Memahami RPO, RTO, dan Mengapa DRaaS Semakin Banyak Diadopsi
/in DRaaS, Event/by andaraDowntime bukan lagi sekadar masalah teknis.
Ketika sistem tidak dapat diakses, dampaknya dapat langsung dirasakan oleh operasional bisnis, produktivitas karyawan, kualitas layanan pelanggan, hingga pendapatan perusahaan. Di tengah meningkatnya ancaman ransomware, kompleksitas hybrid cloud, dan ekspektasi layanan yang selalu tersedia, organisasi dituntut untuk mampu memulihkan sistem dengan cepat ketika gangguan terjadi.
Namun, seberapa siap organisasi Anda menghadapi skenario tersebut?
Apakah Target Recovery Anda Sudah Realistis?
- Dalam strategi Disaster Recovery, terdapat dua indikator yang sering digunakan untuk mengukur kesiapan organisasi:
- Recovery Point Objective (RPO), yaitu jumlah kehilangan data yang masih dapat ditoleransi ketika terjadi gangguan.
Recovery Time Objective (RTO), yaitu waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan layanan agar kembali beroperasi.
Target RPO dan RTO sering kali sudah ditetapkan. Namun, pertanyaan yang lebih penting adalah:
Apakah target tersebut benar-benar dapat dicapai ketika terjadi insiden nyata?
Backup Saja Belum Tentu Cukup
Banyak organisasi telah berinvestasi dalam solusi backup untuk melindungi data mereka. Namun saat terjadi gangguan, tantangan yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan data, tetapi juga seberapa cepat sistem dapat kembali beroperasi.
Menurut Veeam Data Protection Trends Report 2024, sebanyak 74% organisasi mengalami setidaknya satu kegagalan backup atau recovery dalam 12 bulan terakhir.
Temuan ini menunjukkan bahwa memiliki strategi perlindungan data saja belum tentu cukup. Organisasi juga perlu memastikan proses recovery dapat berjalan sesuai kebutuhan bisnis yang semakin menuntut kecepatan dan ketersediaan layanan.
Mengapa Banyak Organisasi Mulai Mengevaluasi Pendekatan Baru?
Selama bertahun-tahun, Disaster Recovery tradisional menjadi pendekatan yang umum digunakan untuk menjaga keberlangsungan operasional saat terjadi gangguan.
Namun seiring berkembangnya kebutuhan bisnis dan infrastruktur IT yang semakin kompleks, banyak organisasi mulai mempertanyakan apakah pendekatan yang selama ini digunakan masih mampu memenuhi ekspektasi recovery saat ini.
Apakah investasi yang dikeluarkan sudah sebanding dengan tingkat kesiapan yang diperoleh?
Apakah target RPO dan RTO yang semakin ketat masih dapat dicapai dengan pendekatan yang sama?
Dan mengapa semakin banyak organisasi mulai mengevaluasi Disaster Recovery as a Service (DRaaS) sebagai bagian dari strategi business continuity mereka?
Temukan Jawabannya dalam Webinar Zettagrid x Zerto
Untuk membahas tantangan recovery modern serta faktor yang
mendorong semakin banyak organisasi mengadopsi pendekatan DRaaS, Zettagrid
menghadirkan webinar:
RPO & RTO Under Pressure: Why Businesses Are Adopting DRaaS
📅 9 Juli 2026
🕙 10.00 – 11.30 WIB
🎤 Aditya Irawan – Lead Product Architect
💻 Zoom Webinar
Dalam Webinar Ini Anda Akan Mempelajari:
- Mengapa banyak organisasi masih kesulitan memenuhi target RPO dan RTO meskipun sudah memiliki backup.
- Tantangan yang sering muncul dalam pendekatan Disaster Recovery tradisional.
- Faktor yang mendorong pergeseran menuju DRaaS.
- Pendekatan yang digunakan organisasi untuk meningkatkan business resilience.
- Bagaimana teknologi modern membantu mempercepat proses recovery.
- Live demo
Bonus Eksklusif untuk Peserta
Setiap peserta berkesempatan mendapatkan Free DR Readiness
Assessment untuk membantu mengevaluasi tingkat kesiapan Disaster Recovery
organisasi berdasarkan best practice industri.
Jika organisasi Anda sedang mengevaluasi strategi recovery,
mempertimbangkan modernisasi Disaster Recovery, atau ingin memahami bagaimana organisasi lain menghadapi tantangan RPO dan RTO yang semakin ketat, webinar ini dirancang untuk Anda.
Daftarkan diri Anda sekarang dan amankan tempat Anda.
Link Registrasi: Register Here
FAQ
Apakah webinar ini gratis?
Ya. Webinar ini dapat diikuti secara gratis.
Siapa yang cocok mengikuti webinar ini?
Webinar ini dirancang untuk IT Manager, Infrastructure
Manager, System Administrator, Cloud Engineer, DevOps Engineer, Head of IT,
serta pengambil keputusan yang bertanggung jawab terhadap ketersediaan layanan
dan business continuity.
Apa yang akan dipelajari peserta?
Peserta akan mendapatkan insight mengenai tantangan Disaster
Recovery modern, faktor yang mendorong adopsi DRaaS, strategi meningkatkan
business resilience, serta melihat live demo solusi Disaster Recovery.
Apa yang didapatkan peserta?
Peserta akan memperoleh materi edukatif, sesi live demo,
kesempatan berdiskusi dengan praktisi, serta peluang mendapatkan Free DR
Readiness Assessment.
Apa itu Free DR Readiness Assessment?
Free DR Readiness Assessment merupakan evaluasi awal untuk
membantu organisasi memahami tingkat kesiapan Disaster Recovery berdasarkan
best practice industri dan mendapatkan rekomendasi awal dari tim Zettagrid.
Apakah webinar ini relevan bagi organisasi yang sudah memiliki DR Site?
Ya. Webinar ini relevan baik untuk organisasi yang telah
memiliki DR Site maupun yang sedang mengevaluasi pendekatan Disaster Recovery
yang lebih modern dan fleksibel.
