Posts

Ancaman Ransomware terhadap Pusat Data: Dampak, Langkah Pencegahan, dan Strategi Pemulihan

Ilustrasi Ransomware di Pusat Data

Apa Itu Ransomware?

Ransomware adalah jenis perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk mengunci atau mengenkripsi data pada komputer atau jaringan korban, sehingga data tersebut tidak dapat diakses. Penjahat siber kemudian meminta tebusan sebagai syarat untuk memulihkan akses data tersebut. Sejak kemunculannya, ransomware telah menjadi salah satu ancaman paling menakutkan di dunia siber. Dengan berbagai varian seperti CryptoLocker, WannaCry, Petya, LockBit, Maze, dan Ryuk, ransomware telah menyebabkan kerugian biliaran dolar secara global. Setiap varian ransomware ini memiliki modus operandi yang berbeda-beda, tetapi tujuannya tetap sama: mengunci data korban dan memaksa mereka untuk membayar tebusan yang seringkali mencapai jumlah yang sangat besar dalam bentuk cryptocurrency.

Cara Kerja Ransomware

Cara kerja ransomware adalah dengan menyebar melalui beberapa metode, termasuk email phishing, unduhan berbahaya, dan kerentanan perangkat lunak. Setelah masuk ke dalam sistem, ransomware mulai mengenkripsi file penting menggunakan algoritma enkripsi yang kuat. Setelah proses enkripsi selesai, korban akan menerima pesan yang berisi instruksi pembayaran tebusan, sering kali dalam bentuk cryptocurrency seperti Bitcoin, yang sulit dilacak. Taktik intimidasi digunakan untuk menekan korban agar segera membayar tebusan sebelum batas waktu tertentu.

Waspadai Peretasan pada Pusat Data

Pusat data adalah fasilitas yang digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan mendistribusikan data dan aplikasi. Pusat data menjadi target utama karena mereka menyimpan informasi yang sangat berharga, termasuk data pelanggan, informasi keuangan, dan aplikasi penting bisnis. Serangan ransomware yang menargetkan pusat data besar dapat mengakibatkan gangguan besar dan permintaan tebusan dalam jumlah besar.

Dampak Serangan Ransomware pada Server

Serangan ransomware dapat menyebabkan kerusakan besar pada server dan infrastruktur TI. Data yang terenkripsi dapat mengganggu operasi bisnis, menyebabkan server downtime yang signifikan, dan mengakibatkan hilangnya pendapatan. Selain itu, biaya untuk memulihkan data dan memperbaiki kerusakan bisa sangat besar. Reputasi perusahaan juga bisa terancam, terutama jika data pelanggan atau informasi sensitif lainnya dicuri atau tidak dapat dipulihkan.

Langkah Pencegahan dan Perlindungan dari Ransomware

Melindungi organisasi dari serangan ransomware memerlukan pendekatan berlapis yang mencakup teknologi, proses, dan kesadaran karyawan. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah dan melindungi dari serangan ransomware:

1. Meningkatkan Keamanan Siber

  • Firewall dan Anti-ransomware: Menggunakan firewall yang kuat dan perangkat lunak anti-ransomware yang up-to-date adalah langkah pertama dalam melindungi jaringan dari ancaman eksternal. Firewall dapat membantu memblokir lalu lintas berbahaya, sementara anti-ransomware dapat mendeteksi dan menghapus malware sebelum menyebabkan kerusakan.
  • Sistem Deteksi/Intrusi (IDS/IPS): IDS dan IPS dapat memantau jaringan untuk aktivitas mencurigakan dan menghentikan serangan sebelum mencapai sistem kritis. IDS mendeteksi potensi ancaman, sementara IPS mengambil tindakan untuk memblokir atau menanggapi ancaman tersebut.
  • Pembaruan Perangkat Lunak: Selalu memperbarui perangkat lunak dan sistem operasi dengan patch keamanan terbaru untuk menutup kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh penjahat siber.
  • Penggunaan Multi-Factor Authentication (MFA): MFA menambahkan lapisan keamanan tambahan dengan mengharuskan pengguna untuk memverifikasi identitas mereka melalui beberapa metode, seperti kata sandi dan kode yang dikirim ke perangkat mobile.

2. Backup Data Secara Rutin

  • Strategi Backup 3-2-1: Mengikuti strategi backup 3-2-1, yaitu memiliki tiga salinan data, disimpan di dua media yang berbeda, dan satu salinan offsite. Ini memastikan bahwa data tetap tersedia meskipun terjadi serangan ransomware.
  • Cloud Backup Data: Backup data ke cloud adalah salah satu cara paling efektif untuk memastikan data dapat dipulihkan setelah serangan ransomware. Layanan cloud biasanya memiliki infrastruktur keamanan yang lebih baik dan menyediakan otomatisasi untuk backup data secara rutin. Cloud backup juga memungkinkan akses data dari lokasi yang berbeda, mempercepat proses pemulihan.
  • Disaster Recovery Plan: Selain melakukan backup rutin, penting untuk memiliki rencana pemulihan bencana (disaster recovery plan) yang terintegrasi. Rencana ini mencakup prosedur untuk memulihkan sistem dan data setelah terjadi insiden besar seperti serangan ransomware atau kegagalan perangkat keras. Disaster recovery plan harus diuji secara berkala untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat.

3. Edukasi dan Pelatihan Karyawan

  • Kesadaran Phishing: Mengadakan pelatihan reguler untuk karyawan tentang bagaimana mengidentifikasi dan menghindari email phishing yang sering digunakan untuk menyebarkan ransomware.
  • Simulasi Serangan: Melakukan simulasi serangan siber untuk menguji kesiapsiagaan karyawan dan sistem keamanan. Ini membantu mengidentifikasi kelemahan dan memperbaikinya sebelum terjadi serangan nyata.
  • Kebijakan Keamanan: Menerapkan kebijakan keamanan yang ketat, termasuk penggunaan kata sandi yang kuat, kebijakan akses berbasis peran, dan protokol keamanan untuk mengakses data sensitif.

Dengan mengimplementasikan langkah-langkah ini, organisasi dapat mengurangi risiko terkena serangan ransomware dan memastikan bahwa data serta sistem mereka tetap aman. Pencegahan yang proaktif adalah kunci untuk melindungi aset digital dan menjaga kelangsungan operasional bisnis.

Tindakan yang Harus Dilakukan Jika Terkena Ransomware

Tindakan yang harus dilakukan jika terkena serangan ransomware sangat krusial untuk meminimalkan kerugian dan memulihkan operasional dengan cepat. Berikut ini adalah langkah-langkah yang sebaiknya diambil:

  1. Isolasi Sistem yang Terinfeksi: Setelah terdeteksi adanya serangan ransomware, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengisolasi sistem yang terinfeksi dari jaringan. Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari ransomware ke perangkat lain dalam jaringan, sehingga mengurangi dampak yang bisa lebih besar lagi.
  2. Hentikan Semua Proses yang Tidak Diperlukan: Setelah isolasi, hentikan semua proses atau layanan yang tidak diperlukan untuk meminimalkan aktivitas ransomware. Hal ini bisa dilakukan dengan mematikan komputer atau server terinfeksi, meskipun keputusan ini perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak menyebabkan kerusakan data yang lebih besar.
  3. Evaluasi dan Identifikasi Jenis Ransomware: Cobalah untuk mengidentifikasi jenis ransomware yang menyerang. Beberapa ransomware memiliki alat dekripsi yang tersedia secara gratis, yang dapat membantu dalam memulihkan data jika jenis dan varian ransomware tertentu dapat diidentifikasi.
  4. Buat Cadangan dari Sistem yang Tidak Terinfeksi: Jika memungkinkan, buat salinan cadangan dari data yang tidak terinfeksi. Cadangan ini dapat membantu memulihkan sistem dengan lebih cepat dan meminimalkan kerugian data yang hilang.
  5. Jangan Membayar Tebusan: Meskipun tekanan untuk membayar tebusan mungkin besar, penting untuk diingat bahwa tidak ada jaminan bahwa data akan dikembalikan setelah pembayaran. Selain itu, membayar tebusan hanya akan memperkuat model bisnis dan motivasi para penjahat siber untuk melakukan serangan lebih lanjut.
  6. Laporkan ke Pihak Berwenang: Setelah insiden, laporkan serangan ransomware ke pihak berwenang seperti lembaga penegak hukum atau agen keamanan siber. Ini tidak hanya membantu dalam investigasi lebih lanjut tetapi juga memberikan data yang berharga untuk mencegah serangan serupa di masa depan.
  7. Konsultasikan dengan Ahli Keamanan Siber: Menghubungi ahli keamanan siber atau perusahaan keamanan yang memiliki pengalaman dalam menangani serangan ransomware dapat memberikan bantuan yang diperlukan untuk mendapatkan data kembali, memperkuat sistem keamanan, dan mencegah serangan di masa depan.
  8. Evaluasi dan Pelajari dari Insiden: Setelah insiden, lakukan evaluasi menyeluruh untuk memahami bagaimana ransomware bisa masuk ke dalam sistem Anda, apa yang bisa dilakukan untuk memperkuat keamanan di masa depan, dan bagaimana proses tanggap darurat dapat ditingkatkan.

Mengambil langkah-langkah ini dengan cepat dan efektif sangat penting untuk meminimalkan dampak serangan ransomware pada perusahaan Anda. Kesiapsiagaan, respons yang cepat, dan koordinasi dengan tim keamanan siber adalah kunci untuk mengatasi dan memulihkan dari serangan ransomware dengan sukses.

Tantangan Keamanan Siber Masa Depan

Ransomware terus berkembang dengan teknik-teknik baru yang lebih canggih dan sulit dideteksi. Tantangan utama dalam menjaga keamanan pusat data dan server termasuk kebutuhan untuk terus memperbarui sistem keamanan dan melatih karyawan tentang ancaman terbaru. Solusi teknologi seperti penggunaan AI dan machine learning untuk mendeteksi ancaman siber lebih awal dapat membantu dalam mitigasi risiko.

Ransomware adalah ancaman serius bagi pusat data dan server, dengan potensi kerusakan finansial dan reputasi yang signifikan. Pencegahan dan kesiapsiagaan adalah kunci untuk melindungi aset digital. Kolaborasi antara perusahaan dan ahli keamanan siber sangat penting dalam menghadapi ancaman ini. Tindakan proaktif, seperti meningkatkan keamanan siber dan edukasi karyawan, dapat membantu mengurangi risiko dan memastikan bahwa data dan sistem tetap aman dari serangan ransomware.

Rekomendasi Layanan Cloud Service Provider Indonesia Terbaik

Cloud Service Provider Indonesia

Kini teknologi informasi dan komunikasi berkembang pesat, tentunya bisa mendorong permintaan akan layanan cloud yang lebih efisien dan fleksibel. Penyedia layanan cloud service provider di Indonesia juga menawarkan berbagai solusi yang mumpuni, mulai dari infrastruktur sebagai layanan (laaS), platform sebagai layanan (PaaS), hingga software sebagai salah satu layanan (SaaS). 

Layanan cloud service provider Indonesia memiliki berbagai fungsi yang besar terhadap pengguna individu, perusahaan, dan organisasi. Berikut adalah fungsi utama dari cloud service provider Indonesia adalah sebagai berikut: 

Fungsi Utama Layanan Cloud Service Provider Indonesia

1. Penyimpanan Data 

Layanan cloud service bisa membantu pengguna untuk menyimpan data secara online, sehingga membuat pengguna bisa melakukan akses dengan mudah di mana saja dan kapan saja. 

2. Komputasi 

Selain sebagai penyimpanan data, layanan cloud server juga memungkinkan pengguna untuk menyewa sumber daya komputasi seperti CPU, RAM, dan penyimpanan sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini memungkinkan pengguna untuk mengatasi perubahan tiba-tiba dalam permintaan komputasi tanpa harus menginvestasikan hardware yang baru. 

3. Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS) 

IaaS memberikan berbagai akses ke infrastruktur teknologi seperti server virtual, jaringan, dan penyimpanan. Pengguna dapat mengelola lingkungan komputasi perusahaan secara mandiri, tanpa harus mengelola fisik data center-nya. 

4. Platform sebagai Layanan PaaS 

Layanan PaaS umumnya memiliki visi untuk pengembangan dan peluncuran aplikasi, dengan adanya layanan cloud service, developer bisa membangun, menguji, dan meluncurkan aplikasi tanpa harus mengkhawatirkan aspek infrastruktur. 

5. Skalabilitas 

Layanan cloud memungkinkan pengguna untuk dengan mudah menyesuaikan sumber daya yang perusahaan Anda gunakan, hal ini memungkinkan Anda untuk bisa mengurangi dan meningkatkan kapasitas sesuai dengan kebutuhan yang berubah. 

6. Kolaborasi 

Dengan akses online yang lebih mudah dan cepat, layanan cloud service Indonesia juga bisa mendukung kolaborasi tim yang lebih baik, tim yang berada di lokasi yang berbeda dapat bekerja sama pada proyek secara real-time. 

7. Backup dan disaster recovery 

Layanan cloud service juga sering digunakan untuk membuat salinan cadangan data yang penting. Jika, terjadi bencana atau kegagalan hardware, data dapat dipulihkan dengan mudah. 

Jenis-Jenis Layanan Cloud Service Provider Indonesia

Di Indonesia, ada tiga jenis layanan cloud service yang bisa Anda jumpai, umumnya masing-masing jenis ini juga menyajikan cara yang berbeda dalam mengakses dan memanfaatkan sumber daya teknologi. Berikut adalah jenis-jenis layanan cloud Indonesia yang umum ditemukan dan bisa Anda gunakan: 

1. Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS) 

IaaS akan menyediakan akses ke infrastruktur dasar dalam berbentuk virtual, seperti server, jaringan, dan penyimpanan. Pengguna dapat mengelola dan mengkonfigurasi elemen infrastruktur sesuai kebutuhan perusahaan tanpa harus memikirkan hardware. 

2. Platform sebagai Layanan (PaaS) 

PaaS adaalah sebuah server pengembangan dan penyebaran aplikasi yang disediakan melalui cloud. Ini mencakup lingkungan software, perpustakaan, dan alat pengembangan yang memungkinkan developer untuk fokus pada pembuatan aplikasi tanpa harus khawatir mengenai infrastruktur. 

3. Perangkat Lunak sebagai Layanan (SaaS) 

SaaS adalah model di mana aplikasi software akan disediakan melalui internet. Pengguna dapat mengakses aplikasi melalui browser web tanpa perlu menginstal atau memelihara perangkat lunak tersebut secara lokal, contoh SaaS adalah email berbasis web, aplikasi kolaborasi, dan CRM. 

Rekomendasi Layanan Cloud Service Indonesia 

Sebagai salah satu layanan cloud service Indonesia, Zettagrid Indonesia adalah penyedia layanan cloud server atau cloud computing yang sudah memiliki sertifikat internasional dan menyediakan berbagai produk canggih dan unggul untuk kebutuhan infrastruktur, server, hingga keamanan cloud. 

Zettagrid Indonesia yang memiliki aturan kepatuhan ISO 27001, ISO 9001, dan PCI DSS yang dapat melindungi data dan informasi bisnis dengan aman, sehingga Anda tidak perlu khawatir ada kebocoran data

Alasan Memilih Zettagrid Indonesia sebagai Layanan Cloud Service Provider Indonesia

Selain sudah memiliki sertifikat internasional dan memiliki pengalaman dalam bidang cloud server, ada beberapa alasan yang perlu Anda ketahui sebelum memilih Zettagrid Indonesia sebagai salah satu layanan cloud computing yang bisa Anda pilih, yaitu sebagai berikut: 

1. Biaya yang Dapat disesuaikan 

Zettagrid Indonesia memberikan akses penuh bagi Anda untuk melakukan kustomisasi pada virtual server sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda, sehingga pembayarannya akan sesuai dengan resource yang akan perusahaan Anda pilih atau gunakan, untuk menentukan biaya layanan server, Anda bisa mencoba langsung menghitungnya pada laman ini. 

2. Bill Pembayaran Sesuai 

Dengan adanya kebebasan bagi Anda untuk memilih resource apa yang akan dibutuhkan oleh perusahaan Anda, tentunya Anda akan menerima billing sesuai dengan yang Anda gunakan dan sudah Anda prediksi tanpa adanya bill shock. Zettagrid Indonesia juga memberikan kemudahan dalam penggunaan layanan cloud Zettagrid dengan biaya yang tidak kompleks, tetapi Anda tetap bisa mendapatkan kualitas dan layanan yang terbaik. 

3. 100% Lokal 

Anda juga tidak perlu khawatir tentang keberadaan data center Zettagrid Indonesia, karena data center Zettagrid terletak di Indonesia khususnya Jakarta dan Cibitung dengan sertifikasi Tier 4. Kenyamanan dan keamanan penggunaan cloud Anda akan Zettagrid jamin dengan SLA 99.95%, serta akan dibantu backup 100% dengan tim support kami yang siap melayani Anda 24×7. 

Layanan Cloud Service Provider dari Zettagrid Indonesia

1. Virtual Data Center 

Layanan utama dari Zettagrid Indonesia adalah virtual data center, dengan proses provisioning singkat serta server yang sangat mudah dengan skalabilitas yang tinggi, virtual data center dapat bekerja sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda, dengan menggunakan Virutal Data Center Zettagrid Indonesia Anda juga akan terhindari dari biaya CapEx yang tinggi. 

2. Veeam Backup 

Untuk Anda yang memiliki bisnis yang berkaitan dengan teknologi, informasi, dan komunikasi melalui sebuah server, Veeam Backup menyediakan backup berbasis cloud khusus untuk virtual machine dan server on-premise Anda dengan menggunakan teknologi Veeam Cloud Connect. 

Dengan layanan ini, Anda dapat menyimpan salinan dari berbagai file atau database yang tersimpan dan terolah dari virtual machine atau server on-premise

3. Veeam Replication 

Veeam Replication adalah replikasi VM berbasis gambar dan sistem disaster recovery yang efisien dengan memanfaatkan teknologi Veeam Cloud Connect yang dapat memastikan tingkat ketersediaan yang tinggi dari aplikasi penting yang perusahaan Anda gunakan. 

4. Zerto Secondsite DR 

Dengan Zerto Secondsite DraaS, Anda bisa melakukan failback, failover dan disaster recovery dengan mudah hanya dengan satu klik, melalui layanan ini Anda akan mendapatkan redundansi untuk aplikasi dan data penting untuk bisa dipulihkan dengan cepat ketika terjadi situasi yang tidak diinginkan seperti bencana alam, kesalahan manusia, hingga adanya kerusakan pada infrastruktur fisik. 

5. Virtual Server 

Anda juga bisa menikmati layanan Virtual Private Server (VPS) yang memiliki kontrol, keamanan, dan visibilitas yang tinggi dan berlapis dengan teknologi VMware, VPS juga membuat Anda bisa membangun dan menjalankan aplikasi hanya dalam hitungan menit. Untuk informasi terkait layanan cloud computing dari Zettagrid Indonesia, Anda bisa mengunjungi langsung web Zettagrid di www.zettagrid.id atau hubungi sales kami di sales@zettagrid.id.

4 Manfaat Backup untuk Data Center

backup data center

Dalam menjaga data perusahaan atau pelanggan, sebaiknya Anda melakukan backup data untuk data center, karena alasan utama melakukan backup adalah Anda bisa melindungi data dari serangan siber, kerusakan hardware, atau juga virus.Ā 

Data center yang dimiliki oleh perusahaan tentunya memiliki peranan yang sangat penting dan krusial karena bisa berhubungan dengan sistem operasional perusahaan, data center akan menyimpan data yang berharga dan sensitif dengan cermat. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa Anda bisa saja kehilangan data dengan cepat, maka dari itu backup data menjadi sangat penting dalam menjaga integritas perusahaan. Dalam artikel ini, Anda bisa mengetahui beberapa manfaat yang diberikan backup untuk data center perusahaan. 

4 Manfaat Backup untuk Data CenterĀ 

1. Disaster Recovery Planning 

Bencana alam ternyata tidak hanya merusak bangunan secara fisik saja, tetapi juga bisa menyebabkan sebuah perusahaan kehilangan data, ketika bencana seperti banjir, longsor, gempa bumi, dan kebakaran melanda dengan besar bisa membuat data center rusak. Untuk menanggulangi situasi tersebut, backup & disaster recovery menjadi penolong utama.Ā 

Ketika Anda memiliki salinan data atau backup data yang tersimpan di lokasi yang aman seperti cloud computing, maka Anda dapat dengan mudah memulihkan data yang hilang atau rusak. Dengan adanya situasi ini juga, perusahaan bisa beroperasi dengan lancar dan cepat kembali. 

 2. Perlindungan terhadap Kehilangan Data 

Beberapa waktu lalu isu serangan malware meningkat, hal ini menjadi sebuah ketakutan yang cukup serius terhadap perusahaan karena data adalah aset berharga bagi perusahaan. Ketika ada serangan malware atau juga kegagalan dalam hardware di data center bisa membuat data terhapus dan hilang dengan cepat.Ā 

Namun, akan berbeda jika Anda sudah memiliki solusi backup untuk data center karena backup data yang dilakukan secara rutin akan membuat data center memulihkan data dengan akurat dan cepat, bahkan backup data juga bisa mengembalikan versi data yang lebih lama, sehingga Anda akan terhindar dari resiko kehilangan data. 

3. Keberlangsungan Bisnis yang Tidak Terputus 

Selain produk yang dimiliki oleh perusahaan, data juga menjadi aset yang sangat penting dan bisa merugikan bisnis jika Anda kehilangan data perusahaan, karena ketika kehilangan data, perusahaan akan kesulitan menjalankan operasi sehari-hari, memenuhi persyaratan kontrak, hingga memberikan layanan kepada pelanggan. 

Backup pada data center akan mengurangi resiko ini dengan cara memastikan ketersediaan data yang dibutuhkan dalam situasi darurat, sehingga bisnis And bisa tetap beroperasi dengan lancar tanpa mengalami penurunan produktivitas. 

4. Perlindungan dari Serangan Ransomware 

Ancaman ransomware memang menjadi hal yang perlu diwaspadai oleh setiap perusahaan, umumnya pelaku akan menggunakan teknik enkripsi data untuk mengunci data penting korban dan meminta tebusan untuk mengembalikan akses ke data tersebut.Ā 

Satu langkah yang tepat untuk menghindari serangan ransomware adalah dengan melakukan backup data secara teratur nantinya pusat data dapat memulihkan data yang terinfeksi oleh ransomware dan Anda tidak perlu membayar biaya tebusan tersebut, sehingga backup data memiliki peran penting dalam melindungi data sensitif dan penting sebuah perusahaan dari kerugian finansial. 

Backup data yang tepat bisa memastikan data center pulih dari bencana, terlindung dari ransomware dan kehilangan data, dan untuk menjaga keberlangsungan bisnis. Untuk itu, sudah saatnya Anda beralih ke solusi Backup dari Veeam yangĀ  merupakan salah satu layanan terbaik untuk melindungi data perusahaan dari serangan siber. Zettagrid Indonesia akan membantu Anda untuk memberikan solusi backup dan kebutuhan IT lainnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa melakukan konsultasi dengan tim kami melalui sales@zettagrid.id atau dengan mengisi form ini.Ā 

Perlukah Cloud Backup untuk Microsoft 365? Berikut Manfaatnya Bagi Perusahaan

backup microsoft 365

Dalam tren migrasi cloud, sudah banyak perusahaan yang menggunakan layanan Software-as-a-service (SaaS) seperti Microsoft 365, kemudahan yang diberikan oleh Microsoft 365 dalam layanan kolaborasi online menjadi salah satu faktor pendukung banyaknya perusahaan yang beralih ke Microsoft 365 untuk membuat, menyimpan, dan mendistribusikan data. 

Namun, masih banyak orang yang beranggapan bahwa tidak perlu untuk melakukan backup data pada layanan SaaS cloud, akan tetapi data yang dibuat dan disimpan dalam Microsoft 365 juga bisa hilang dan rusak karena berbagai alasan seperti kesalahan software karena adanya virus atau kesalahan dari penggunanya. Untuk itu, pentingnya melakukan cloud backup pada layanan Microsoft 365. 

Cloud backup pada Microsoft 365 bisa mengurangi kerugian data dari ancaman ransomware atau resiko kehilangan data lainnya. Jadi, jika ditanya apakah penting menggunakan cloud backup pada Microsoft 365? Jawabannya adalah iya, agar Anda bisa lebih yakin untuk menggunakan cloud backup tambahan pada layanan Microsoft 365, berikut empat manfaat dari penggunaan cloud backup pada Microsoft 365! 

Manfaat Cloud Backup Microsoft 365

1. Melindungi Data dari Kesalahan Pengguna 

Tidak hanya karena kesalahan software atau hardware saja yang bisa menyebabkan resiko dalam pengelolaan data, kesalahan dari pengguna juga bisa menjadi resiko yang cukup fatal seperti menghapus atau mengubah data yang tidak disengaja. 

Ancaman jika tidak menggunakan layanan backup pada Microsoft 365, tentunya hal tersebut bisa membuat data berubah atau hilang dan tidak bisa dipulihkan yang pada akhirnya menyebabkan kerugian yang cukup besar, berbeda jika Anda menggunakan cloud backup untuk Microsoft 365, Anda bisa memulihkan data yang rusak atau hilang akibat kesalahan pengguna dengan cepat. 

2. Melindungi Data dari Serangan Ransomware 

Serangan ransomware menjadi serangan yang cukup serius bagi sebuah perusahaan, serangan ini juga bisa mengenkripsi data yang ada di Microsoft 365 dan pelaku tidak jarang meminta tebusan yang besar untuk mengembalikan akses ke data tersebut.  

Namun, ketika Anda memiliki layanan cloud backup, Anda dapat memiliki salinan data dan juga memulihkan data yang terkunci tersebut tanpa membayar kepada penyerang. Backup data yang terpisah juga bisa melindungi integritas data dari serangan ransomware

3. Pemulihan Data yang Efisien 

Ketika terjadi bencana atau juga kegagalan dalam hardware yang digunakan, dengan menggunakan backup cloud pada Microsoft 365, Anda bisa memulihkan data dengan cepat dan efisien. Pemulihan tersebut bisa mengembalikan dokumen, kalender, kontak, dan juga email secara selektif. 

Pemulihan data yang efisien dan cepat juga bisa membuat bisnis Anda tetap beroperasi tanpa gangguan dan mengurangi downtime yang mahal. 

4. Menawarkan Fleksibilitas dan Skalabilitas 

Solusi backup cloud untuk Microsoft 365 akan menawarkan fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi dalam mengelola data perusahaan Anda, karena Anda bisa dengan mudah menyesuaikan kapasitas penyimpanan Anda sesuai dengan kebutuhan perusahaan. 

Selain itu, solusi cloud backup juga akan menyediakan fitur pencarian dan pemulihan yang canggih dan bisa memudahkan Anda untuk mengembalikan data yang dibutuhkan dengan cepat. 

Cloud backup untuk Microsoft 365 memberikan perlindungan tambahan untuk melindungi data Anda dari resiko kehilangan atau kerusakan. Anda bisa memilih Veeam Backup untuk Microsoft 365 yang disediakan oleh Zettagrid Indonesia. Layanan ini sudah termasuk exchange online, SharePoint Online, OneDrive for Business, dan Microsoft Teams. Untuk menemukan solusi backup yang tepat bagi perusahaan, Anda bisa melakukan konsultasi lebih lanjut dengan tim kami di sales@zettagrid.id atau dengan mengisi form ini

8 Cara Efektif Mencegah Kebocoran Data PerusahaanĀ 

cara mencegah kebcoran data

Saat ini, isu kebocoran data sedang marak terjadi, salah satu kasus yang belum lama terjadi adalah kebocoran data dari sebuah bank di Indonesia. Tentunya, hal ini dapat membuat kerugian yang cukup besar dan membuat data pelanggan yang seharusnya bersifat privasi tersebar tanpa keamanan yang tepat.  

Maka dari itu, setiap perusahaan harus mengetahui tentang bagaimanavcara efektif mencegah kebocoran data. Tapi sebelumnya, Anda perlu tahu apa saja penyebabnya. Dikutip dari situs UpGuard, ada enam penyebab kebocoran data yang sering terjadi, yaitu menggunakan password bawaan atau default password, kata sandi yang berulang, software yang rentan, kesalahan konfigurasi software, pencurian barang yang memiliki data sensitif dan penipuan melalui social engineering.  

Berikut langkah-langkah yang tepat untuk mencegah kebocoran data perusahaan bahkan data pribadi: 

8 Cara Mencegah Kebocoran Data PerusahaanĀ Ā 

1. Sadar akan Keamanan Data  

Langkah pertama dan wajib Anda terapkan untuk mencegah kebocoran data adalah dengan cara membangun kesadaran tentang keamanan data kepada seluruh pengguna atau karyawan perusahaan. Anda dan setiap karyawan wajib mengetahui dan memahami edukasi terkait ancaman keamanan, kebijakan penggunaan data, dan cara melindungi data sensitif untuk menghindari resiko kebocoran data.  

2. Enkripsi Data  

Cara mencegah kebocoran data yang kedua adalah mengenkripsi data sensitif, Anda bisa memastikan data penting yang dikirim melalui jaringan akan disimpan dalam perangkat terenkripsi yang memiliki keamanan yang tinggi.  

Dengan cara mengenkripsi data juga membuat data sensitif tidak bisa diakses tanpa sandi enkripsi yang sesuai.  

3. Hindari Situs Phising  

Metode phising berhubungan dengan kebocoran data dengan cara meretas untuk bisa mendapatkan akses ke data sensitif atau data pribadi. Anda bisa menggunakan aplikasi anti virus atau berhati-hati terhadap link yang dikirimkan oleh orang asing atau juga yang tidak tahu sumber jelasnya.  

4. Rajin Update Software  

Rajin melakukan update software ke versi terbaru merupakan cara untuk menghindari kebocoran data, karena dengan cara melakukan update ke versi terbaru keamanan software yang Anda gunakan akan semakin meningkat sehingga bisa terhindar dari kebocoran data oleh peretas.  

5. Mengatur Akses dengan Tepat  

Tidak semua karyawan dalam perusahaan Anda bisa mengakses data pelanggan atau pengguna, hal ini bertujuan untuk membatasi  akses data sensitif sehingga data hanya bisa diakses oleh orang-orang yang sudah memiliki tugas yang sesuai. Umumnya, hal ini juga dilakukan dengan cara membuat peraturan atau izin otorisasi yang ketat dalam sistem jaringan perusahaan Anda.  

6. Mengganti Password Secara Berkala  

Salah satu penyebab kebocoran data adalah menggunakan password bawaan dari situs atau aplikasi yang Anda gunakan, untuk mencegah hal tersebut Anda bisa mengganti password dengan isi yang sulit dideteksi dan menggabungkan huruf, nomor, dan juga karakter. Anda juga diharapkan tidak membuat password yang sama untuk berbagai akun.  

7. Menghindari Wifi Umum  

Saat ini wifi umum dengan mudah diakses oleh siapapun, bahkan ketika Anda pergi ke mall, cafĆ©, atau taman sekalipun Anda bisa dengan mudah mendapatkan akses wifi umum. Namun, hindari menggunakan wifi umum ketika akan mengakses situs perusahaan tempat Anda bekerja yang bisa memuat informasi tentang pelanggan perusahaan. Anda juga bisa mengaktifkan VPN ketika sedang mengakses internet apabila menggunakan wifi umum.  

8. Melakukan Backup Data  

Ketika kebocoran data terjadi umumnya banyak data yang bisa saja terhapus, untuk itu Anda juga perlu melakukan backup data. Hal ini bisa berguna bagi bisnis untuk membantu menjaga informasi data tetap aman dan terlindungi sekaligus.  

Untuk itu sudah sewajarnya bagi Anda untuk mencari pilihan backup data agar bisa melindungi data perusahaan dengan baik, salah satunya dengan memilih cloud backup. Layanan cloud backup bisa memberikan tingkat keamanan dan kenyaman yang tinggi, karena data Anda akan tetap terjaga dengan aman tetapi dapat diakses dengan mudah dan di manapun.  

Sebagai salah satu provider cloud di Indonesia, Zettagrid Indonesia menawarkan layanan cloud backup yang bisa membantu Anda melindungi data perusahaan. Dengan layanan Veeam Backup, Anda sudah bisa melindungi data yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dengan harga yang terjangkau. Anda bisa langsung menghubungi tim kami melalui sales@zettagrid.id.Ā 

Cara Mengamankan Bisnis Anda dengan Keandalan Backup Berbasis Teknologi Veeam

Sekilas Tentang Veeam 

Veeam Software merupakan perusahaan teknologi informasi yang bersifat swasta dan berbasis di Amerika Serikat, berdiri sejak tahun 2006, fokus utamanya adalah menyederhanakan proses backup untuk mesin virtual. Veeam menyediakan platform tunggal untuk memodernisasi proses backup, mempercepat penggunaan hybrid cloud, dan mengamankan data. 

Veeam Backup Komponen 

Berikut ini adalah beberapa fungsi utama dari Veeam Backup and Replication ( Selanjutnya akan ditulis VBR) : 

  • Backup 
  • Restore  
  • Replication
  • Continues Data Protection (CDP) 
  • Backup Copy 
  • Storage systems support 
  • Tape Device Support 
  • Recovery Verification 

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang bagaimana proses Backup dengan memfokuskan object backup pada server VM dengan virtualisasi VMware. Sebelum lebih jauh membahas perihal bagaimana cara kerja Veeam Backup, kita akan membahas terlebih dahulu mengenai komponen dari VBR itu sendiri. Infrastruktur Veeam Backup terdiri dari beberapa komponen penting yang bekerja bersama untuk menyediakan solusi perlindungan data baik yang tersimpan di local ataupun di cloud
 
Berikut ini adalah komponen-komponen dari Infrastruktur Veeam Backup

  1. VBR Server (komponen utama)  
  1. VBR Console (komponen utama) 
  1. Backup Repository (komponen utama) 
  1. Infrastructure servers dan Host (komponen utama) 
  1. Proxy Server (komponen utama) 
  1. External Backup Repository 
  1. VMware CDP Proxies 
  1. Scale-Out Backup Repositories 
  1. Guest Interaction Proxies 
  1. Gateway Servers 
  1. Mount Servers 
  1. Veeam Data Mover Service 
  1. Veeam vPower NFS Service 
  1. WAN Accelerators  
  1. Log Shipping Servers  
  1. Tape Servers 
  1. NDMP Servers 
  1. Veeam Backup Enterprise Manager. 
     

VBR Server:  Sebuah machine dapat berupa physical ataupun virtual (server/workstation) berbasis windows dimana VBR ter-install. Veeam backup server adalah komponen utama dalam sistem backup Veeam karena memiliki tanggung jawab untuk mengelola dan mengontrol seluruh infrastruktur backup lainnya. Pada machine backup server ini akan tersimpan konfigurasi backup. Saat ini, database yang mendukung penyimpanan konfigurasi backup Veeam pada VBR latest version adalah Microsoft SQL server dan PostgreSQL

VBR Console: sebuah machine yang menyediakan antarmuka atau GUI untuk mengontrol dan memudahkan pengelolaan serta pemantauan operasi backup. VBR server & VBR console dapat digabung atau dipisah pada proses installasinya. 

Backup Repository: adalah tempat penyimpanan data backup yang sesuai dengan kebutuhan. Penyimpanan ini bisa berupa disk lokal, storage area network (SAN), network-attached storage (NAS), atau penyimpanan cloud.  

Infrastructure servers dan Host:  adalah machine atau server yang akan dicadangkan baik data atapun sistemnya. 

Proxy Server: Proxy server bertindak sebagai perantara antara mesin source yang akan di-backup dengan repository penyimpanan. Proxy server melakukan proses transfer data antara sumber (mesin virtual) dan target (repository) menggunakan veeam data mover. Pada proxy server juga terjadi proses kompresi, deduplikasi, dan enkripsi data. 

Dalam menjalankan scenario Strategi Backup 3-2-1 Untuk Perlindungan Data, lokasi data backup dapat dikategorikan menjadi dua yaitu on-site backup dan off-site backup. 

On site Backup adalah metode backup di mana data hasil backup berada di lokasi atau site yang sama dengan source object yang di backup. sementara itu off – site backup adalah metode backup dimana data hasil backup berada di lokasi atau site yang berbeda dengan source object yang di backup

Secara sederhana komponen backup infrastructure untuk backup dengan object infrastruktur host server VMware pada Teknologi Veeam dapat di gambarkan sebagai berikut : 

On-site Backup 

Off-site Backup 

Veeam Backup Deployment Skenario 

Proses deployment Veeam Backup dapat dikategorikan menjadi dua metode yaitu Simple deployment dan advanced deployment. Pada simple deployment semua komponen deployment dipasang atau di-install pada satu machine yang sama. Sementara pada advanced deployment komponen backup infrastruktur di pasang atau di-install secara terpisah. Proses lanjutan skenario dari implementasi advanced deployment adalah distributed deployment. Distributed Deployment diterapkan pada environment yang lebih luas salah satu contohnya diterapkan pada service provider

Simple deployment 

Advanced deployment 

Distributed Deployment 
 

 
Job Backup pada Veeam 

Veeam Backup sangat mudah digunakan,  untuk dapat memiliki data backup dengan teknologi Veeam cukup dengan menjalankan simple deployment kemudian mengatur job backup. Secara rinci berikut tahapan singkat yang perlu dilakukan untuk menjalankan backup pada VBR server sampai data backup terbentuk. 

  1. Install VBR server dan VBR console.  
  1. Tambahan Backup Infrastruktur server dan host pada VBR console 
  1. Tambahan Backup Repository pada VBR console 
  1. Create Job Backup pada VBR console kemudian arahkan target backup pada Backup repository yang sudah ditambahkan 
  1. Tentukan jadwal pada bagian schedule backup agar job backup dapat berjalan secara otomatis. 
  1. Setelah job berjalan maka data hasil backup akan terbentuk pada Backup repository.

Cara kerja Veeam backup dengan object source VM pada vmware  

Proses terbentuknya data backup pada saat job berjalan melalui beberapa tahapan. Berikut secara rinci proses tahapan yang terjadi ketika job backup dengan VM pada virtualiasi VMware sebagai source berjalan: 

  • Pertama-tama pada saat job backup berjalan, VBR akan akan melakukan trigger untuk menjalankan proses veeam backup manager pada VBR server 
  • Veeam backup manager akan menjalankan step-step sesuai dengan parameter  dan konfigurasi job yang ter-store pada database. Selanjutnya Veeam backup manager akan membuat task job berdasarkan disk pada server yang dibackup, satu disk untuk satu task
  • Veeam Backup Manager melalui veeam backup service memastikan bahwa seluruh komponen yang di manage oleh  resouce scheduling tersedia kemudian akan menentukan backup proxy dan backup repository sesuai settingan job. 
  • Veeam backup manager memastikan koneksi terhubung antara veeam data mover di backup repository dengan veeam data mover di backup proxy untuk proses transfer data. 
  • Veeam backup manager akan mengumpulkan informasi server yang di-backup pada host infrastructure melalui veeam broker service.
  • VBR akan meminta host atau vCenter untuk menjalankan snapshot pada VM yang di backup, disk hasil snapshot pada VM akan menjadi read only. Semua perubahan data pada server selama proses backup berjalan akan tersimpan pada delta files. 
  • Veeam data mover  melalui veeam proxy akan membaca perubahan data pada disk hasil snapshot kemudian mengirimnya ke backup repository. Untuk full backup akan dikirimkan seluruh isi disk hasil snapshot sementara untuk incremental hanya perubahan blok data dari session job sebelumnya. 
  • Setelah semua proses dan data hasil backup terbentuk VBR akan meminta vCenter atau esxi host untuk mendelete snapshot yang sebelumnya terbentuk. 

Informasi mengenai cara kerja Veeam backup dapat juga diakses melalui link resmi Veeam

Zettagrid Indonesia sebagai salah satu cloud service provider yang menyediakan Veeam Backup dan Disaster Recovery telah terdaftar menjadi partner Platinum Veeam Cloud & Service Provider (VCSP) dan mendapatkan berbagai penghargaan, termasuk penghargaan Veeam Innovation, Veeam Launch Partner, dan, Veeam Cloud Provider Partner of the Year. Jika Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut silakan hubungi sales@zettagrid.id

(Artikel ini ditulis oleh: Angga Khalifah – Cloud Engineer Zettagrid Indonesia)

Pertahankan Bisnis dari Ransomware dengan Bussiness Continuity Plan

disaster recovery plan

Pertahankan Bisnis Dari Ransomware Dengan Bussiness Continuity Plan

Penggunaan teknologi informasi yang semakin meluas telah memberikan banyak manfaat bagi dunia bisnis. Namun, kecanggihan teknologi ini juga membawa risiko baru, salah satunya adalah serangan ransomware. Ransomware adalah jenis malware yang mengenkripsi data pada sistem komputer dan meminta tebusan agar data tersebut dikembalikan. Serangan semacam ini dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan, reputasi bisnis yang tercoreng, dan gangguan operasional yang serius bagi sebuah bisnis.

Untuk melindungi bisnis dari serangan ransomware, penting untuk memiliki Business Continuity Plan (BCP) yang baik. BCP adalah suatu rencana yang dibuat sebelum terjadinya bencana atau insiden keamanan untuk memastikan kelangsungan operasional bisnis. Dalam konteks ransomware, BCP harus mencakup strategi backup dan disaster recovery yang kuat. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan pentingnya backup dan disaster recovery dalam mempertahankan bisnis dari ransomware.

Penting Untuk Lakukan Backup Secara Berkala

Salah satu langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuat salinan data yang berkala. Backup rutin harus dilakukan untuk semua data penting yang ada dalam sistem bisnis. Data tersebut harus disimpan di lokasi yang terpisah dan aman, seperti server cadangan di lokasi fisik yang berbeda atau di cloud storage yang terenkripsi. Backup data yang dilakukan secara berkala akan memastikan bahwa versi terbaru dari data tersebut selalu tersedia dan dapat dipulihkan dengan cepat jika suatu saat terjadi serangan ransomware.

Namun, backup saja tidak cukup untuk melindungi bisnis dari serangan ransomware. Penting untuk memiliki rencana disaster recovery yang matang. Disaster recovery merupakan upaya selanjutnya untuk pemulihan dan pemulihan sistem yang terkena dampak serangan ransomware. Rencana ini harus mencakup langkah-langkah yang jelas dan terstruktur untuk mengembalikan sistem ke kondisi normal setelah terjadinya serangan.

Lihat juga: Nikmati layanan cloud & backup otomatis kami selama 14 hari

Melakukan Pemulihan Data dari Backup

Langkah yang harus dilakukan dalam disaster recovery adalah mengisolasi serangan dan menghentikan penyebarannya ke bagian lain dari sistem. Misalnya, dengan memutuskan koneksi jaringan yang terinfeksi atau mematikan komputer yang terkena dampak. Setelah serangan terisolasi, langkah berikutnya melakukan memulihkan data dari backup yang telah disimpan. Proses ini harus dilakukan dengan hati-hati dan memastikan bahwa data yang dipulihkan bebas dari malware sebelum diaktifkan kembali.

Selain itu, penting juga untuk melakukan evaluasi keamanan sistem secara berkala. Penilaian risiko keamanan yang terus-menerus akan membantu mengidentifikasi celah keamanan yang mungkin dapat dimanfaatkan oleh serangan ransomware. Dalam hal ini, peran tim keamanan informasi atau konsultan keamanan IT sangat penting. Mereka dapat membantu dalam mengevaluasi sistem yang ada, mengidentifikasi titik lemah, dan merekomendasikan langkah-langkah perbaikan yang sesuai.

Melakukan Pelatihan dan Sosialisasi

Tidak kalah pentingnya, langkah berikut perlu dilakukan juga dalam menjalankan sebuah bisnis adalah melakukan pelatihan dan sosialisasi kepada seluruh karyawan mengenai ancaman ransomware dan langkah-langkah pencegahan yang harus diambil. Karyawan harus diberikan pemahaman yang baik tentang serangan ransomware dan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam melindungi bisnis dari serangan tersebut. Ini termasuk kebijakan penggunaan email yang aman, tindakan pencegahan yang harus diambil saat mengunduh lampiran atau mengklik tautan yang mencurigakan, serta pentingnya melaporkan segera jika ada kejadian yang mencurigakan.

Dalam menghadapi serangan ransomware, waktu adalah faktor yang sangat krusial. Semakin cepat respons diberikan, semakin baik peluang pemulihan dan semakin sedikit kerugian yang mungkin dialami oleh bisnis. Dengan adanya BCP yang mencakup strategi backup dan disaster recovery yang efektif, bisnis dapat dengan cepat mengembalikan sistem ke kondisi normal dan meminimalisir dampak serangan ransomware.

Agar Anda dapat mempertahankan bisnis dari serangan ransomware, penting untuk tidak mengandalkan hanya satu lapisan pertahanan. Selain backup dan disaster recovery, langkah-langkah pencegahan lainnya seperti penggunaan perangkat lunak keamanan yang mutakhir, pembaruan sistem secara teratur, dan pemantauan yang ketat terhadap aktivitas jaringan juga harus dilakukan.

Maka dari itu, mempertahankan bisnis dari serangan ransomware adalah tugas yang tidak bisa diabaikan. Dengan mengadopsi Business Continuity Plan yang baik, yang mencakup strategi backup dan disaster recovery yang efektif, bisnis dapat mengurangi risiko kerugian akibat serangan ransomware. Backup rutin, disaster recovery yang terstruktur, evaluasi keamanan sistem, pelatihan karyawan, dan langkah-langkah pencegahan lainnya adalah langkah penting yang harus diambil untuk melindungi bisnis dari ancaman ransomware. Dengan pendekatan yang komprehensif, bisnis dapat tetap beroperasi dengan lancar dan mempertahankan reputasi mereka di tengah serangan ransomware yang semakin kompleks.

Itulah pentingnya untuk menurunkan risiko apabila terjadi serangan ransomware. Dengan pemulihan yang cepat dan andal merupakan bagian integral dari keseluruhan proses respons insiden keamanan siber dan harus direncanakan dengan matang seperti arsitektur keamanan yang lain. Oleh sebab itu, dengan solusi pencadangan yang terjamin keamanannya dapat meminimalisir kehilangan data krusial perusahaan dan menjadi garis pertahanan terakhir untuk Anda.

Cloud Backup dan Disaster RecoveryĀ merupakan salah satu layanan yang tepat dalam membantu Anda menghadapi serangan kejahatan yang ada di dunia maya. Jika Anda berniat untuk menggunakan solusi backup maupun kebutuhan IT lainnya, Zettagrid Indonesia dapat membantu Anda. Lakukan konsultasi langsung dengan tim kami melalui sales@zettagrid.id atau hubungi melalui form ini.

100 TB Object Storage Gratis Khusus untuk Anda šŸ„³

Happy World Backup Day!

Seiring dengan kemajuan teknologi, jumlah data di seluruh dunia juga semakin meningkat. IDC memperkirakan bahwa pada tahun 2025, jumlah data dapat mencapai 175 ZB (1 ZB = 1 miliar TB). Hal ini membuat perusahaan memerlukan solusi mutakhir dengan melakukan penyimpanan dan pencadangan data.

Featured image - Object Storage "Promo World Backup Day"

Dalam rangka Hari Cadangan Data Sedunia yang jatuh setiap tanggal 31 Maret, Zettagrid Indonesia memberikan promo spesial untuk Anda berupa

100 TB ARUPA OBJECT STORAGE GRATIS!

Object Storage adalah layanan penyimpanan dan pengambilan object yang tidak terstruktur menggunakan suatu web API, manfaatnya meliputi, memiliki keandalan yang tinggi atau highly reliable, bebas biaya CapEx, sehingga hanya perlu mengeluarkan biaya OpEx sesuai kebutuhan.

Pasti akan bermanfaat untuk menunjang bisnis Anda, yuk langsung saja klik di sini untuk dapatkan promonya! šŸ¤©

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di sales@zettagrid.id atau teleponĀ +62-21-2789-9962.

Sambut Ramadan dengan Paket Combo Cloud dari Zettagrid!

Promo Special Ramadan dari Zettagrid Indonesia

Marhaban ya Ramadhan!

Mari sambut bulan Ramadan penuh berkah dengan promo spesial Paket Combo”Ā dari Zettagrid Indonesia! šŸ¤©

Sebagai penyedia layanan cloud computing lokal Tier IV, Zettagrid Indonesia memberikan promo Ramadhan berupa paket combo cloud yang diperuntukkan dalam menunjang kebutuhan IT bisnis Anda.

Banner image - Sambut ramadan dengan paket combo dari zettagrid!

Kapan lagi berlangganan cloud server, Anda dapat bonus shopping voucher, smartphone, hingga motor listrik?* Ayo, jangan sampai terlewatkan promo spesial Ramadan yang berlaku mulai dari 22 Maret – 22 April 2023. Klik di sini untuk dapatkan promonya ya.

Hubungi kami di sales@zettagrid.id atau telepon ke +62-21-2789-9962 untuk informasi lebih lanjut terkait promo.

*syarat & ketentuan berlaku

4 Langkah Mencapai Strategi Backup yang Efektif

Featured image - langkah mencapai strategi backup yang efektiff

4 Langkah Mencapai Strategi Backup yang Efektif

Seiring perkembangan zaman, teknologi semakin canggih dengan adanya kemampuan menyimpan data-data penting di suatu tempat dan tidak perlu menggunakan alat penghubung apapun untuk memindahkan datanya. Tempat penyimpanan tersebut dikenal dengan sebutan cloud computing. Penggunaannya tentu sudah tidak asing lagi bagi para pelaku bisnis dan berbagai organisasi lainnya. Namun, bagaimana data kita dapat tetap aman dan tidak mudah hilang?

Anda harus mengetahui bahwa data-data tersebut dapat disalin atau di backup sehingga tidak mudah hilang atau rusak. Oleh karena itu, jika Anda memiliki perusahaan dengan sejumlah data penting dan krusial, sudah seharusnya Anda harus memiliki rencana backup data yang efektif. Jika Anda belum memiliki rencana atau strategi agar data perusahaan Anda aman, mulailah merencanakan hal tersebut dari sekarang. Berikut ini kami berikan penjelasan terkait bagaimana membuat strategi Backup data yang efektif dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Terapkan Strategi Backup 3-2-1Strategi backup 3-2-1 dapat menjadi hal pertama yang dapat dilakukan jika Anda ingin melakukan backup data yang efektif. Apa itu strategi backup 3-2-1? Strategi yang memiliki tiga salinan dari data total Anda. Dua diantaranya disimpan di lokal tetapi pada tempat yang berbeda sedangkan satu salinannya ditempatkan di offsite atau seperti cloud.Apa yang tersimpan pada komputer pribadi Anda menjadi data pertama yang perlu di Backup di medium berbeda. Untuk mengakalinya, Anda dapat menggunakan external Hard Drive sebagai tempat menyimpan salinan kedua dari data bisnis Anda. Bahkan, Anda juga dapat menggunakan solusi Backup seperti Cloud Backup sebagai offsite untuk menyimpan salinan ketiga dari data bisnis Anda. Dengan demikian, salinan data ketiga yang terletak di offsite tersebut akan disimpan di data center.
  2. Implementasikan Backup pada Public CloudLangkah yang kedua yaitu Anda dapat mengimplementasikan backup data pada Public Cloud. Bisnis juga memerlukan tahap implementasi agar strategi yang dijalankan efektif. Public Cloud adalah layanan yang dikirimkan melalui jaringan internet, yang dapat digunakan dan dibagikan ke seluruh penggunanya. Layanan ini merupakan layanan yang cukup populer dalam cloud computing. Layanan ini memiliki keunggulan skalabilitas yang tinggi dan efisien. Skalabilitas yang tinggi dapat menampung berbagai metadata dengan berbagai format.
  3. Gunakan Layanan Cloud yang Menjamin Keamanan Data Pelanggan
    Sebelum memilih layanan untuk mem-backup data bisnis Anda, pastikan Anda mencari tahu terlebih dahulu layanan cloud yang ingin digunakan. Pastikan layanan cloud memiliki jaminan keamanan data bagi pelanggan. Keamanan data pelanggan menjadi hal yang sangat krusial bagi pengguna layanan cloud. Jika tidak ada sertifikasi keamanan yang memadai maka data Anda berkemungkinan dapat diretas bahkan dapat menimbulkan kebocoran pada data bisnis
  4. Jadwalkan Sistem Backup bisnis AndaSebagai langkah terakhir, Anda dapat menjadwalkan sistem Backup bisnis Anda. Penjadwalan backup ini merupakan hal yang penting bagi bisnis Anda karena dengan melakukan penjadwalan secara berkala Anda akan lebih tenang apabila terjadi hal-hal yang tidak terduga. Hilangnya data bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, apalagi saat terjadi bencana, kita tidak dapat memprediksi hal tersebut. Oleh karena itu, penjadwalan data backup secara rutin dan berkala sangat diharuskan. Jika bencana terjadi dan data backup tidak dijadwalkan secara rutin, maka Anda akan mengalami kesulitan dalam memperoleh data yang hilang tersebut.

    Langkah-langkah yang sudah dirangkum di artikel ini, dapat Anda terapkan untuk untuk mencapai strategi Backup yang efektif. Gunakanlah layanan backup yang dapat mengumpulkan, menyimpan, dan mengelola data secara cepat dan andal tetapi data Anda tetap aman dan terlindungi.

    Mengingat pentingnya backup data bagi sebuah bisnis, sebagai provider cloud local yang menyediakan layanan cloud backup, Zettagrid Indonesia dapat membantu Anda menyelesaikan masalah tersebut. Arupa Object Storage merupakan salah satu layanan cloud yang terjamin kualitasnya, layanan ini dapat dijadikan solusi untuk memenuhi kebutuhan Backup bisnis Anda.

    Dengan menyediakan infrastruktur yang High Availability dan penyimpanan data yang fleksibel, bisnis dapat dengan mudah menampung solusi dan data backup. Anda dapat merasakan langsung keuntungan menggunakan Object Storage di Zettagrid dengan melakukan redeem voucher cloud credit sebesar IDR 3,000,000 bagi Anda yang tertarik mencoba layanan tersebut dengan menghubungi tim Zettagrid melalui sales@zettagrid.id.