi organisasi atau perusahaan dengan kemampuan fleksibilitas dan agility nya. Sehingga Ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan perusahaan dapat cepat beradaptasi, dan menyesuaikan kebutuhan penggunaan storage mereka sesuai dengan yang mereka butuhkan setiap saatnya.
  • Menjadi solusi efisiensi bagi perusahaan
    Mengeluarkan dana investasi capex dan opex yang begitu besar saat ini tentunya menjadi pemikiran tersendiri untuk perusahaan. Apalagi melakukan pembelian hardware dengan harga yang lebih tinggi akibat tingginya harga USDollar dan waktu pengiriman yang mungkin akan terhambat menjadi tantangan selanjutnya. Zettagrid Indonesia menawarkan solusi cloud computing dengan harga yang terjangkau, dengan kurs Rupiah, dan dengan biaya bulanan yang tetap, sehingga tidak akan menimbulkan tagihan yang tinggi atau “bill shock”Ketika penggunaan kapasitas perusahaan juga tinggi.

Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai produk cloud yang ditawarkan oleh Zettagrid Indonesia. Dan jika anda ingin tahu lebih lanjut peranan cloud dan solusi apa saja yang dapat anda aplikasikan pada bisnis anda? Ikuti e-CloudTalk hari Kamis, 14 May 2020. Click disini untuk melakukan registrasi.

How Scalable Licensing And Infrastructure Benefits Your Business

How Scalable Licensing and Infrastructure Benefits Your Business During Pandemic

Scalable Infrastructure

Scalability = Operational Flexibility
Scalability is a systems characteristic which enables a platform hosting a system to automatically muster additional computing resources as the system workload increases.

In a cloud world, a scalable system is a system which is able to automatically provision additional computing resources such as processor, memory and bandwidth as the demand for computing resources from the hosted system increases.

Scalability meets user expectations
Users interacting with online services expect systems to be perpetually available, function at peak performance levels and have a user interface design which is aesthetically pleasing, intuitive and simple to use.

Scalability’s purpose as a feature of online services is to ensure a system is able to function at the performance levels expected by its users.

Scalability and its impact on availability
Downtime in an online world is not good for business. Ensuring systems availability has multiple real-world business benefits which impact the profitability and brand reputation of an organisation.

In today’s business world, all revenue-based transactions are processed via an IT system or application. This is true for both online e-commerce type transactions as well as traditional invoice runs on an in-house financial application. If a revenue-generating system is down the business cannot make money.

Scalability ensures online systems availability during periods where services are under heavy load. Services which are not able to scale will ultimately stop responding and go offline when all the allocated computing resources for the system have been consumed. The system can only start responding again if existing locked resources are released or additional resources added.

Scalability, therefore, benefits businesses by ensuring services and applications stay online and functional.

Poor performance and unavailability are punished in an online world
Most modern organisations interact with their customers through some form of online platform.

Social media has enabled organisations to interact with their customers on many different levels which have strengthened customer relationships. However, social media has also given consumers a platform to voice their grievances to the organisation while broadcasting these to other customers.

Poor application performance and service unavailability are heavily punished on social media. Businesses should, therefore, ensure they constantly strive to deliver an online service which performs well above the expectations set by its users.

By configuring their applications with a scalable architecture, organisations can ensure their applications perform admirably under heavy load.

Zettagrid’s cloud is built for scalability
Delivering Australia’s most advanced self-service cloud hosting platform with solutions such as application hosting as well as public, private and hybrid cloud offerings, Zettagrid is well placed to resolve scalability issues for businesses.

Organisations have the option to provision their services on Zettagrid’s cloud platform by subscribing to their virtual data centre or virtual server services which are built on VMware.

Zettagrid virtual servers have the added benefit of being fully customizable and give users the option to configure the computing resources of their virtual machine as they see fit with no templates or images which lock them down to specific configurations.
Should customers ever need to scale a Zettagrid virtual server they can easily do so at any time via the Zettagrid self-service portal.

Create a hybrid cloud with Zettagrid to facilitate on-premise scalability
Organisations could opt to create a hybrid cloud between their on-premise private cloud and the Zettagrid platform. This configuration gives customers the flexibility to move workloads between their two environments as demand fluctuates.

For periods of high demand, they can run their workload on Zettagrid’s platform which can scale to the resource requirements required.

Once demand decreases customers can simply migrate their workloads back to their private on-premise private cloud.

Scalability is good for business
The business benefits of scalability are clear and tangible. Scalability ensures you can make money and keep your customers happy when your systems are at their busiest. Scalability is a major business benefit delivered by Zettagrid cloud. Organisations can rest assured that their systems stay online and responsive when they need them to. And the most important things is scalability is good for your business during this pandemic situations because you can always adjust your IT business needs and flexible to scale up and down.

If you are interested in migrating your data to the cloud, contact us at sales@zettagrid.id  or call us at +62-811-28-38-78 or +62-21-2789-9962. We are ready to welcome you to start your cloud journey.

Source: Zettagrid

Solusi PSBB PT. Beta Pramesti Asia

Solusi PSBB PT. Beta Pramesti Asia

Solusi PSBB

Perusahaan

Industri

Engineering, Procurement and Construction

Kebutuhan Bisnis

Banyaknya jumlah karyawan dan pentingnya data-data yang tersimpan di dalam aplikasi membuat perusahaan membutuhkan akses dengan tingkat keamanan yang tinggi. Selain itu perusahaan juga membutuhkan solusi PSBB yang mudah, cepat diimplemetasikan, serta dapat memiliki kemampuan untuk memonitor kinerja karyawan selama WFH berlangsung.

Manfaat dari penggunaan ACD bagi PT. Beta Pramesti Asia

  • Berhasil menerapkan kerja dari rumah (WFH) menggunakan Arupa Cloud Desktop dengan proses implementasi beberapa jam saja, mudah digunakan, sehingga mendapatkan feedback positive dari user/karyawan.
  • Solusi dapat dipakai di device apapun milik karyawan dari mulai PC, laptop, tablet, iPad, dan smartphone
  • Manajemen infrastruktur yang simple, sehingga tidak perlu membutuhkan waktu yang lama bagi karyawan untuk terbiasa menggunakan ACD.
  • Kerja karyawan tetap terpantau oleh HR walaupun sedang WFH.
  • Efisiensi dan produktivitas meningkat karena harga yang terjangkau dan tidak butuh waktu lama dalam mengimplementasikan
  • Tim support dari ACD yang selalu membantu dan mudah dihubungi selama 24/7

Tantangan

Beta Pramesti Asia memiliki ratusan karyawan yang bekerja baik di lapangan maupun di kantor pusat. Kami selalu berkomunikasi dengan baik satu sama lain dengan tim kami untuk mengerjakan project yang sedang kami bangun untuk client-client kami.

Dengan adanya pandemik COVID-19, kami merasa bahwa karyawan merupakan asset berharga bagi perusahaan kami, sehingga kami ikut memberlakukan Work From Home (WFH) sesuai dengan himbauan pemerintah. Namun karena kami selama ini bekerja dari desktop/pc dan memiliki aplikasi tersendiri untuk karyawan seperti reporting, design construction, operation, dll yang sangat vital untuk perusahaan, ini menjadi concern bagi kami untuk mengimplementasikan WFH yang aman. Selain itu jika desktop kantor dibawa karyawan akan repot, ataupun jika kami harus memasang software lisence akan lebih mahal dan memakan waktu yang panjang dalam stuasi yang mendadak seperti ini.

Solusi

Sebagai perusahaan Konstruksi yang membawahi banyak karyawan, kami merasa kesehatan dan kesejahteraan merupakan tanggung jawab dari kami. Kemudian kami berbicara dengan tim Zettagrid Indonesia yang sudah kami gunakan juga sebelumnya sebagai cloud provider kami untuk mengimplementasikan Arupa Cloud Desktop sebagai solusi PSBB untuk kami selama WFH berlangsung.

Kenapa memilih Arupa Cloud Desktop?

Beta Pramesti Asia berlangganan Arupa Cloud Desktop untuk mengakomodasi aplikasi desktop yang kami gunakan saat ini. Karena situasi yang sangat mendadak seperti ini, kami langsung meminta tim Arupa untuk mendeploy Arupa Cloud Desktop pada sistem kami. Selain itu tim Arupa juga sangat membantu kami dalam memberikan saran mengenai jumlah desktop agar lebih efisien dan mengajarkan kami untuk menggunakan serta menjawab pertanyaan-pertanyaan kami selama 24/7.

Membangun Arupa Cloud Desktop

Proses deployment dari Arupa Cloud Desktop tidak sampai sehari, bahkan hanya beberapa jam. Padahal ada 50-100 desktop yang saat ini aktif dipakai di kantor kami.

Manfaat bagi kinerja dan produktivitas juga terbukti. Pengguna desktop dapat dengan mudah menggunakan Arupa Cloud Desktop dimanapun, dengan device apapun tanpa butuh proses training yang panjang. Hal ini karena Arupa Cloud Desktop dapat di akses pada web browser masing-masing user/karyawan dan memiliki looks and feel yang sama persis dengan apa yang ada di dalam aplikasi kami. Begitu karyawan kami menggunakan ACD ini, mereka sangat senang, terutama bagian HR karena mereka dapat memonitor kinerja karyawan tanpa ragu bahwa kinerja karyawan akan berkurang ketika WFH. Terbukti bisnis kami tetap berjalan seperti biasa.

Cara kerja Arupa Cloud Desktop pada aplikasi di Beta Pramesti

Basic Deployment ACD

ACD mendapatkan respon positif bagi karyawan kami, karena device mereka tidak terbebani dan tetap berjalan lancar, karena proses aplikasi yang digunakan atau di akses oleh user seluruhnya berjalan pada cloud infrastruktur Zettagrid secara keseluruhan. Dengan kata lain user/karyawan hanya menerima tampilan hasil atau output dari aplikasi.

Selain itu kami dapat melakukan management user akses sehingga user mengakses sesuai dengan aplikasi mereka masing-masing berdasarkan divisi mereka masing-masing. Kemudian kami juga dapat melakukan management aplikasi. Dimana aplikasi-aplikasi yang akan kami gunakan secara bersama-sama dapat diinstall kemudian dipublish pada server host ACD. Cara mengaksesnya pun mudah, user/karwayan kami dapat mengakses ACD menggunakan dua metode, metode pertama dengan full web browser dan metode kedua dengan memanfaatkan remote desktop service pada device apapun yang dimilikioleh karyawan.

 

Keunggulan yang kami rasakan

Solusi PSBB Beta Pramesti

Fleksibel dan mudah di monitor

Fleksible dalam proses akses penggunaan, security yang aman dan  implementasi dalam waktu yang relative singkat pada infrastuctur Cloud Zettagrid menjadi alasaan kami menerapkan ACD sebagai solusi WFH untuk menggantikan remote tool Anydesk. Selain itu, kami juga dapat melakukan pelebaran network dari Infrastuctur Cloud ACD di Zettagrid ke Network kantor Beta Pramesti Asia dan ada opsi configurasi VPN untuk kebutuhan private network.

Implementasi ACD untuk metode WFH karyawan memudahkan  pekerjaan Kami sebagai Tim IT PT Beta pramesti, yang awalnya mengharuskan kami untuk datang ke kantor setiap hari, menjadi cukup memastikan dan memantau secara online. Karyawan dapat mengakses aplikasi pada host ACD sesuai jobdesknya masing-masing.

Proses deployment yang cepat dan sukses

Proses deployment ACD sangat cepat, kurang dari satu hari sudah selesai dan dapat dipakai langsung oleh user. Kemudian tim product dari ACD sangat efisien dan sangat ahli. Mereka juga membantu kami jika kami ada pertanyaan dan menjelaskan cara pemakaian ACD ini dengan baik.

Sistem pembayaran mudah dan harga yang kompetitif

ACD ini menguntungkan bagi kami karena cukup mengurangi biaya yang kami keluarkan untuk investasi hardware on premise yang memakan biaya cukup besar. Kemudian dibantu dengan harga yang memang tetap tidak naik turun karena terpengaruh US Dollar yang saat ini sedang tinggi akibat dari penyebaran COVID-19 ini.

Dapat mencapai ROI

ROI yang kami capai dari ACD sangat positif. Kami dapat melakukan efisiensi terutama dalam biaya investasi Hardware, sehingga kami dapat melakukan penghematan, dari mulai biaya awal hardware yang mahal, lisensi software, dan biaya maintenance hardware itu sendiri. Hal ini memungkinkan PT. Beta Pramesti untuk bekerja tetap efisien selama WFH berlangsung.

Team support yang friendly dan helpful

Team ACD terlatih dengan baik, tidak hanya tentang ACD, mereka juga ahli dalam memberikan solusi IT lainnya yang dapat mempermudah pekerjaan kami. Setiap kami membutuhkan bantuan dan menanyakan sesuatu responnya juga cepat dan bisa ditanyakan kapan saja selama 24/7.

Dapat memonitoring pekerjaan karyawan walaupun bekerja di rumah

Pada saat angka penyebaran COVID-19 mulai tinggi di Indonesia, kami memutuskan untuk memberlakukan sistem kerja WFH, namun kami tetap ingin memantau kinerja produktivitas karyawan. Untungnya kami menggunakan ACD karena kami dapat memonitor berapa jam karyawan bekerja di desktop yang mereka pakai dengan devicenya masing-masing ketika bekerja di rumah. Kami juga bisa tahu aktivitas apa saja yang mereka lakukan di desktop tersebut sehingga walaupun bekerja di rumah kami tetap dapat memantau karyawan kami.

Untuk melakukan pemesanan dan free trial solusi PSBB Arupa Cloud Desktop anda dapat menghubungi kami disini sales@zettagrid.id atau di telepon +6221 2789 9962, +62 811 283 878.

Download PDF customer story disini

3 Lapisan Keamanan Pada Sistem Arupa Cloud Desktop

 

Keamanan Arupa Cloud Desktop

3 Lapisan Keamanan Pada Sistem Arupa Cloud Desktop (ACD)

Salah satu faktor yang perlu diperhatikan perusahaan saat menjalankan aktivitas kerja dari rumah atau Work from Home (WFH) adalah bagaimana agar keamanan data perusahaan terjamin dan tidak bocor ke pihak luar, terutama data yang berkaitan dengan keuangan seperti finance, accounting atau data-data yang beruhubungan dengan rahasia perusahaan.

Maka dari itu perlu untuk perusahaan memiliki solusi keamanan untuk pertukaran data aplikasi mereka salah satunya adalah dengan menggunakan Arupa Cloud Desktop (ACD). Arupa Cloud Desktop (ACD) adalah  layanan yang dirancang untuk penggunaan aplikasi secara bersama-sama sehingga keamanan berlapis diterapkan pada sistem Arupa Cloud Desktop (ACD) ini. Dengan keamanan berlapis akan menjamin bahwa keamanan data perusahaan terjaga dan tidak akan bocor ke pihak luar dan aman dari serangan hacker.

3 Lapisan keamanan pada sistem Arupa Cloud Desktop diantaranya adalah Double Firewall System  (Firewall Server Edge Service Gateway NSX dan Firewall Operating System), Enkripsi data aplikasi, dan Brute force defender pada sistem ACD. Berikut penjelasan mengenai 3  lapisan keamanan pada sistem Arupa Cloud Desktop (ACD):

Basic Deployment ACD

Basic Deployment Arupa Cloud Desktop (ACD)

 

Double Firewall System (Firewall Server Edge Service Gateway NSX dan Firewall Operating System)

 

Arupa Cloud Desktop (ACD) berjalan pada virtual machine yang terdapat pada virtual data center (VDC) di infrastructure cloud Zettagrid. Selain memanfaatkan feature firewall pada operating system server, network ACD  juga menggunakan filter firewall VMware NSX. VMware NSX adalah platform virtualisasi jaringan yang di produksi oleh VMware untuk infrastructure virtual server. VMware NSX juga digunakan untuk micro-segmentation security dan network antar virtual server. Micro-segmentation  ini telah dikonfigurasi pada ESG atau Edge Service Gateway di virtual data center (VDC).

Micro-Segmentation pada ESG (Edge Service Gateway) NSX  server ACD

Micro-Segmentation pada ESG (Edge Service Gateway) NSX server ACD

 

  1. Pertukaran Data User-Sistem Yang Terenkripsi

Portal Arupa Cloud Desktop (ACD) diakses melalui web browser, baik untuk Remote Desktop Web (RD Web) ataupun Remote Desktop Gateway (RD GW). Transmisi data antara user dengan aplikasi atau desktop di sistem ACD menggunakan protocol https. Protokol ini berfungsi untuk mengenkripsi data yang dikirimkan oleh user ke aplikasi atau desktop di server ACD.

Protokol pengiriman data User – Sistem ACD menggunakan HTTPS

Protokol pengiriman data User – Sistem ACD menggunakan HTTPS

 

  1. Dilengkapi dengan Brute Force Defender

Brute force attack menjadi salah satu jenis serangan yang biasa digunakan dalam menembus sebuah system, oleh karena itu sebagai antisipasi serangan ini Arupa Cloud Desktop (ACD) dilengkapi dengan Brute force defender. Brute force defender yang dipasang pada Arupa Cloud Desktop (ACD) akan otomatis memblokir alamat atau IP source yang mencoba memaksa masuk pada system ACD.

Bruteforce Defender pada Arupa Cloud Desktop (ACD)

Bruteforce Defender pada Arupa Cloud Desktop (ACD)

 

Optional : Network Extended

Pelebaran Network office atau network data center perusahaan ke environment Arupa Cloud Desktop (ACD) juga dapat dilakukan yaitu menggunakan tunneling site to site vpn atau ipsec vpn. Konfigurasi ipsec vpn dapat di setting pada Edge Service Gateway atau ESG di Infrastructure ACD.

Kelebihan antara Arupa Cloud Desktop (ACD) apabila dibandingkan dengan vpn client diantarnya adalah pada kapasitas koneksi, pada Arupa Cloud Desktop (ACD) pure kapasitas network Arupa Cloud Desktop (ACD) di infrastructure Zettagrid dan kapasitas yang digunakan oleh user tanpa mengalami pengurangan seperti halnya vpn client.  Selain itu Arupa Cloud Desktop (ACD) memiliki opsi login sebagai user aplikasi (spesifik aplikasi) atau user desktop (keseluruhan aplikasi), sementara untuk vpn client biasanya digunakan sebagai kebutuhan login user desktop (keseluruhan aplikasi).

Site to site vpn atau ipsec vpn pada Edge Service Gateway untuk pelebaran Network

Site to site vpn atau ipsec vpn pada Edge Service Gateway untuk pelebaran Network

 

Untuk informasi lebih lanjut dan berlangganan Arupa Cloud Desktop (ACD) anda dapat menghubungi kami di sales@zettagrid.id atau telepon +62-811-28-38-78

 

Source: VMware, Cloudflare

3 Alasan Mengapa Cloud Dapat Mendorong Efisiensi IT Perusahaan Anda

3 Alasan Mengapa Cloud Dapat Mendorong Efisiensi Bagi IT Perusahaan Anda

3 Alasan Mengapa Cloud

Pandemik COVID-19 memang menjadi tantangan tersendiri bagi setiap pengusaha saat ini. Selain harus menerapkan sistem kerja di rumah (WFH), mungkin saat ini di beberapa industry mulai merasakan dampak dari kebijakan ini, contohnya bagian sales yang sudah tidak dapat bertemu langsung untuk meeting face to face dengan calon pelanggan, pengiriman barang dari luar negeri yang lebih lama akibat tehambatnya logistik dan kebijakan baru dari pemerintah selama pandemik berlangsung, juga harga barang/bahan baku/peralatan yang lebih tinggi dari biasanya akibat meroketnya nilai US Dollar terhadap Rupiah.

Tentunya hal-hal ini dapat menjadi penghambat pertumbuhan usaha anda, dan tidak sedikit juga perusahaan yang saat ini mulai melakukan efisiensi tenaga kerja dengan melakukan PHK. Untuk itu perlu bagi anda untuk tetap dapat mempertahankan kelanjutan usaha anda salah satunya dengan melakukan efisiensi pada IT anda, dengan menggunakan teknologi cloud computing sebagai solusi IT efisiensi anda selama pandemic berlangsung. Berikut 3 Alasan Mengapa Cloud Dapat Mendorong Efisiensi IT Perusahaan Anda

  1. Mengurangi biaya modal:

Ketika anda membangun infrastruktur sendiri tentunya anda akan membutuhkan biaya yang tidak kecil dari mulai lokasi server atau perangkat infrastruktur, investasi hardware dan software, penggunaan listrik yang besar, penyediaan pendingin ruangan agar server tidak panas, penyediaan ruangan data center, dedikasi platform, biaya keamanan dan lainnya.

  1. Lebih fleksibel dan “lincah”

Dengan cloud computing, anda dapat menghemat biaya dari segi penggunaan kapasitas karena pada teknologi cloud, anda dapat mengatur sendiri besar kecilnya kebutuhan kapasitas server anda sesuai dengan kebutuhan anda. Contohnya pada saat seperti ini tentunya pada beberapa sektor jika mengalami penurunan penggunaan kapasitas IT, anda dapat langsung menurunkan kapasitas yang anda miliki melalui self service portal yang telah disediakan.

  1. Waktu pembangunan sistem yang singkat

Jika anda ingin beralih menggunakan cloud computing anda tidak perlu lagi membutuhkan waktu yang panjang untuk membangun sistem. Jika anda membangun sistem untuk infrastruktur sendiri, maka kurang lebih anda akan membutuhkan waktu 4-6 bulan, belum lagi pembangunan ruangan data center, ruangan pendingin dll. Pada cloud Zettagrid, anda hanya membutuhkan waktu 1-4 hari. Hanya tinggal melakukan order berlangganan, maka kami siap membangun sistem untuk anda hanya dalam kurun waktu 1-4 hari dan langsung dapat anda gunakan.

Zettagrid Indonesia menyediakan layanan cloud computing untuk solusi perusahaan anda disaat menghadapi situasi pandemic yang tidak menentu ini. Zettagrid Indonesia juga merupakan Cloud Verified Partner dari VMware dan memiliki lokasi data center di Jakarta dan cibitung. Kami berkomitmen untuk lebih dekat dengan anda dan siap sedia membantu anda selama 24/7. Jika anda memiliki pertanyaan lebih lanjut anda dapat menhubungi kami disini atau e-mail kami di sales@zettagrid.id

 

Apa Itu Arupa Cloud Desktop – Solusi WFH Kantor Anda

Arupa Cloud Desktop – Solusi WFH Kantor Anda

Remote Desktop

Kasus penyebaran COVID-19 di Indonesia semakin meningkat! Tercatat pada Hari Minggu, 6 April 2020 sudah ada 2273 kasus positif Corona dengan jumlah kematian 198 orang. Maka dari itu mulai 3 April 2020 lalu pemerintah Indonesia mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB) untuk mengurangi penyebaran COVID-19.

Dengan ini, pemerintah sangat menghimbau untuk pengusaha mulai mempekerjakan karyawan dari rumah masing-masing (WFH). Hanya beberapa sektor yang masih dibolehkan untuk beroperasi secara langsung. Sudahkah anda memiliki solusi WFH yang aman dan memiliki kemampuan untuk memonitor produktivitas karyawann saat WFH berlangsung?

Jika belum, maka Arupa Cloud Desktop adalah solusinya.

 

Apa itu Arupa Cloud Desktop?

Remote Desktop

Arupa Cloud Desktop (ACD) merupakan sebuah solusi WFH yang berguna untuk mengoptimisasi efisiensi IT, meningkatkan produktivitas user, serta memonitoring kegiatan user atau karyawan dalam suatu perusahaan terutama disaat karyawan bekerja dirumah.

Arupa Cloud Desktop memberikan akses virtual kepada karyawan ke aplikasi dan data perusahaan melalui web browser yang dapat di akses melalui Operating System apapun seperti Windows, Linux, macOS, iOS, maupun Android dan dapat di akses melalui berbagai macam device dari mulai PC, laptop, tablet, hingga smartphone. Sehingga karyawan dapat bebas bekerja kapanpun, dimanapun, dan yang terpenting dapat mengurangi biaya IT karena anda tidak perlu untuk melakukan investasi CapEx untuk pembelian hardware, biaya lisensi software, dan biaya implementasi.

Arupa Cloud Desktop memberikan solusi berlangganan tanpa komitmen jangka panjang, untuk membantu anda dalam kondusi yang memerlukan solusi yang dapat didelivery dengan cepat tanpa adanya investasi besar.

 

Mengapa anda harus menggunakan Arupa Cloud Desktop?

Kita tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi pada dunia ini salah satunya pandemik global COVID-19 yang sedang terjadi saat ini yang menyebabkan pengusaha harus memberlakukan sistem kerja dari rumah bagi karyawannya dalam kurun waktu yang belum dapat diprediksi kapan pandemik akan berakhir.Ketika hal ini tejadi, maka perusahaan membutuhkan suatu solusi agar bisnis tetap berjalan seperti biasa dan karyawan tetap bekerja secara produktif.

Salah satunya dengan menyediakan akses yang aman kepada karyawan untuk membuka aplikasi vital perusahaan yang didalamnya terdapat data-data penting perusahaan. Ketika karyawan bekerja di luar rumah, tentunya device yang mereka gunakan belum tentu memiliki tingkat keamanan virtual yang sama dengan di kantor, sehingga dapat menimbulkan resiko serangan dari hackers yang dapat mencuri bahkan menghilangkan data perusahaan.

Selain itu, anda tidak perlu lagi menginstall aplikasi tersebut secara satu persatu di device pribadi karyawan anda, apalagi disituasi mendadak seperti ini, pastinya hal tersebut cukup akan memakan banyak waktu.

 

Keunggulan Arupa Cloud Desktop

Secara general Arupa Cloud Desktop (ACD) memiliki banyak keunggulan, salah satunya Arupa Cloud Desktop membantu anda memusatkan dan meningkatkan seluruh keamanan, ketersediaan, dan efisiensi desktop anda ketika harus melakukan sistem kerja dari rumah

ACD juga dijalankan di bawah infrastruktur cloud dari Zettagrid yang sudah bersertifikasi dengan lokasi data center yang terletak di Indonesia sehingga anda tidak perlu meragukan lagi keamanan data anda.

ACD juga memberikan fleksibilitas bagi para penggunanya karena mereka dapat mengakses desktopnya kapanpun, dimanapun, dan dari device apapun hanya dengan koneksi internet dan web browser, sehingga dapat memfasilitasi karyawan untuk tetap bekerja produktif.

ACD dapat di deploy kurang dari satu hari, bahkan hanya beberapa jam saja sehingga di waktu darurat seperti ini anda dapat langsung mengimplementasikannya langsung pada perusahaan anda.

ACD memberikan akses kepada pengusaha atau bagian HR untuk memonitor kinerja karyawan selama kerja di rumah. Pengusaha dapat mengetahui berapa jam user menggunakan desktop mereka, bahkan mengtahui apa yang mereka kerjakan dalam desktop tersebut. Sehingga anda tidak perlu takut jika karyawan anda tidak bekerja selama WFH karena anda dapat memantau pekerjaan karyawan anda.

ACD dilengkapi dengan keamanan berlapis dan terjamin, dari mulai firewall, IDS/IPS, VPN dan standar SSL Encryption yang umumnya digunakan untuk proteksi keamanan sistem online banking dan secure payment.

ACD akan bekerja sama persis dengan desktop/aplikasi perusahaan tanpa perlu memindahkan data yang ada di on-premise anda, sehingga anda tidak perlu merubah infrastruktur yang telah digunakan saat inii dan tidak perlu lagi melakukan training berkepanjangan untuk mengajarkan user dalam menggunakan ACD.

ACD juga diciptakan untuk meningkatkan efisiensi IT perusahaan karena anda tidak perlu untuk melakukan investasi CapEx untuk pembelian hardware, biaya lisensi software, dan biaya implementasi. Anda dapat berlangganan tanpa komitmen jangka panjang dan juga dibayarkan dengan mata uang Rupiah sehingga ketika US Dollar mengalami kenaikan biaya berlangganan ACD akan tetap sama.

 

COBA GRATIS HARI INI Hubungi kami di sales@zettagrid.id atau di telepon +6221 2789 9962, +62 811 283 878.

 Click disini untuk mengunduh product information

How Zettagrid works from home

How Zettagrid works from home

If you work out of a central office, you probably take the occasional day to work from home. Ordinarily, it’s a specific task that requires focus time, and to achieve this you forego some of the conveniences of a fully connected office.

Traditionally in a centralised office, you have many tasks that get done by several teams using multiple systems. We take these for granted in the office but what happens when we work from home? The challenge for us was to identify and decentralise as many tasks as possible. Accomplishing this would give us flexibility in how we run the business into the future.

Good luck, right?

 

luck-1

 

Balancing Act

So how did we go about achieving these tasks with the added complexity of doing it from home? It was a careful balancing act. We had to ensure not to overload our users with too many new practices and to introduce things slowly and not in a big bang.

At a high level, we had to do the following:

  1. Deliver exceptional customer support and service.
  2. Maintain our 8 Edge Cloud locations across Australia, Singapore, and Indonesia.
  3. Market and sell our existing offerings
  4. Develop and deploy new products and features.
  5. Deliver all back-office functions required for Finance, HR, Payroll and ICT.
  6. Do it 100% from home.
Legacy

Don’t get me wrong. There is nothing wrong with legacy. It works, but over time you have to support, maintain, upgrade, and integrate with new systems. At some point in time, you ask yourself, “Am I spending more time maintaining our systems than running our business?”

 

legacy

 

Our strategy was to move systems to hosted subscription services wherever possible. If that was not possible, then to run the services in repeatable and scalable solutions that are also used by our customers.

We had to deal with several on-premise and legacy systems:

  • Operations Center
  • Phone system
  • Mail
  • File system
  • Instant messaging
  • Tasking and Wiki
  • Financial & HR systems

The Move

change

We had to manage change with people and ensure that they are not doing too many new things. People need to get used to doing things a different way. It takes 21 days for a habit to form, perhaps it takes that long for each task to become less foreign to individuals? When we embarked on such a transformation, we knew the move would take time. The key was to get started and progress to each task and try to overcome and obstacles quickly.

What we found that when presented with all the information, people were willing to learn and try new things. They need support around them to guide them on their journey.

Security

When things are decentralised one of the main concerns is security. How were we going to secure our data and protect our workforce? At a minimum, we enabled multi-factor authentication across all applications. When accessing our secure systems, we use a monitored VPN to encrypt all traffic. On top of that, as we are ISO 27001 and PCI DSS accredited, we made sure we followed the prescribed controls for access to our systems.

The Opportunity

The March 2020 COVID-19 outbreak created the “opportunity“. The decisive push we needed to complete our most stringent test. A full system test with everyone, including all backend systems working 100% from home.

When we decided to do a full test run, we had everything ready to go except the operations centre. As there are phone numbers and other networking complexity required, this was the last thing we did.

 

Covid-19

 

We prepared, and on Friday the 13th of March 2020 we switched over. Success! Although it felt like an anti-climax. Everything just worked. People were able to make calls and have meetings. Customers were able to be supported.

What We Learnt

Communication is vital here. The team need to know how to react. When the individual is isolated, who do they call? What do they do when something doesn’t work. We tend to assume these things in a central office but isolated and at home, everything amplifies.

Even though the project has taken over 12 months technology still moved faster than our team people don’t start adapting till they are using it, or until it affects them.

In times like this, three month adjustment periods are now a week or matter of days. Don’t wait around, jump in, try, adjust.

 

learnings

 

Many were under-prepared logistically for working multiple days at home.

Things such as:

  • proper seating
  • extra monitors
  • headphones
  • cameras
  • internet connections
  • working wifi
  • a room to work in
  • proper desks

These things are all common sense, but unless you are put into this situation daily, you tend to skip over them.

This was our WFH story. If we can help and lend you any of our expertise, please send reach out. If you want to share your account, please do share as we love to hear our others have adapted and changed.

And if you need more informations about us, don’t be hesitate to contact us! We’ll always be available for you 24/7. Also get connect with us on our LinkedIn for updated news!

Stay safe, stay hygiene, and stay at home!

Getting Know More About Virtual Server and Virtual Data Center

 

Virtual Server Virtual Data Center

Getting Know More About Virtual Server and Virtual Data Center

Not sure if your business needs to use a virtual private server (VPS) or a virtual data center (VDC)?

While the two are related, they are not the same thing. Both a VPS and VDC are invaluable tools for businesses of all sizes, from small organisations looking for an affordable and secure server to suit their unique needs, to growing and enterprise-level organisations that require maximum scalability and flexibility.

Both make the computing power of an outside server accessible, empowering business IT teams to do more regarding security, functionality and development.

Today, it’s no longer necessary to spend large sums on a physical data center. Virtual private servers and virtual data center are two of the most efficient resources businesses have available to them to harness the power of virtual computing power and data storage.

Where the distinction between VPS and VDC lies is in the scope of what they offer.

What is a Virtual Private Server used for?

A VPS can be used for a variety of purposes. It serves as an off-site, third-party hosting provider with greater security and flexibility than you’d get with something like shared hosting. When you sign up for a virtual private server, you’re basically getting a remote computer and all the dynamic functioning that comes with it.

It can be used for:

  • Running websites
  • Hosting business files and media
  • Testing new components as well as server setups that aren’t yet live

The advantages of a VPS are that it offers a lot of the resources modern organisations require to offer a professional user experience. For example, with CPU and RAM, a website run from a VPS will be more responsive than one run from a shared hosting service.

It is also a secure option. VPS has what is known as sandbox security. This means no one can go in and hack your user information and data files as the server is its own separate entity within the cloud environment. Understanding how critical data security is to today’s organisations, Zettagrid utilises three levels of electronic security, physical security, network separation, and server and storage data.

We also make our VPS services fully customisable to make your life that much easier. You can choose your operating system, set your own levels of CPU, RAM, storage, Internet data, speed, and set up your location. Then, you can install whatever applications your business needs rather than being stuck with pre-determined applications.

A VPS will have a limited number of users, which means it is limited in scalability and may not offer enough for more dynamic organisations – or for those on a fast growth track.

This is where virtual data centres come in to save the day.

What Is a Virtual Data Center Used For?

Just as a physical data building would house numerous racks containing servers, a virtual data center is a virtual location that houses numerous virtual servers. It offers a pool of virtualised resources, which are then available to only a single user – your business. This means instead of one virtual operating system, you have an entire virtual environment that contains many virtual servers.

A VDC is designed to meet the needs of enterprise-level organisations. It is essentially a management environment. Leverage it for all it’s worth, and your IT team can do just about anything within a secure, scalable, stunningly flexible environment.

We take customisation a few steps further than what most people expect from a VDC. For instance, you can customise your virtual servers, so they match exactly what you need. This allows businesses to save on IT costs by only paying for what you use – yet you are already set up to scale when your organisation demands growth and greater functionality.

A VDC also serves as a source of backup and replication. With Zettagrid, you can choose from different VM backup and replication options depending on what you need to meet compliance and retention requirements.

We also make managing your VDC a breeze with plenty of real-time and historical metrics and optional advanced portal features with VMware and vCloud Director. The idea is for you to be in complete control, so you can get the most out of your virtual servers and offer the seamless, flawlessly secure private, public, or hybrid cloud environment for all your users.

If you are still curious about the differences between VPS and VDC you can contact us here

Invitation Zettagrid Partner Enablement

Invitation Zettagrid Partner Enablement

Partner Enablement

It is true that this rapid technological innovation era could be beneficial for enterprises. However, they are also should be aware that virus attack, outages, and unintentional data loss still haunting their business continuity. This situation forcing them to creates Disaster Recovery plan including investing their IT to the cloud.

Zettagrid cordially invite you to our Partner Enablement in collaboration with Veeam to give you more insight on how to accelerate your customer journey with Cloud Disaster Recovery.

Event Details

Thursday, 12 March 2020

14.00 – 17.00 WIB

CoHive Coworking and Office Space

Plaza Kuningan, Menara Selatan, 9th Floor

Jl. H. R. Rasuna Said Kav C11-14, RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Jakarta,

South Jakarta City, Jakarta 12940

Register and secure your place now! only limited seats available. Click here for the event registration.

For further information please contact us at marketing@zettagrid.id or call us +62-811-283878.

We look forward to seeing you there,

Zettagrid Indonesia Team