Pos

10 Critical Features You Need From Your Cloud Provider

Features Cloud Provider

10 Critical Features You Need From Your Cloud Provider

 

Since the global pandemic COVID-19 spread, enterprises start to looks for solution that could help them to make efficiency but yet still want to grow and running their business well. Cloud-based services can increase the efficiency of your business operations, improve cash flow and bring many other benefits.

There’s no doubt about its capabilities and advantages. However, did you know that cloud service providers differ in their approach to data security and use of technology? These differences may seem minor at first, but they could have an enormous impact on the accessibility, privacy, availability, and integrity of your sensitive data.

If you’re thinking of migrating to the cloud, here are 10 Critical Features You Need From Your Cloud Provider

1. Up-time guarantee

The potential impact of downtime can be severe.

Look for a cloud service provider who clearly documents the amount of downtime that’s allowed on your platform. Don’t assume that your definition of downtime matches theirs. Ask your potential provider to explain a few downtime reimbursement scenarios to you before you sign up for their services.

Here at Zettagrid Indonesia we guarantee you uptime and backs up our claims by offering financial rebates. We have several levels of redundancy to ensure that our systems deliver high uptime even during maintenance and upgrades.

2. Complete control

Apart from looking for a complete service level agreement (SLA) backed cloud solution, search for cloud providers that offer you a higher degree of control and flexibility.

At Zettagrid Indonesia we’re committed to giving our customers better and more control. Our services allow you to retain full control of every aspect of your virtual data center environment.

3. Customized solution

To make the most of the cloud without wasting resources, find out if the provider allows you to customize your solution to suit your needs. You may not need everything that is packaged up for you and your business.

Zettagrid Indonesia cloud is easy to use, secure, and scalable, but the best part is that you only spend on the resources you use.

4. Ease of use

In order to quickly and cost-effectively drive business outcomes, you’ll need a portal that’s easy to setup and navigate. An easy-to-use and intuitive portal makes it simpler for you to quickly manage your IT resources online.

The Zettagrid Indonesia portal gives you the power to configure your system as you wish. It’s simple to use and adjusts to the dynamic IT needs of your business.

5. Competitive price to performance

Many cloud providers charge their customers for several items like IOPS, GETs, and PUTs. It’s hard to make sense of all these additional charges on your bill. Instead of trying to decode the costs listed on your bill, look for a provider that charges you a fixed charge month after month.

That’s Zettagrid Indonesia offers simple and predictable billing. Say goodbye to invoice shock or unexplained charges.

6. Avoid lock-in contracts

Not all cloud service providers live up to their SLAs. If they lock you into a contract, you might have to stick with them even if they don’t meet your requirements.

Zettagrid Indonesia’s ‘love or leave it’ policy makes it easier for you to do decide whether you still want to continue using our outstanding services. You’re never locked in. That’s just how confident we are in our capabilities.

7. Local data storage & support

Many cloud service providers don’t advertise where their data centres are. They may store your data overseas and even move your data without notifying you.

With Zettagrid Indonesia, we host your data locally in Indonesia, with zones in Sydney, Melbourne, Perth, and Jakarta. We make sure we keep your data safe by complying with Indonesian Privacy Principles.

8. Data sovereignty

If your data is stored overseas, your rights over your data come second to the rights of the organisation that’s minding your data. This is something you ought to consider when looking for a provider.

We understand this principle at Zettagrid Indonesia and make sure your data remains safe right here in Indonesia.

9. Backup and replication options

Look for a service provider that offers you a quick and easy way to backup, replicate, and restore data from the cloud. That way you’re always protected, no matter what.

Zettagrid Indonesia gives you the opportunity to choose the right backup and replication solutions for your business so you can avoid harmful data loss in the event of an unexpected business outage. That way your business can quickly recover and have your business operations restored.

10. Real-time metrics

Sometimes, it’s challenging to manage virtual environments because of their complexity. Find a provider that offers you real-time metrics. They will show you how well your virtual environment is performing and let you easily find and remediate performance issues.

Zettagrid Indonesia offer real-time metrics with real-time control, 24/7.

If you’re ready to transform your business with the latest cloud solutions and enjoy the 10 features cloud provider , find out more about transitioning to Zettagrid, you could contact us here or e-mail us to sales@zettagrid.id

Jaga Keamanan dan Performa Aplikasi Dengan Cloudflare Enterprise

Cloudflare Enterprise

Jaga Keamanan dan Performa Aplikasi Dengan Cloudflare Enterprise

 

Ditengah kemajuan teknologi digital yang semakin pesat, pelaku usaha kini dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta performa aplikasi pelanggan agar dapat diakses dengan cepat dan aman. Apalagi ditengah kondisi pandemi COVID-19 yang tak pasti ini, aktifitas dilakukan kebanyakan secara online. Sehingga penting untuk menjaga kestabilan performan aplikasi untuk pelanggan anda.

Namun untuk menambahkan fitur proteksi keamanan dan performa aplikasi yang diakses melalui internet menjadi cepat tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sehingga hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha untuk menjaga performa aplikasi agar aman dan cepat.

Di bulan September ini, Zettagrid meluncurkan produk baru yaitu Cloudflare Enterprise. Solusi yang menawarkan solusi all-in-one secure dan apps performance dengan fitur antara lain:

  • Web Application Firewall (WAF)
  • Content Delivery Network (CDN)
  • Priority Network

Cloudflare Enterprise menawarkan kemudahan dalam penggunaan, skalabilitas serta biaya yang dapat diprediksi. Sehingga perusahaan anda tidak perlu lagi untuk takut akan pengeluaran ivestasi yang besar. Selain itu waktu implementasi pembangunan platform ini pun juga singkat. Anda dapat lebih fokus mengerjakan strategi bisnis anda kedepannya dibandingkan harus selalu memikirkan lama pembuatan dari sistem ini. Sehingga beban pengeluaran IT perusahaan dapat efisien dan lebih terukur dengan menggunakan platform ini.

Anda dapat menikmati keunggulan yang ditawarkan oleh Cloudflare di Zettagrid hanya dalam waktu yang singkat. Katakan selamat tinggal pada proses deployment yang memakan waktu yang panjang dan biaya investasi yang besar.

Jadilah pengguna Cloudflare by Zettagrid yang pertama dan nikmati keuntungannya dengan harga yang lebih bersahabat. Jika anda tertarik, hubungi kami disini untuk mengatur waktu konsultasi dengan cloud expert kami secara GRATIS atau e-mail ke sales@zettagrid.id.

Tips Memilih Cloud Service Provider

Tips Memilih Cloud Service Provider

Tips Memilih Cloud Service Provider

Pada masa pandemi ini, keberadaan cloud service provider menjadi populer bagi pengusaha dari berbagai industry. Hal ini dapat dikatakan mengingat pemanfaatan teknologi cloud yang bersifat fleksibel dan efisien. Tak hanya itu, cloud juga memungkinkan pengusaha untuk bekerja dari mana pun dan kapan pun. Sehingga tak mengherankan, jika teknologi satu ini mampu memudahkan organisasi agar tetap bisa memperlangsungkan bisnisnya di masa yang tak menentu ini.

Jika Anda baru akan mulai beralih menggunakan cloud computing, pastinya Anda akan bertanya-tanya bagaimana cara memilih penyedia layanan cloud yang berkualitas?

Dalam memilih layanan cloud, berbagai aspek tentunya perlu diperhatikan oleh Anda. Meski saat ini banyak cloud service provider yang menawarkan layanan cloud computing dengan beragam keunggulan, namun ada baiknya Anda perlu mempertimbangkan hal tersebut dengan cermat dan berhati-hati demi menemukan cloud hosting yang berkualitas untuk organisasi. Sebab jika tidak sesuai, hal ini akan memakan waktu dan biaya bisnis secara cuma-cuma.

Untuk menghindari hal tersebut, simak 6 Tips Memilih Cloud Service Provider yang patut anda pertimbangkan:

  1. Kebutuhan Organisasi

Sebagai pengguna Anda tentunya harus memiliki tujuan dalam beralih menggunakan cloud computing. Jika Anda tidak ingin menghabiskan waktu dan uang demi layanan cloud yang tidak sesuai, maka Anda perlu mengetahui lebih dalam kebutuhan dan ekspektasi Anda guna mencapai penghematan biaya. Untuk itu, Anda perlu membuat daftar tujuan terlebih dahulu, sebelum akhirnya menentukan penyedia cloud computing.

  1. Performa Server dan Jaringan

Salah satu yang perlu diperhatikan pengusaha sebelum menggunakan cloud provider adalah dengan memperhatikan performa server atau jaringan. Jika Anda ingin mendapatkan akses cepat ke aplikasi yang tersimpan di cloud, Anda perlu tahu lokasi aplikasi yang disimpan di end user, jaringan pada pusat data cloud, serta kecepatan antara lapisan server dengan kapasitas yang digunakan. Sehingga, Anda dapat menghitung performa cloud service provider sebelum Anda menggunakannya.

  1. Keamanan Data

Jika Anda hendak beralih menggunakan cloud service provider, Anda perlu memperhatikan keamanan data yang ditawarkan. Apakah cloud tersebut disertai firewalls, anti virus, multifactor user authentication, enkripsi data, dan audit keamanan secara rutin atau tidak. Hal ini sangat penting dilakukan untuk menghindari terjadinya serangan siber. Tak hanya itu, Anda juga bisa mendiskusikan mengenai kompetensi sistem disaster recovery centernya apabila hal ini dibutuhkan demi menghindari hilangnya data akibat bencana.

  1. Service Level Agreement (SLA)

Beberapa layanan cloud menawarkan Service Level Agreement (SLA) yang tinggi kepada pelanggan. Hal ini tentunya dilakukan untuk memberikan pengalaman layanan cloud yang terbaik. Namun pada banyak kasus, SLA hanya dihitung ketika sistem layanan cloud mengalami kegagalan, bukan saat ketersediaan layanan sedang berjalan. Untuk itu, Anda perlu menemukan cloud service provider yang dapat menjelaskan rencananya dalam memenuhi SLA kepada pelanggan untuk memastikan kompetensi layanan cloud.

  1. Memonitor Layanan dan Keamanan

Jika Anda beralih menggunakan layanan cloud, seluruh sistem yang Anda pergunakan akan dimonitor secara berkala oleh penyedia layanan. Penyedia biasanya melakukan cara ini tidak hanya oleh sistem tetapi juga oleh pusat operasional yang siap membantu. Untuk itu, Anda perlu bertanya apakah penyedia layanan juga akan memonitor terkait keamanan siber, serta pastikan pula jika Anda memperoleh laporan bulanan terhadap layanan yang digunakan. Sehingga, Anda bisa memastikan transparansi layanan yang diberikan oleh cloud service provider.

  1. Menjamin Keamanan Data Penggunanya

Sebagai sebuah perusahaan penyedia layanan cloud computing, Anda juga perlu tahu apakah penyedia menjamin keamanan data pengguna dengan baik. Untuk itu, Anda perlu memastikan apakah cloud service provider tersebut memiliki sertifikasi platform teknologi hingga sertifikasi dan standar ISO/IEC yang dapat menjamin keamanan data penggunanya. Sehingga, data Anda tidak akan mudah disalahgunakan oleh pihak luar.

Zettagrid Indonesia merupakan salah satu penyedia layanan cloud computing untuk solusi perusahaan anda di saat menghadapi situasi pandemi yang tidak menentu ini. Layanan cloud Zettagrid telah bersertifikasi ISO/IEC 27001:2013 terkait keamanan informasi untuk ketentuan hosting, jaringan, dan layanan suara sesuai pernyataan penerapan v1. Sehingga, data pelanggan dapat terjaga dengan baik dan aman.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai produk kami, Anda bisa menghubungi kami di sini atau melalui tim kami di sales@zettagrid.id.

The Benefits Of Virtual Datacenter

Benefits of Virtual Datacenter

The Benefits Of Virtual Datacenter

During this pandemic, cloud computing became a solution for enterprise in various industries. Besides efficient IT costs and capacity, the cloud also improves business operations even though it is run remotely. This happened without no reason of course, but cloud computing has an IT infrastructure that can support user success. One of them that is quite crucial in cloud infrastructure is a Virtual Datacenter (VDC).

A Virtual Data Center is a collection of cloud infrastructure resources that are used to store data and information securely. These resources can be contained in computation, memory, storage, and bandwidth. Beside that, this system also can support the infrastructure to be more complex with functions, operating systems, and virtual machine (VM) specifications as needed.

According to intervision.com, Virtual Datacenter is hosted on a public cloud and is based on VMware vCloud technology which provides full compatibility with any VMware environment. This solution is builts on open standards with OVF packaging for transport workload and interoperability with additional support for VMware vCloud API. Therefore, Virtual Datacenter resources can be made available for applications, business units, and projects as needed without having to worry about physical capacity.

Not only that, a Virtual Data Center also offers public and private catalogs of Virtual Machine (VM) templates. So, users can build new virtual machines quickly, or upload VMs that are already running in the user’s internal environment. Users can also enable to build virtual applications (vApps) on Virtual Datacenter. So, if you have an application that requires more than one VM also custom security and startup parameters, you could use vApps.

In Zettagrid Indonesia, Virtual Datacenter not only will enable you to control your own virtual server. But, it also will bring you some benefits. Let’s see the Benefits of Virtual Datacenter

  1. Replicating Data For Backup System

Losing all critical data in VM can be scary. But, if you decide to use Virtual Datacenter from Zettagrid, you don’t have to worry about it anymore. Because it will keep your VM safe by providing a secure cloud backup with a customizable schedule. By replicating your data from a Virtual Datacenter, it will allow you to roll back to the previous VM version.

  1. Intelligent Management

You can set various network settings (local network, NAT, Firewall, Load Balancer, VPN/Metro Ethernet and others). Beside that, you can collaborate your virtual machines into clusters (vApp) according to the purpose or function of your business applications (web servers, databases).

  1. IT Cost-Efficient

When you have more control over the cloud you use, you only have to pay for what you actually need. So, you can decide what scale you want to set up according to your organization’s demands for growth, without investing more on CapEx for hardware. That’s why it is affordable to use for enterprise in improving business continuity.

See for further information about our Virtual Datacenter here. And if you want to feel the benefits of Virtual Datacenter you could contact us at sales@zettagrid.id, we will be ready 24×7 to simplify your cloud experience.

Free Online Workshop: Migrate and Configure SAP Workloads On Cloud

Free Online Workshop

Free Online Workshop: Zettagrid e-TechDay Vol.03: How To Migrate and Configure SAP Workloads On Cloud

Migrating to SAP in the cloud can be seen as a challenge, but it’s also a great opportunity to deliver cost and performance benefits. Especially during this pandemic COVID-19 situation that forces enterprises to create more efficiency for their company CapEx and OpEx investment. With cloud, you could save your investment by cutting up-front investment for hardware, software, and the resources. Cloud also have pay-as-you-go based, easily to scale up and down based on your capacity needs. No more worry about bill shock, cloud will help you to running your business continuity during pandemic.

Join us and discover how you can reach your IT efficiency out of your SAP move to the Cloud with our expert guest speakers from BeOne-Solutions, Rizky Dwi Ramdani as System Engineer and Maria Al-Ghibtiyah as Head Div Support Consultant on our Free Online Workshop: “Zettagrid e-TechDay Vol.03: How To Migrate and Configure SAP Workloads On Cloud”

Event Details:
Date: Wednesday, 23 September 2020
Time: 14.00-16.00
Live online from Zoom
Link to register: https://tinyurl.com/eTechday3

Register now and get chance to win OVO at the end of the event!

Need more information about the event? contact us to marketing@zettagrid.id or contact us here

Arupa Cloud Nusantara Luncurkan Cloud Desktop Guna Menjaga Produktivitas Kerja Selama WFH

Arupa Cloud Nusantara Luncurkan Cloud Desktop Guna Menjaga Produktivitas Kerja Selama WFH

Arupa Cloud Desktop WFH

JAKARTA, 13 SEPTEMBER 2020 — Pandemi COVID-19 membuat banyak kalangan tak terkecuali pemerintah dan pelaku usaha untuk mengikuti adaptasi kebiasaan baru (new normal). Salah satunya dengan perubahan kebijakan mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mengharuskan berlakunya sistem kerja dari rumah (Work From Home), yang dapat berubah kapanpun sesuai dengan situasi dan kondisi pandemi yang tengah berkembang dari waktu ke waktu. Kondisi seperti ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha, salah satunya mengenai fleksibilitas tempat bekerja dan keamanan data perusahaan selama pandemi berlangsung.

 

Untuk itu, PT Arupa Cloud Nusantara telah meluncurkan Arupa Cloud Desktop, solusi desktop berbasis cloud yang fleksibel, mudah digunakan, dan dilengkapi dengan sistem keamanan yang berlapis untuk membantu perusahaan menjaga keamanan data dan meningkatkan produktivitas kerja selama WFH berlangsung. PT. Arupa Cloud Nusantara adalah perusahaan pengembang solusi cloud computing lokal asal Indonesia yang telah mendapatkan sertifikat Cloud Verified Provider dari VMware.

 

Arupa Cloud Desktop (ACD) menawarkan kemudahan dalam mengakses aplikasi maupun desktop melalui perangkat dengan sistem operasi apapun, kapanpun, dan dimanapun hanya melalu web browser pada desktop maupun laptop yang dimiliki oleh karyawan.

 

“Di suasana pandemi yang tidak menentu seperti ini, tentunya perusahaan membutuhkan solusi yang tepat untuk karyawan agar tetap dapat bekerja dengan produktif. Menggunakan Arupa Cloud Desktop, pelaku bisnis tidak perlu lagi mengeluarkan biaya yang tinggi dan waktu untuk pengadaan alat atau sistem yang lama ketika harus memobilisasi karyawannya baik saat bekerja di kantor maupun WFH,” kata Reza Kertadjaja, Direktur PT. Arupa Cloud Nusantara.

 

Reza menambahkan, ACD dapat juga digunakan untuk memonitor produktivitas kegiatan kerja karyawan selama WFH yang akan diterima dalam bentuk sebuah report. Sehingga pengusaha tidak perlu ragu lagi untuk dapat menjaga produktivitas kerja karyawan selama WFH.

RDP arupa

Solusi WFH Untuk Menghindari Serangan Siber

Beberapa waktu yang lalu, Badan Sandi Siber Negara (BSSN) mengungkap adanya serangan virtual sebanyak lebih dari 88 juta kasus di Indonesia selama pandemi COVID-19. Hal ini tentunya harus diwaspadai oleh para pelaku usaha.

 

Maka, dengan kehadiran Arupa Cloud Desktop, pengusaha tidak perlu lagi khawatir karena ACD telah dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan dari mulai firewall, IDS/IPS, VPN, dan standar SSL Encryption yang akan memproteksi sistem online banking dan secure payment.

 

Reza juga menambahkan bahwa ACD berdiri diatas infrastruktur cloud dari Zettagrid yang telah memiliki lokasi data center di Indonesia dengan sistem keamanan yang ketat. Sehingga pengusaha tidak perlu ragu terkait keamanan data perusahaan. Selain itu, pengusaha juga tidak perlu memindahkan data atau aplikasi perusahaan, karena ACD dapat langsung terintegrasi dengan server perusahaan.

 

Hemat Penggunaan Kuota Internet dan Mudah Digunakan Semua Kalangan

Selama WFH tentunya kuota internet juga menjadi kebutuhan tambahan tersendiri bagi pelaku usaha maupun karyawan. Namun dengan ACD, penggunaan kuota bisa menjadi lebih hemat. Hal ini dikemukakan Johannes Saputra, IT Project & Development, Chemstation Asia yang telah menggunakan ACD sejak PSBB bulan Maret lalu. Chemstation Asia (CSA) merupakan salah satu perusahaan distributor bahan industri kimia yang terkemuka di ASEAN.

 

“Arupa Cloud Desktop dapat menghemat kuota internet dari sisi karyawan. Karena ACD ini di akses hanya melalui web browser, sehingga karyawan tidak perlu lagi membuka banyak aplikasi seperti solusi lainnya.”

 

Dalam acara online talkshow bertajuk “Zettagrid e-CloudTalk” belum lama ini, Johanes menjelaskankan bahwa ACD sangat mudah untuk digunakan oleh berbagai generasi. Sehingga, hanya dengan waktu training yang singkat, seluruh karyawan sudah dapat mengerti cara menggunakan ACD .

 

Ia juga menambahkan awalnya manajemen Chemstation Asia hanya ingin menggunakan ACD selama 2-3 bulan saja selama PSBB, namun dengan banyaknya manfaat yang dirasakan, saat ini Chemstation Asia justru ingin mengembangkan kolaborasinya lebih lanjut dengan ACD.

Solusi PSBB Chemstation Asia: Arupa Cloud Desktop

Solusi PSBB Arupa Cloud Desktop

Solusi PSBB Chemstation Asia: Arupa Cloud Desktop

Perusahaan

Chemstation Asia

Industri

Chemical, Manufacture, Distribution, and Logistic.

Kebutuhan Bisnis

Kami berusaha untuk tetap beraktifitas dalam situasi pandemic yang saat ini sedang terjadi di Indonesia. Kami pun mencoba mencari jalan alternatif agar kami bisa bekerja seperti biasanya. Yang dapat diartikan pekerja perusahaan CSA bisa bekerja tanpa harus ke kantor di saat masa PSBB maupun lockdown seperti saat ini.

Solusi

Sebagai perusahaan yang memiliki karyawan dalam jumlah besar, kami merasa bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja. Kami memilih Arupa Cloud Desktop (ACD) untuk membantu perusahaan selama WFH. Selain itu, karena sistem keamanan data dan share data yang baik, user bisa melakukan kolaborasi data lain dari server atau local storage yang kami punya dengan aman.

Kenapa Memilih Arupa Cloud Desktop?

Di 2019 lalu, kami menggunakanan layanan Zettagrid khusus di cloud server data center. Sistem ini sebenarnya berfungsi untuk memindahkan data collection server dari on premise ke cloud dan itu cukup berhasil kurang lebih 70%. Kemudian berikutnya sales Zettagrid sendiri yang memberikan kami inovasi baru untuk konsep ACD ini. Awalnya, kami tidak begitu aware dengan konsep ini. Kami berpikir untuk apa perusahaan membuat cloud lagi kalau kami saja sudah punya cloud server.

Ternyata, setelah didalami lagi, konsep ACD ini mirip dengan konsep yang pernah digunakan perusahaan di tahun 2010 saat menggunakan VM client. Kemudian kami berpikir perusahaan mungkin bisa fokuskan ACD ke beberapa fitur seperti email, karena tidak semua user bisa install email di handphone dan pc masing-masing dan ternyata berhasil. Tidak hanya untuk olah email, bahkan ACD juga bisa mengkolaborasikan data dan cloud Microsoft di servernya, juga menerapkan sistem remote desktop protocol (RDP).

Selain itu, kami menganggap bahwa ACD sesuai untuk diimplementasikan di perusahaan karena melihat kompetensi dan pemahaman IT karyawan. Perusahaan CSA saat ini memiliki karyawan dengan generasi yang berbeda. Jadi, ketika kami memilih ACD, sistem ini tidak memberi kesulitan pada karyawan kami, terutama untuk karyawan senior.

Sistem ACD juga mampu mengakses data maupun menyediakan sistem kerja seperti saat di kantor, walaupun saat ini perusahaan sedang tidak menerapkan sistem Work From Office (WFO). Dari sisi keamanan, kami melihat ACD memiliki sistem keamanan data yang baik. Jadi, karyawan mampu melakukan penggabungan maupun perubahan data pada satu server dan local storage yang perusahaan punya.

Apa Manfaat dari penggunaan ACD bagi PT Chemstation Asia?

  • User-Friendly

Semenjak ACD menjadi solusi WFH, karyawan menjadi lebih antusias dalam menggunakan devicenya. Hal ini dikarenakan oleh RAM, CPU, dan hardisk yang dapat diatur sendiri secara maksimal oleh penggunaannya. Sehingga, dapat digunakan secara leluasa.

Penggunaan ACD yang difokuskan kepada RDP dan browser juga membuat kami lebih hemat dalam memakai jaringan internet. Hal ini dikarenakan penggunaan RDP yang hanya membutuhkan kurang lebih 1 Megabyte. Jadi, penggunaan jaringan internet tidak begitu banyak memakan biaya.

 

  • Sistem IT Yang Mudah Diatur

 

Sejak perusahaan beralih menggunakan sistem ACD, sistem IT dapat lebih mudah diatur. Hal ini dikarenakan penambahan konfigurasi sistem baru dan device baru, serta konektivitas server dapat lebih mudah digunakan oleh kami. Data pun dapat lebih aman terjaga di pusat server. Jadi, kami tidak perlu khawatir lagi jika infrastruktur gedung maupun jaringan internet mengalami masalah.

Bagaimana Mengimplementasikan Arupa Cloud Desktop?

ACD mendapatkan respon positif dari karyawan tidak hanya karena storagenya yang besar, tetapi juga sistemnya yang mudah digunakan. Karyawan juga lebih antusias karena RAM, CPU, dan hardisk dapat diatur sendiri daya maksimumnya. Cukup dengan mengklik remote desktop, kami sudah bisa mengakses komputer seperti biasa. Begitu juga untuk mencetak dokumen yang dimiliki. Jadi, tidak dibutuhkan waktu lama untuk melatih karyawan kami.

Bagaimana Penggunaan ACD Pada Aplikasi?

Berbagai aplikasi menjadi lebih mudah digunakan semenjak adanya penggunaan ACD. Perusahaan sekarang juga dapat lebih berfokus dalam mengatur email, aplikasi internal, dan aplikasi yang berhubungan dengan data-data yang ada di Amerika dan Singapore. Selain itu, penggunaan RDP pada ACD juga berhasil diterapkan sehingga memudahkan kami dalam mengakses email, data screening, hingga aplikasi langsung dari database tanpa mengurangi sistem keamanan cloud. Perusahaan juga dapat mengkolaborasikan data server dengan Azure Active Directory, melakukan konfigurasi, dan integrasi antara dua VDC utama yang ada di pusat data cloud.

Apa Tantangan Dalam Menggunakan ACD?

ACD ternyata memberikan tantangan tersendiri bagi kami. Karyawan yang menggunakan sistem ini dapat dikatakan lebih leluasa untuk mengakses data, aplikasi, dan memori dari pada biasanya. Hal ini kemudian berdampak pada lebihnya sistem RAM dan CPU. Akibatnya, kami perlu menganalisa kembali RAM dan CPU yang sesuai untuk penggunaan di masa mendatang.

Apa Perbedaan yang Dirasakan?

  • Dapat Melakukan Konfigurasi Sistem Di Manapun dan Kapanpun

Selain bisa bekerja di manapun dan kapanpun, ACD juga memudahkan perusahaan untuk melakukan konfigurasi dalam waktu apapun. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ketika server belum menggunakan cloud. Kami bahkan harus melakukan konfigurasi keamanan secara manual dengan membutuhkan jaringan internet dan menunggu konfigurasi hingga selesai. Akibatnya, aktivitas lain pun terganggu.

Namun setelah menggunakan ACD dari layanan Zettagrid Indonesia, kami tidak perlu khawatir lagi. Sebab, tim Zettagrid membantu proses konfigurasi sistem hingga selesai. Jadi, tim IT perusahaan hanya perlu untuk melakukan print screen dan mengirimkan hasilnya ke tim support untuk dikonfirmasi.

  • Infrastruktur Berubah Drastis

Saat ini, kami tidak lagi mengkhawatirkan sistem jaringan, konfigurasi, hingga storage lokal, karena telah disediakan oleh ACD. Namun sebaliknya, kami kini lebih memperhatikan penggunaan layanan cloud yang saat ini tengah populer. Kami perlu lebih fokus dan mengupdate sistem layanan tersebut agar sistem IT tidak tertinggal jauh.

  • Kepercayaan Dari Manajemen Perusahaan

Selama menggunakan ACD, kami sekarang dapat meraih kepercayaan manajemen terkait keamanan data yang tersimpan pada cloud perusahaan di Indonesia. Sebelumnya, manajemen belum mampu mempercayakan PT Chemstation Asia Indonesia dalam menyimpan data-data penting. Sehingga, penyimpanan lebih banyak dilakukan di perusahaan Singapore dan Malaysia, karena konfigurasi dan keamanannya yang terjamin. Tetapi sekarang, manajemen telah memberi kesempatan kepada kami untuk mengatur sistem data dan aplikasi pada perusahaan di Indonesia.

  • Efisiensi Biaya IT

Dengan ACD, kami sekarang bisa mengefisiensikan biaya IT. Hal ini dikarenakan layanan yang digunakan perusahaan hanya berupa remote desktop secara server. Sehingga, penggunaan server di on-premise dapat dibuang sedikit menggunakan sistem cloud.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau ingin melakukan free trial solusi Arupa Cloud Desktop, Anda dapat menghubungi kami di sales@zettagrid.id atau di sini.

Zettagrid Indonesia Sponsori BMWCCI OMR Dan MOMRC di ISSOM 2020

Zettagrid Indonesia Sponsori BMWCCI OMR Dan MOMRC di ISSOM 2020

ISSOM 2020

Team Zettagrid Indonesia di Ajang Balapan BMW One Make Race Round 1 ISSOM 2020

Sejak pandemic COVID 19 melanda, berbagai acara balap nyaris gagal karena terkendala oleh izin pemerintah. Salah satunya adalah kejuaraan balap touring Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2020. Setelah berkali-kali mengalami revisi jadwal, ISSOM yang seharusnya digelar pada 12 Juli 2020 lalu akhirnya berhasil diadakan pada 29 dan 30 Agustus 2020 di Sirkuit Sentul, Bogor. Dengan ditetapkan sebanyak 6 seri, ajang balapan ini akan diberlangsungkan hingga awal tahun 2021.

ISSOM yang digelar pada tahun ini pun terasa lebih berbeda bagi para pegiat motorsport. Selain karena menerapkan aturan protokol COVID-19, acara balap ini juga tidak menyelenggarakan kelas kejuaraan nasional (kerjurnas). Adapun, beberapa kelas unggulan lainnya nyaris tidak terselenggara akibat banyaknya promotor yang tidak berani menggelar balapan.

Namun demikian, geliat motorsport tetap bergema karena beberapa promotor seperti BMWCCI One Make Race (BMWCCI OMR), Mercedes One Make Race Championship (MOMRC), Indonesia Retro Race, serta beberapa kelas yang dijalankan oleh Sentul ikut memeriahkan kontestasi. Sehingga, antusiasme peserta sama sekali tidak berkurang.

Zettagrid sebagai layanan cloud infrastructure lokal di Indonesia tidak hanya turut menjadi peserta dalam kompetisi ISSOM 2020. Namun juga, Zettagrid Indonesia turut sponsori BMWCCI OMR dan MOMRC dalam kontestasi tersebut. Berikut beberapa hal tentang kelas balap BMWCCI OMR dan MOMRC di ISSOM pada 30 Agustus 2020 lalu.

  1. BMWCCI One Make Race
Podium BMW OMR Round One ISSOM 2020

Tim Zettagrid Raih Podium Pertama di BMW One Make Race (OMR) 2020

BMWCCI One Make Race (OMR) merupakan salah satu kelas balapan yang cocok bagi pembalap pemula. Hal ini bisa dilihat dari visi BMWCCI yang bertujuan untuk mewadahi para anggota dengan memiliki minat terhadap motorsport. Untuk itu, Aditya Kurniawan selaku Ketua Pelaksana BMWCCI OMR berharap dapat mencetak bibit baru pembalap tidak hanya di tingkat nasional, melainkan juga pada tingkat internasional.

Pada kompetisi ISSOM 2020 lalu, BMWCCI OMR turut dimeriahkan oleh 9 peserta yang telah bertanding selama 10 putaran. Dari pertandingan tersebut bahkan memunculkan peserta baru, Viktor Herryanto, sebagai peraih podium juara pertama dalam kategori Rookie dan Reza Kertadjaja sebagai juara satu di kategori Advance. Tak hanya itu, selain turut dimeriahkan oleh 9 peserta lain dan didukung oleh Zettagrid Indonesia, BMWCCI OMR juga turut disponsori oleh Eneos dan Michellin.

  1. Mercedes One Make Race Championship
Tim Zettagrid bersama Official MOMRC ISSOM 2020

Tim Zettagrid bersama Official MOMRC ISSOM 2020

Selain untuk menyalurkan minat terhadap balapan, Mercedes One Make Race Championship (MOMRC) ini juga menjadi tempatnya para pecinta mobil brand Mercedes-Benz. Meski dikhususkan bagi para pengguna Mercedes-Benz, namun ajang yang telah bergulir sejak tahun 2009 ini terus memberi tontonan menarik bagi para pegiat motorsport.

Beberapa waktu lalu, MOMRC memeriahkan acara ISSOM 2020 dengan menghadirkan 10 peserta. Setelah melakukan 10 putaran, podium juara 1 pun turut diraih oleh Deo Popong. Tak hanya itu, kemeriahan kelas balap MOMRC pun turut disponsori tidak hanya oleh Zettagrid Indonesia, tetapi juga oleh GT Radial.

Maju terus olahraga Indonesia dan bangga gunakan cloud lokal dengan data center lokasi Indonesia! Untuk informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi kami di sini atau email ke sales@zettagrid.id.

Cloud Computing-based Application for Startup Operations

Cloud Application Startup

Cloud Computing-based Application for Startup Operations

Cloud Computing-based Application for Startup Operations

Developing a startup, technology is needed to support its various operational systems. However, as a growing company, startups need to choose a technology that is effective but still budget-friendly. One interesting option is cloud computing-based technology, an internet-based data processing system.

As a startup that is often engaged in technology, and they don’t have to focus only on maintaining internet sites, but also on mobile applications. The expansion of startups to mobile applications can shorten and simplify the relationship between companies and customers. Therefore, they need the best components that can facilitate the company’s operational system, such as cloud computing-based application.

Then, why is cloud computing is an efficient component for startups? Through CoLearn Online — a webinar from CoHive entitled “Getting Started to Build Your Apps with Cloud”. In this webinar, also invited Aditya Irawan as Zettagrid Indonesia Cloud Architect, Jefriansyah Hertikawan Co-Founder Pajak.io, and Ceria Mentari, Partnership Associate CoHive as moderator.

Cloud computing-based application is a software program where cloud computing and existing components work side by side. Meanwhile, cloud computing is a computational data processing process that includes CPU, RAM, Network Speeds, software, OS, and storage via the internet network. With cloud computing, companies no longer need high-performance IT support to protect the company’s valuable data. Then, what are the benefits of using cloud computing-based applications for startups?

An effective operating system
According to Aditya, cloud computing components have a very good performance, supported by an adjustable storage size and network speed. Without using the cloud, you will need a lot of separate servers to operate the system. On the other hand, the cloud allows these servers to be consolidated in the same database and makes the system works in a simpler way. In terms of infrastructure, cloud computing doesn’t equip with hardware, thus making it free from hardware refreshment and is more cost-friendly. Also, cloud computing is very flexible as it is accessible remotely.

Let the company focus on anything else besides the system
As a startup business, startups have several phases of business development, one of them is the launch phase. In this phase, startups need to focus their business on the marketing and promotion process. However, as this phase requires high funds, many startups experience losses during the launch period. With cloud computing, startups can save for a rainy day for additional operating costs. Meaning more funds for product development and promotion.

According to Jefriansyah, the main goal of startups during the early phase is to achieve the market fit—a situation when the company managed to introduce its products to the public and bring the added-value to their customers. By using cloud computing-based application, companies can focus on the business and the IT infrastructure as well.

Enable startups to compete better
Cloud computing technology enables startups to compete better. The services offered by cloud computing allows its users to be free from taking care of its maintenance, security, and administration of all their IT solutions. So, companies can focus more on developing their products. However, if the company chooses to use the services of on-premise solutions, the whole process of rejuvenating the equipment is on the company. On-premise solutions itself is a custom-made technology infrastructure by a company for its own use. This means that it requires a higher budget and bigger challenges for the companies.

This insightful webinar regarding the technology side of a startup then invited many questions from the participants. One of them is how to make an application with an economical budget for a new company? On this question, Jefriansyah explains that there is one thing that startups need to pay attention to before making an app, and that is the framework. The framework will determine the capacity plan for the system and how it operates. Hence, startups need to research more before deciding which one is the most suitable for them. Also, Aditya added that to balance the books, the company can adjust the cloud computing service in accordance with their budget.

The advantages of the cloud-computing based application are a very attractive choice for startups. Especially with the benefits that support startups to be able to focus on product development and target achievement. The advantages of cloud computing are unprecedented. Besides being able to reduce operating costs, it can also work very efficiently and help users work more effectively. That is why, using cloud computing-based application can be the right choice for a growing company, such as a startup.

Source: CoHive

Why Cloud Computing is Vital for Firms in Enabling WFH

Why Cloud Computing is Vital for Firms in Enabling WFH

Why Cloud Computing

Why Cloud Computing

 

Why cloud computing is vital for companies? Cloud is the on-demand availability of computer system resources, data storage, and computing power that is based on the internet. It enables the company to access software on the internet as a service at any time and from anywhere. Due to the work-from-home system that is implemented by the government, many companies have to settle for the new adjustments which require some modifications. Although working remotely may rise many challenges, by using cloud you can have access to your data from anywhere and optimize your business from home.

Many companies spend large amounts of money on developing their software system, but by using the cloud, it takes less time and cost to make it happens. To delve more about cloud computing, CoHive held an insightful discussion through CoLearn Online, titled “Facing Pandemic: Optimizing IT Operations in Uncertain Times.” Inviting Dolly Indra as the General Managers of Zettagrid Indonesia, the dialogue moderated by Indah Rahdiani (Event Management Senior Associate CoHive).

  1. Transparency cost

Investing and establishing software is very expensive. According to Dolly, transparency cost often failed to happen when it comes to technology and information investments, especially on-premise software (software that is installed and run conventionally on a company’s computer in a particular location). However, it does not occur in cloud computing because the costs required are not in the form of license fees, but subscription fees. Besides, the existence of a cloud computing system allows companies to reduce the cost needed for the computer infrastructure

2. Flexibility

One of the significant benefits of cloud computing is flexibility. This service includes the period of subscription, the size of data storage, and the kind of application needed. It also gives the companies and their employees the mobility to work from any location. The file-sharing features on the cloud also allow them to develop and send the data faster and easier. For this matter, Dolly explained that cloud computing with on-premise software is superior from various sides. One of them is the unnecessary process of device shipment because everything can be done via the internet.

3. Good security system

According to Dolly, before choosing the cloud provider, the customers need to conduct thorough research regarding the security system. This research is essential to do as the customer has the right to make policy requests about the security system. Also, it’s necessary to know that storing the data on the cloud is safer than do it on physical servers. However, by storing the data on the cloud, the customers allowed to delete or move any confidential information remotely.

Moreover, Dolly gave an example from his clients at Zettagrid. Due to WFH, it has become an issue to access some confidential data of the company; however since they use cloud computing, it’s no longer a problem. To tackle this issue, this company then applied one of the services offered by cloud computing, the “disaster recovery protection”. This protection service allows customers to access the information even during an unexpected situation. This service has allowed the company to run their business even during the global pandemic.

Working from home has become a trend, but it has to be supported by the right technology. Therefore, cloud computing is here to become the solution to many companies that are still hanging upon the hardware system. By using the cloud, the deployment of software activation process will be faster, it will be easier to get additional revenue as the investment cost is rather low, and there’s a low level of risk. Furthermore, this is the right time to think ahead and choose the right technology for your company.

Source: CoHive