Posts

3 Risks That Weighing Your Business After Data Loss in Office 365

3 Risks That Weighing Your Business After Data Loss in Office 365

3 Risks That Weighing Your Business After Data Loss in Office 365

By: Gita Gisela

According to Medcom.id, Microsoft Office 365 now has 258 million users around the world. In additional, this fact showed that people now already using cloud as the solution to enhances their activities in this digital era.

Although Microsoft Office 365 offers features that allowed workforce to move faster, it does not mean disaster could not be found on its system. If you think this cloud has a secure system to protect all the critical data in Office 365 from disaster, then you are wrong. According to Veeam, over 1000 IT Pros surveyed, 81% of users experienced data loss in Office 365. Ranging from simple user error to major data security threats. So, what will happen if the enterprises lost its critical data in office 365?

Of course, there’s consequences that need to be faced. Therefore, enterprises need a back up solutions and Disaster Recovery (DR) that can reduce impact from the accident. These are some risks you need to know when your company experienced data loss in Office 365 without having any back up and DR system:

  1. Losing Data Permanently

Have you ever thought about going to work in the morning, then suddenly you find out that you suddenly lost your critical data in Office 365? Some of those critical data you have lost, might still can be saved if your company has a data back up system. But if it doesn’t, the company has to be prepared for losing data permanently. Which it means, this could impact to your business operations.

  1. Expensive

Not having a data back up system doesn’t mean that there is no other way to get back the data you have lost. Of course, company can still find the alternative ways to restore deleted and corrupted data from system. One of them, by using a premium recovery software that sold on the market. However, this methode has a complex process and spend a lot of money. Plus, not all kind of files can be restored. So, the best way that can be done in preventing data loss in Office 365 is by using a reliable data back up system. Not only to efficient the process, but also to save costs.

  1. Wasting time

Imagine, when the company needs to move forward, suddenly various important data that support its business continuity have lost in Office 365 by a virus. Meanwhile, your company don’t have a data back up system, so it needs to recreate the critical data as same as the first ones. It definitely will take several days even to several months to recreate, depending on how much business the company runs. Therefore, this methodes will obstruct a company development in running its business.

So, could you imagine if you lost your critical documents on Office 365? How to prevent this accident? Stay update with us to find the solution with Veeam Office 365 Backup on Zettagrid.

Contact us to be the first customer who tries Veaam Office 365 Backup on Zettagrid send us e-mail at sales@zettagrid.id.

5 Common Causes of Data Loss in Office 365

data loss in office 365

5 Common Causes of Data Loss in Office 365

 

Nowadays, we could see that lot of companies start moving its IT workload to the cloud. Beside the trusted security system, cloud is more user friendly and easy to set up. Furthermore, it allows workforce to move faster, collaborate across business, and reduce operational costs for the company.

One of the most popular cloud categories that usually use for business is Software as a Service (SaaS), for example Office 365 by Microsoft.  Office 365 offers various features, from e-mail, cloud apps, until file sharing. Even though people think that it is secure enough, do you know that companies could also lost their data on Office 365?

data loss in office 365

This data loss caused by several common reason such as; Human error, Virus or malware, Software Corruption, Overwritten Data, and Hacker attack. Read on the 5 common causes of Data Loss in Office 365:

Human error

Human error that mostly happened is accidental deletion within Office 365. It is almost happened to users unintentionally deleted important e-mails, documents, or any other critical data in Office 365.

A common reason why users inadvertently deletes their data is because they think it is no longer needed. But after sometimes they will need in again suddenly for some reasons.

Or also they forget click the wrong button and could not get the data back before they realized it.

Virus or malware

Veeam stated that Malware and viruses have done serious damage to organizations globally in just the past year alone unexceptionally for Office 365. Even Office 365 has protection against malware, but it does not guarantee that they could detect every infection.

Software corruption

Software Corruption is one of the big cause of data loss. For example, if users want to Install or update the Office 365 and then the system suddenly have problem, and the data lost the second after.

Overwritten data

Office 365 does remind its users when their workload is almost full. But it is not enough protection against the risk of overwritten data. Users could lost their oldest e-mail, data, documents, or any critical data if their data space is not enough anymore.

External attack

It is true that technology growth is faster than we think and bring a lot positive changes in our life. In other hand, it is also bring negativity, one of them is hacker. It is possible for Office 365 to get attacked by hacker. For example, if there is a phishing e-mail and then the user click it and hacker could remove the data easily after.

So, could you imagine if you lost your critical documents on Office 365? How to prevent this accident? Stay update with Zettagrid to find the solution with Veeam Office 365 Backup on Zettagrid.

Contact us for more information aboutt Veaam Office 365 Backup on Zettagrid send us e-mail at sales@zettagrid.id or click here.

7 Alasan Mengapa Arupa Cloud Desktop Menjadi Solusi Tepat Saat WFH

Cloud Desktop

7 Alasan Mengapa Arupa Cloud Desktop Menjadi Solusi Tepat Saat WFH

Melonjaknya jumlah pasien positif COVID-19 masih menjadi perhatian bagi pemerintah Indonesia dalam mengatasi pandemi. Sampai sore ini (04/08/20) Satgas COVID-19 menyatakan angka kasus kematian di Indonesia lebih tinggi dibanding angka kematian global per 3 Agustus. Persentasenya kini di angka 4,86 % sementara global berada di 3,79% (detik.com). Berbagai cara pun dilakukan untuk menekan angka penyebaran virus, salah satunya dengan mengimbau kebijakan work from home (WFH) yang diperuntukkan bagi beberapa sektor usaha.

Perusahaan yang terbiasa menjalankan operasional bisnis secara konvensional, kini harus beralih kepada sistem digital demi meminimalisir penyebaran virus. Tak hanya itu, memonitor kegiatan user atau karyawan yang bekerja dari rumah juga perlu dilakukan agar produktivitas kerja dapat tetap terjaga. Sehingga, hal tersebut memerlukan sistem IT yang berguna dalam mengefisiensi operasional dan produktivitas perusahaan selama WFH.

Arupa Cloud Desktop (ACD) bisa menjadi solusi Anda dalam menjalankan perusahaan selama WFH. Dengan memberikan akses virtual kepada karyawan ke aplikasi dan data perusahaan, karyawan tetap dapat bekerja dimanapun dan kapanpun di bawah monitor perusahaan. Tak hanya itu, berbagai keuntungan pun bisa didapatkan dalam menggunakan ACD. Berikut keuntungan yang perlu Anda ketahui dalam menggunakan ACD selama menjalankan sistem WFH.

  1. Fleksibel Untuk Digunakan

Jika Anda kesulitan mengatur alih pekerjaan dari device perusahaan ke rumah, ACD bisa menjadi solusinya. ACD memberikan fleksibilitas bagi para pengguna yang dapat mengakses desktopnya kapanpun dan dimanapun. Cukup dengan melalui web browser yang dapat diakses melalui Operating System apapun dari berbagai macam device, Anda sudah bisa memfasilitasi karyawan agar dapat bekerja secara produktif.

  1. Memberikan Akses Perusahaan Dalam Memonitor User

Selama bekerja dari Rumah, Anda pasti berpikir bagaimana caranya agar kinerja user atau karyawan dapat tetap terjaga. ACD memberikan akses kepada pengusaha atau Human Resource (HR) untuk memonitor kinerja user selama bekerja di rumah. Pengusaha dapat mengetahui berapa jam user menggunakan desktopnya, hingga apa yang user kerjakan dalam desktop tersebut. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir lagi jika user tidak bekerja selama WFH.

  1. Dilengkapi Keamanan Berlapis

Dalam menggunakan sistem IT, risiko masih dapat ditemui. Salah satunya ialah kebocoran data. Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, ACD dilengkapi dengan keamanan berlapis dan terjamin. Seperti firewall, IDS/IPS, VPN, dan standar SSL Encryption yang umum digunakan dalam memproteksi keamanan sistem online banking dan secure payment.

  1. Tidak Memerlukan Pemindahan Data

Ketika menggunakan ACD, Anda tidak perlu lagi melakukan pemindahan data dari on-premise. Hal ini dikarenakan ACD akan bekerja sama persis dengan desktop atau aplikasi perusahaan. Sehingga, Anda tidak perlu lagi mengubah infrastruktur yang telah digunakan saat ini cukup dengan melakukan pelebaran network dari cloud Zettagrid ke environment on-premise serta melakukan training berkepanjangan untuk membimbing user dalam menggunakan ACD.

  1. Tidak Membutuhkan Waktu Lama Dalam Deployment

Jika Anda baru memutuskan untuk menggunakan ACD pada masa WFH ini, Anda tidak perlu lagi memikirkan berapa banyak waktu yang terbuang untuk deployment. Hanya beberapa jam saja, ACD dapat dideploy untuk digunakan langsung pada perusahaan.

  1. Meningkatkan Efisiensi IT

Anda tidak perlu khawatir mengenai berapa banyak biaya yang akan dikeluarkan ketika menggunakan ACD, sebab ACD diciptakan untuk meningkatkan efisiensi IT perusahaan Anda. Sehingga, perusahaan tidak perlu lagi melakukan investasi CapEx untuk pembelian hardware, lisensi software, dan implementasi. Anda juga dapat berlangganan tanpa komitmen jangka panjang dan membayar dengan menggunakan mata uang Rupiah. Dengan demikian, ketika US Dollar mengalami kenaikan biaya, berlangganan ACD akan tetap sama.

  1. Harga Kompetitif dan Penambahan user flexible.

Harga menjadi pertimbangan utama perusahaan dalam menentukan system yang akan digunakan untuk keberlangsungan jalannya perusahaan. Arupa Cloud Desktop dipricing berdasarkan tingkatan aplikasi yang dijalankan (lite,medium,Large) serta jumlah user yang menggunakan. Selain itu dalam penambahan dan pengurangan lisence dapat dilakukan dalam waktu yang relative cepat sebagaimana point no 5 mengenai waktu deployment ACD.

 

Masih penasaran dengan keuntungan lainnya yang ditawarkan oleh Arupa Cloud Desktop? Hubungi kami di sales@zettagrid.id atau contact kami disini.

Mengenal Backup Data Sebagai Solusi IT Perusahaan Anda

Backup Data

Mengenal Backup Data Sebagai Solusi IT Perusahaan Anda

Sampai hari ini, perkembangan ekonomi digital telah mengubah sistem berbagai bisnis menjadi lebih mudah, terotomatisasi, fleksibel, dan efisien. Hal ini tentu dapat terjadi dikarenakan kemajuan sistem teknologi digital yang mampu mendukung perjalanan bisnis secara optimal. Salah satunya dengan menggunakan teknologi cloud.

Tidak hanya berperan sebagai solusi infrastruktur digital bagi perusahaan, cloud juga dapat membantu meningkatkan efisiensi bisnis dengan mengurangi investasi CAPEX dan OPEX. Selain itu, cloud dapat dengan cepat dikembangkan dalam beberapa jam saja. Karena kecanggihannya tersebut, cloud bisa menjadi pilihan untuk mengefisiensikan operasional bisnis bahkan di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

Namun, mengoptimalkan operasional bisnis pun tidaklah cukup untuk masa sekarang. Back up data juga diperlukan demi mengembalikan data yang hilang maupun rusak (corrupt). Hal ini juga penting mengingat bencana baik yang berasal dari alam maupun ulah manusia bisa terjadi, sehingga memicu terjadinya kehilangan data.

Dalam talkshow “Zettagrid e-Techday vol.02: Simplify Your Back Up and Disaster Recovery with Veeam Cloud Connect” pada 30 Juli 2020, Daniel Santini, Senior Virtual Engineer Zettagrid Australia, menjelaskan alasan mengapa cloud bisa menjadi pilihan terbaik untuk mendesain strategi dalam melakukan backup data. Lalu, bagaimana cara merancang disaster recovery bagi perusahaan? Apakah penting bagi perusahaan untuk melakukan back up? Berapa kali perusahaan wajib melakukan back up data? Simak pertanyaan-pertanyaan tersebut dari penjelasan berikut untuk mengetahui gambarannya:

Bagaimana cloud mendukung kebutuhan perusahaan dalam melakukan backup data?

Infrastruktur IT pada dasarnya telah menyediakan berbagai tools untuk mencapai kebutuhan bisnis. Diantaranya adalah layanan berbasis hybrid cloud sebagai solusi backup data perusahaan.

Ketika merancang kebutuhan bakup data untuk perusahaan anda, anda pasti akan mempertimbangkan investasi waktu dan infrastruktur yang diperlukan. Contohnya,be rapa banyak waktu dalam menyiapkan server cadangan baru dan pengelolaan hardware, tempat penyimpanan khusus, biaya daya, penyimpanan di luar tempat, hingga VPN. Jika Anda memutuskan untuk menghilangkan fungsi dari beberapa fitur tersebut, tentu akan menghasilkan waktu dan banyak biaya bagi Anda untuk keperluan lain.

Untuk itu, cloud hadir memudahkan Anda dengan fitur jaringan dan hardware pada pengaturan on premises yang ada. Sehingga, pemasangan cloud tidak memerlukan waktu yang lama, jaringan VPN, atau leased line, dan biaya investasi hardware, karena telah dilengkapi resource yang fleksibel.

Seberapa penting perusahaan melakukan back up data?

Dalam melakukan optimalisasi bisnis, anda mungkin tidak mengingat banyaknya jumlah data yang dimiliki perusahaan, perangkat penyimpanan apa yang biasa digunakan, berapa nilai data, hingga kebutuhan akan keamanan data tersebut. Ketimbang menyalin solusi siap pakai yang tidak sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, cloud bisa menjadi pilihan yang tepat sebagai pendekatan khusus untuk setiap situasi. Sehingga, jika Anda perlu untuk melakukan backup data atau recovery data akibat bencana atau kehilangan data yang terjadi diluar keinginan anda. Anda bisa menggunakan cloud untuk mem-back up data hingga ke titik awal.

Berapa kali perusahaan wajib melakukan back up data?
Back up data biasanya dilakukan ketika hilangnya backup data yang terakhir dilakukan. Hal ini sangat penting untuk dilakukan demi mengingat banyaknya jumlah data yang hilang. Dalam beberapa kasus, kehilangan data yang dibiarkan selama berminggu-minggu mungkin akan baik-baik saja. Namun, untuk hilangnya beberapa data penting selama berminggu-minggu, tentu akan sulit untuk di backup atau diselamatkan datanya kembali.

Jika anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai sesi ini anda bisa menyaksikan tayangannya kembali pada akun Youtube kami disini. Dan jika anda tertarik dengan solusi Backup dan Disaster Recovery yang Zettagrid miliki, anda dapat menghubungi kami di sales@zettagrid.id atau klik disini

Avoid IT Disaster with Veeam Cloud Connect Backup and Replication

Veeam Cloud Connect

Avoid IT Disaster with Veeam Cloud Connect Backup and Replication

A highlight from Zettagrid e-CloudTalk vol.03: The Cloud for Digital Business Era

It is true that technology has change rapidly and move people physical activity to digital. This situation has unconsciously changed people behavior and needs. The shifting of people behavior forced enterprises to follow its customer needs. Thus, an efficient operationalization system and digital infrastructure is required.

However, the company’s operational system efficiency is not enough to follow the consumer needs of today’s digital growth. Various obstacles could also happen in building a digital system, one of them come from the security side. In recent years, ransomware has become a disaster for various digital enterprises. That is the reason why, there is a software that is capable of backing up data by copying or creating archives of computing data, especially on digital infrastructure called cloud.

On July 23rd, 2020, Zettagrid, an Australian based cloud provider company that already has 2 data centers location in Indonesia,  held its online talk show titled “Zettagrid e-CloudTalk Vol. 03: The Cloud For Digital Business Era”, which briefly highlighted the importance of preventing disaster by using Veeam Cloud Connect on Zettagrid as a business solution. Unexceptionally for well-established company that offer one stop IT business solutions in Indonesia, Datascrip. On this event, Purnawan Yunianto, the MIS Manager of Datascrip reveals that its company choose using Veeam Cloud Connect Backup and Replication on Zettagrid is to achieve a stable business transaction even there is an unexpected “disaster” happens.

Datascrip Veeam Zettagrid

Another reason for Datascrip in choosing Veeam Cloud Connect Backup and Replication on Zettagrid as its company Disaster Recovery (DR) solutions, is the proven data security system that Zettagrid offers, from data level, system, to hardware. Thanks to Zettagrid and Veeam Cloud Connect technology for decreasing enterprises investment on CapEx and Opex for its IT business.

According to Datascrip experiences, cloud infrastructure has already equipped by a wide range of security and operational standard. Cloud also provide ease and flexibility in terms of access, operations, and cost. The cloud will also provide accessibility related to resources whenever needed.

In operation, the user will focus on data protection and no longer need to think about infrastructure. Thus, user resources can focus on data development and other operations.

Why choosing Veeam Cloud Connect for Backup and Replication on Zettagrid?

Veeam Cloud Connect technology has the compatibility and support of the existing Datascrip’s environment. By ensuring the selected cloud solution can fit the environment of Datascrip’s.  Cloud connect provides good support if the problem occured while the Disaster Recovery (DR) is being processed. Thus, when a failover occurs during DR process, it would not give user a complication on reproduce the change of a data.

In case you missed the session, watch the live streaming here. Want to have the same experience with Datascrip? please contact us at sales@zettagrid.id

Free Webinar: The Cloud For Digital Business Era

Free Webinar: The Cloud For Digital Business Era

Cloud in Digital Business Era

 

Pandemic COVID-19 has changed some aspects in human lifestyle. Almost every activities that people do it’s now on digital, from studying, entertain, even business industry. As the digital infrastructure, cloud computing infrastructure now plays a crucial role not only during, but also for the business recovery after we survive the pandemic.

As the new normal life in our society begin, the digital business era now has come to move faster than we think. Thanks to cloud technology that help enterprises to makes their life easier with its automation, flexibility and efficiency.

Zettagrid with Veeam software collaborated  on FREE WEBINAR “Zettagrid e-CloudTalk Vol.03: The Cloud For Digital Business Era”. Streaming live on Zoom Meetings, meet our guest speakers form Veeam Sofware, Daniel Omardin as Senior Manager Cloud and Service Provider SEAK. Also get inspired from Purnawan Yunianto as MIS Manager at Datascrip on how Veeam Cloud Connect help business in the digital business era.

Date: Thursday, 23 July 2020
Time: 14.00 – 16.00 WIB
Where: Zoom Meetings

Register now to get OVO CREDITS 50K after the event**

**Terms and conditions apply

**Zettagrid Teams decision is final

Pssst, it’s not an usual boring presentation, it’s e-Talk show, thus we also have another guest speaker to announce soon!

If you have any questions or having trouble with registration feel free to reach out us at marketing@zettagrid.id or click here

Mengapa Fintech Harus Menggunakan Cloud Lokal Indonesia?

Alami Sharia Fintech

Mengapa Fintech Harus Menggunakan Cloud Lokal Indonesia?

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan belanja online selama masa pandemi selama 31%. Hal ini disebabkan adanya himbauan pemerintah untuk tetap berada dirumah atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan angka penyebaran COVID-19.

Dengan adanya peningkatan belanja online, maka otomatis penggunaan pembayaran digital atau e-wallet juga meningkat. Dengan adanya pandemi yang membuat kebiasaan baru pada perilaku masyarakat memungkinkan perusahan Financial Technology (Fintech) untuk berkembang. Tak terkecuali perusahaan Peer-to-Peer Lending (P2P).

Dalam diskusi panel bertajuk e-CloudTalk vol.02 yang diselenggarakan oleh Zettagrid Indonesia pada tanggal 23 Juni 2020, salah satu platform fintech P2P Lending berbasis Syariah di Indonesia yaitu Alami, berbagi pengalamannya dalam mengembangkan inovasi bisnisnya salah satunya dengan menggunakan teknologi Cloud Infrastructure.

Arief Setiabudi, selaku Chief Information Officer dari Alami Sharia mengungkapkan alasannya menggunakan cloud infrastructure karena dianggap lebih aman. Hal ini dikarenakan penyedia layanan cloud pastinya telah memiliki sertifikasi yang sesuai seperti ISO 270001 dan juga PCI DSS.

Alasan selanjutnya disebabkan juga karena penyedia layanan cloud memiliki standar CIA (Confidentiality, Integrity, Availability) yaitu salah satu aturan dasar dalam menentukan keamanan suatu jaringan atau informasi. CIA digunakan sebagai parameter untuk menentukan apakah suatu jaringan atau informasi dikatakan aman atau tidak.

Confidentiality merupakan bagaimana cara mengamankan data dengan baik dan dilindungi dengan tingkat keamanan yang andal dan berlapis. Sehingga data tidak mudah di hack.

Sedangkan Integrity merupakan keabsahan data apabila apabila sering terjadi backup atau perubahan data, sehingga data harus selalu sesuai dengan reality yang ada di masyarakat.

Yang terakhir, Availability merupakan ketersediaan akses yang dapat diakses oleh role-role tertentu yang memiliki kepentingan, maka penting untuk sebuah fintech memiliki data center yang mudah dimonitor atau diawasi sehingga kita selalu ada untuk customer.

 

Alasan Alami Sharia Memilih Zettagrid Sebagai Partner Cloud Provider

Kami menunjuk Zettagrid sebagai partner cloud provider pilihan kami karena Zettagrid merupakan cloud service provider di Indonesia yang memiliki data center lokal. Hal ini sudah sesuai dengan peraturan Wajib dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) POJK Nomor 38/POJK.03/2016 Pasal 21. Kemudian seperti yang diketahui Zettagrid telah bersertifikasi ISO 27001 dan PCI DSS  juga terbukti memiliki tingkat keamanan yang berlapis.

 

Jika anda melewatkan sesi Zettagrid e-CloudTalk Vol.02, anda dapat Simak cuplikan video selengkapnya disini.

Jika anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Zettagrid? Hubungi kami di sini atau email ke sales@zettagrid.id. Kami siap melayani 24/7 untuk memudahkan pengalaman cloud bagi bisnis anda.

Free IT Webinar Migrate and Modernize VMware Cloud

Free IT Webinar

Free IT Webinar Migrate and Modernize VMware Cloud on Zettagrid

Memasuki new normal atau Pembatasan Sosial Berskala Besar Transisi (PSBB Transisi), tentunya semua kegiatan tatap muka secara langsung masih dibatasi. Untuk itu perusahaan perlu untuk mulai memindahkan bisnisnya ke arag digital untuk mempertahankan bisnisnya agar terus berjalan tanpa hambatan, salah satunya memindahkan data ke dalam cloud computing. Tentunya pada masa pandemi ini, cloud computing berperan penting untuk menjadi solusi pengganti dari physical server.

Zettagrid Indonesia sebagai penyedia layanan cloud asal Australia yang telah memiliki 2 lokasi data center di Indonesia dengan sertifikasi Tier IV, mengadakan FREE IT WEBINAR bertajuk Zettagrid e-Tech Day “Migrate and Modernize VMware Cloud on Zettagrid: Simple, secure, scalable, and reliable cloud infrastructure”. Didalam webinar ini anda akan mendapatkan insight dan belajar langsung dari local cloud expert Zettagrid Indonesia Bapak Aditya Rahmawan sebagai Cloud Consultant Zettagrid Indonesia tentang bagaimana cara anda mendeploy dan memigrasikan data anda ke dalam Virtual Datacenter yang dimiliki oleh Zettagrid.

Berikut detail waktu dan tempat dari webinar ini:

Date: Tuesday, 16 June 2020
Time: 14.00-16.00 WIB
Place: Zoom Video Meeting
Link registration: https://lnkd.in/gZCctTG

Registrasikan diri anda sekarang, dan dapatkan kesempatan untuk memenangkan OVO credits dari Zettagrid sejumlah ratusan ribu rupiah. Jangan lewatkan juga promo menarik yang akan kami berikan dari sesi webinar ini. Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi kami di marketing@zettagrid.id.

New Normal Discount 50% Zettagrid Cloud

Zettagrid Cloud New Normal Discount 50%

New Normal Discount

Sudah hampir 3 bulan pemerintah Indonesia menetapkan PSBB untuk menekan angka penularan COVID-19 yang telah menelan banyak korban di berbagai penjuru dunia. Selain menelan banyak korban, COVID-19 juga menyebabkan kegiatan ekonomi masyarakat menjadi lesu. Tidak sedikit kita dengar banyak beberapa bisnis dari berbagai sektor menutup usaha mereka. Namun saat ini pemerintah Indonesia mulai memberlakukan PSBB transisi atau yang kita bisa sebut new normal demi memperbaiki kegiatan ekonomi di Indonesia.

Untuk mendukung gerakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB transisi) dari pemerintah Indonesia dan membantu untuk menjaga bisnis anda agar tetap berjalan lancar ditengah pembatasan sosial, Zettagrid Indonesia sebagai penyedia layanan cloud computing lokal di Indonesia, memberikan penawaran New Normal Discount 50% untuk seluruh pembelian product baru. Dengan promo ini kami berharap, dapat turut membantu bisnis anda untuk mengembalikan efisiensi perusahaan anda, dan tentunya agar bisnis anda tetap berjalan dengan lancar selama pembatasan sosial berlaku.

New Normal Discount 50% ini berlaku untuk 6 bulan pertama pembelian baru seluruh produk Zettagrid Indonesia sebagai layanan penyedia cloud computing pada bisnis anda. Promo ini berlaku untuk minimal pembelian produk selama satu tahun.

Pesan sekarang dan dapatkan promonya! Promo berlaku hingga 30 Juni 2020.

Hubungi kami di sales@zettagrid.id atau di 0811-28-38-78

 

Stay safe and stay healthy!

Zettagrid Indonesia

MyAccount Update Release 62 Notes

MyAccount Update Release 62 Notes

Release 62

During work from home (WFH) we made several improvement to makes your simplify cloud experience. See below for the updated release notes for Release 62

Improvements

  • 2-Step Authentication Support
  • MyAccount NSX Network functionality removed. This functionality is now available in VMware Cloud Director
  • Geolocation will now set the default zone to user’s location when purchasing a new service
  • NSX – Advanged Edge Quad-Large Firewall is now available to purchase

Changes

  • Account: Change VDC manage link for vCloud to default to new VMware Cloud Director HTML5 portal
  • VPS: Raise minimum RAM/Storage requirements for Microsoft Windows Server 2019 purchases
  • Account: Remove Network tab and support for Legacy NSX. Yay!

Bugs/Fixes

  • General Security improvements (clickjacking prevention, library updates)
  • We have implemented improvements to increase the reliability for some provisioning scenarios
  • Resizing VDC now allows zero Internet Traffic
  • Traffic usage tab not was not displaying all periods
  • Account: SS interzone now shows the protected VDC zone information
  • Account: Fix VDC internet usage bar
  • Account: Fix VDC VM reset functionality
  • Account: Bug – stuck calculating on multiple tab clicks

Upcoming Improvements

  • Price Per Zone
  • Email and password change notifications
  • Cool Archive Storage Tier
  • Veeam Recycle Bin / Insider Protection Feature

Contact us for more information at sales@zettagrid.id

Topics: MyAccountRelease