Posts

Integrate Your NAS Backup with The Cloud

How to Integrate NAS Backup to the Cloud

Integrate Your NAS Backup with The Cloud

Penggunaan Network Attached Storage (NAS) telah menjadi pilihan bagi banyak perusahaan seperti solusi NAS yang dikeluarkan oleh Synology dan QNAP. Namun, seiring dengan tingginya pertumbuhan  jumlah data yang disimpan dalam NAS, maka risiko kehilangan data pun semakin besar, misalnya jika terjadi kerusakan pada perangkat, kehilangan data akibat human error, virus atau malware, maupun bencana yang tak terduga. Untuk itu, anda memerlukan proteksi yang lebih baik, salah satunya dengan melakukan backup untuk NAS anda ke cloud.

Temukan caranya di webinar “Arupa Expert Talks: Integrate Your NAS Backup with The Cloud”.

Hari/Tanggal: Kamis, 16 Desember 2021

Pukul: 14.00 – 16.00 WIB

Di Zoom

Link registrasi: bit.ly/arupaexperttalks1

Narasumber: Ferriyanto Suryanto – Direktur Exalogi

Moderator: Bobby Sidharta – Project Manager Arupa Cloud Nusantara

Daftar sekarang dan dapatkan e-certificate gratis dan kesempatan untuk memenangkan shopping voucher ratusan ribu rupiah.

 

 

Object Storage Mencegah Risiko Ransomware, Bagaimana Caranya?

mencegah risiko ransomwareObject Storage Mencegah Risiko Ransomware, Bagaimana Caranya?

Pernah terbayang jika bisnis Anda diserang ransomware? Pastinya ini akan membuat perusahaan ketar-ketir mengingat akses ke sistem dan data bisnis tiba-tiba terenkripsi. Apalagi jika data tersebut berhubungan langsung dengan operasional dan layanan pelanggan, bisa-bisa kedua sistem ikut terhenti hingga  berdampak kepada kerugian serta turunnya reputasi perusahaan.

Dari pada menunggu itu terjadi, alangkah baiknya bisnis mempersiapkan solusi yang tepat untuk mencegah risiko ransomware. Memanfaatkan Object Storage untuk menyimpan data backup bisa menjadi pilihan untuk perusahaan, apabila telah memiliki aplikasi atau solusi backup untuk mencadangkan data.

Dengan menempatkan data backup di Object Storage, bisnis tidak hanya dapat meminimalisir kehilangan data akibat human error, tetapi juga mencegah risiko ransomware yang dapat terjadi kapan saja.

Baca juga: Cara Menentukan Object Storage untuk Bisnis Anda

Lalu, mengapa bisnis perlu menggunakan Object Storage untuk melindungi data dari ransomware?

mencegah risiko ransomware

(Sumber: glegorly dari Getty Images Signature)

Teknologi saat ini telah cukup berkembang, begitu pula kemampuan para penggunanya. Terkadang, berkembangnya kemampuan ini sering dijadikan segelintir orang untuk berbuat jahat. Salah satunya saja pelaku serangan siber ransomware.

Di masa kini, kasus pelaku ransomware tidak hanya menargetkan sistem dan data utama bisnis saja, tetapi data backup pun ikut diincar. Mereka tahu, dengan menargetkan  data backup selain data produksi ini, akan memungkinkan mereka untuk menginfeksi dan melumpuhkan sistem secara keseluruhan. Ketika data backup bisnis mulai disusupi, pelaku memiliki lebih banyak ruang dan pengaruh untuk memaksa korban membayar tebusan.

Memanfaatkan Object Storage dengan fitur Object Lock bisa menjadi pilihan untuk bisnis dalam melindungi data backupnya. Dengan fitur satu ini, data backup yang telah tersimpan di Object Storage tidak mudah diubah atau dihapus hingga waktu tertentu oleh berbagai pihak. Sekalipun oleh tim departemen IT Anda.

Baca juga: Keunggulan Object Storage untuk Backup Data

Apa itu Object Lock pada Object Storage?

Menurut Backblaze.com, Object Lock merupakan fitur perlindungan untuk data backup di Object Storage yang bertujuan untuk mencegah perubahan maupun penghapusan file oleh pihak manapun. Untuk menggunakan fitur pada Object Storage satu ini, bisnis harus memiliki aplikasi backup tertentu yang kompatibel dengan S3 Browser, seperti salah satunya Veeam Backup. Jadi, jika bisnis Anda memiliki aplikasi backup tersebut, bisnis dapat mengaktifkan Object Lock dan menentukan lama waktu suatu object yang harus dikunci pada Object Storage.

Object Lock memungkinkan Anda untuk menyimpan Object menggunakan penulisan apapun. Artinya setelah ditulis, data tidak dapat diubah atau dihapus untuk jangka waktu tertentu. Tidak perlu khawatir akan adanya manipulasi, penyalinan, enkripsi, perubahan, atau penghapusan file selama waktu tersebut, karena Object Lock mampu mencegah siapapun untuk melakukan beberapa hal tadi, termasuk pemilik file hingga pelaku serangan ransomware.

Perlukah menggunakan Object Lock pada Object Storage untuk mencegah risiko ransomware?

Menggunakan Object Lock untuk melindungi data dan file Anda, berarti tidak seorang pun dapat mengedit, mengenkripsi, dan menghapus keduanya. Itulah mengapa, memanfaatkan fitur ini sangat penting untuk meminimalisir risiko serangan ransomware, mengingat data yang tersimpan tidak bisa disentuh oleh pihak manapun, termasuk pemilik data dan pelaku ransomware. Dengan demikian, fitur satu ini memberikan perlindungan yang sangat efektif terhadap risiko ransomware.

Arupa Object Storage dilengkapi fitur Object Lock untuk mencegah risiko ransomware

Arupa Object Storage (AOS) menyediakan fitur Object Lock untuk membantu Anda melindungi data backup dari serangan ransomware. Kompatibel dengan S3 Browser, ini memudahkan bisnis yang telah memiliki solusi backup dengan kompatibilitas yang sama untuk menyimpan data backup-nya di AOS. Sehingga, Anda dapat dengan mudah menciptakan data backup yang “immutable” atau tidak dapat diubah, dan mencegah risiko ransomware.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang Arupa Object Storage atau solusi cloud lainnya, Anda dapat menghubungi kami di sini atau ke sales@zettagrid.id.

 

Protect Fintech Data With 5 Functions of Veeam Backup

Protect Fintech With 5 Functions of Veeam Backup

As a pandemic COVID-19 spread to almost all over the world, the demand for digital channels for payment, credit, business, and general cybersecurity, has accelerated. This can’t be said with no reason, of course, but technology has played a key role to grant loans and monitor the financial health of many individuals and SMEs. Therefore, it is not a surprise anymore to see if financial technology (fintech) and credit analytics will be crucial drivers of change in the future.

However, as a massive digital transaction has been made by users, it places Fintech as a vulnerable industry to be attacked by all kinds of cyber threats, including ransomware. It can be said as Fintech has personal or commercial financial and superannuation information. So, if the organization doesn’t have any proper protection or security system, ransomware may infect fintech IT systems as long as there’s a vulnerable gap in its IT system.

Implementing Veeam Backup can be the solution to protect Fintech data. Veeam prides itself on being in the front lines, fighting the good fight against ransomware, and protecting important data kept by the fintech. It offers transparent and actionable strategies on how to educating employees, rotating backup copies across several locations, and leveraging cloud options for making backups practically immutable.

Besides that, Veeam also has five functions that can protect fintech from a ransomware attack. Read those below here:

Protecting backup data from attack

protect fintech

(Source: juststock from Getty Images)

Air-gapped or “immutable” backups offer a powerful technique for being resilient against ransomware and other threats. Enabling a replica of its backup, stored out of reach from cyber attacks, utilizing controls that ensure deletions or changes cannot happen without strict multi-level approvals.

Veeam’s Scale-out Backup Repository (SOBR), partnered with Capacity Tier (also known as Cloud Tier), enables an easy-to-use capability that writes backup data into object storage on any platform that supports it. So, it will protect fintech data.

Detecting ransomware

protect fintech

(Source: glegorly from Getty Images Signature)

Detecting ransomware attacks in their initial stages can be difficult. That’s why Veeam provides the ability to closely monitor and protect fintech IT environment and be aware of any suspicious or abnormal activity.

By analyzing CPU usage, datastore write rate and network transmit rate, Veeam can protect fintech by identifying if there are higher than normal amounts of activity on a particular machine. Not only that but when the alarm is triggered, this immediately notifies fintech to inspect the machine, look at the resource counters and determine for the organization whether the activity is normal. If it’s not, this is a good indicator that more steps should be taken to determine if ransomware is the actual cause.

Ensuring ransomware-free backups

protect fintech

(Source: kaptnali from Getty Images)

Viruses can be undetected and dormant in IT current systems and ready to pounce. If this occurred to the organization, fintech can use the power of Veeam backup and root out ransomware threats before they attack. Not only that, but fintech also can keep ransomware out for good with an automated step to scan the backup for malware.

Restoring guaranteed virus-free workloads

protect fintech

(Source: Wavebreakmedia from Getty Images)

Viruses can be undetected and lay dormant in older backups. Therefore, fintech has to make sure it can protect itself. Secure Restore enables a complete anti-virus scan of its backups when restoring. Having access to the latest virus definitions helps safeguard against previously unknown viruses. That’s why it will protect fintech by providing greater confidence that dormant threats won’t be reintroduced back into the environment.

Testing workloads securely

(Source: peshkov from Getty Images)

Unsure of a current workload? Suspect that it may be infected? No worries! Fintech can restore the data into a fully secured and isolated environment to test. By tapping into the power of Veeam to restore data, workloads and applications may into a fully isolated virtual sandbox environment. Test for cyber threats and other issues while performing potential remediation activities – without impacting any production system. So, it will protect fintech data against ransomware.


Zettagrid Indonesia is a Cloud Service Provider in Indonesia that provides Infrastructure as a Service (IaaS) such as VMware Virtual Data Center, VMware Virtual Server, Veeam Backup, and so on. If you have any questions related to our solution, you can reach us here or through sales@zettagrid.id.