Pentingnya Melakukan Backup Pada NAS Anda

How to Integrate NAS Backup to the Cloud

Pentingnya Melakukan Backup Pada NAS Anda

Penggunaan Network Attached Storage (NAS) sudah tak lagi asing digunakan bagi seluruh pelaku bisnis mulai dari usaha kecil menengah, hingga perusahaan besar sekalipun. Selain untuk menyimpan dan melakukan backup file, NAS juga dapat berfungsi untuk banyak hal, misalnya untuk menjadi file server, sinkronisasi data, virtualisasi, e-mail server, web server, video surveillance, dan lain-lain. Provider NAS yang sudah terkenal diantaranya adalah Synology dan QNAP.

Dengan banyaknya kegunaan tadi, tentunya data yang ada di dalam NAS akan semakin banyak dan akan terus berkembang. Lalu, berapakah besar data critical yang anda simpan di dalam NAS anda? Apakah menurut anda critical data pada NAS anda sudah pasti aman dari kehilangan data

NAS sebenarnya telah memiliki fitur redundancy yang disebut RAID. Dengan RAID NAS dapat terlindungi dari kehilangan data akibat drive failure. Namun RAID tidak dapat menghindarkan NAS dari kehilangan data jika terjadi bencana, kebakaran, human error, ataupun jika terjadi pyshical damage pada device NAS.

Lalu, solusi apa yang dapat menghindari NAS dari kehilangan data? Jawabannya adalah dengan melakukan Backup. Melakukan backup berarti melakukan replikasi data dari satu device ke tempat lainnya, baik di on-site maupun off-site. Dengan melakukan backup, anda dapat mengakses data dari mulai minggu lalu, bulan lalu, bahkan tahunan lalu.

Backup NAS ke Cloud

Dalam dunia IT, ada istilah “best practice 3-2-1 backup strategy” untuk mengamankan data anda. Strategi 3-2-1 backup ini berarti anda harus memiliki 3 copy atau salinan data anda, 2 di physical device seperti Harddisk atau NAS, dan satu lagi di off-site contohnya cloud.

Jika anda telah memiliki backup NAS di physical device lain, ini saatnya untuk anda kembali memikirkan pentingnya untuk melakukan backup data di off-site, yaitu di cloud. Mengapa? karena cloud dapat menghindarkan anda dari kehilangan data akibat bencana alam, kebakaran, dan kerusakan atau kehilangan device. Cloud juga dapat dipakai dengan biaya awal yang murah dibanding anda harus membeli NAS kedua atau bahkan ketiga karena cloud memiliki kemampuan scalable.

Jika anda merupakan user dari Synology maupun QNAP NAS, anda dapat melakukan backup NAS anda ke cloud melalui aplikasi Hyper Cloud dan Cloud Sync untuk Synology juga Hyper Backup Sync (HBS 3) untuk QNAP.

Pembahasan ini telah diulas pada Hari Kamis, 16 Desember 2021 lalu dalam event kami yang bertajuk “Arupa Expert Talk: Integrate Your NAS Backup with The Cloud”. Pada kesempatan ini hadir Pak Ferrianto Suryanto selaku Direktur dari Exalogi yang merupakan partner dari Zettagrid yang memaparkan dan juga melakukan demo bagaimana caranya melakukan backup dan sync untuk NAS Synology dan QNAP dengan Arupa Object Storage (AOS). Anda mau lihat demonya? KLIK DISINI jika anda ingin memutar kembali sesi webinar ini.

Maximizing The Power of Private Cloud

e-techday 8 with dell rev-02

Maximizing The Power of Private Cloud

The modern enterprise lives in a multi-cloud world, where delivery of infrastructure resources and IT services is expected in real-time. As a result, Infrastructure and operations teams must respond to the needs of the business agility. Then how the business could maximize the use of cloud infrastructure?

Find the answer on Zettagrid e-TechDay vol.08 in collaboration with DELL Technologies. Meet our speakers Teddi Suryadi as Cloud Consultant Zettagrid IndonesiaArif Darmawan as ISV and CSP Lead Dell Technologies Indonesia, also Fauzy Firdaus as Business Development PT. Sisindokom Lintasbuana and learn more about “How to Maximize The Power of Private Cloud”.

Event Details:
Date: 18 March 2021
Time: 02.00 – 04.00 PM
Where: Zoom Meetings
Link To Register: bit.ly/etechday08

Event Agenda:

  • Building a Better Cloud Begins with Better Infrastructure – Arif Darmawan, ISV & CSP Lead DELL Technologies Indonesia
  • Maximizing The Power of Private Cloud – Teddi Suryadi, Cloud Consultant Zettagrid Indonesia
  • Modernize your data and application infrastructure – Fauzy Firdaus, Business Development, Sisindokom

Register now and get OVO cash 50.000 each for first 70 attendees* also get a chance to win shopping vouchers at the end of the event.

*Terms and condition apply

Tips Mengelola Pertumbuhan Data Perusahaan

Tips Mengelola Pertumbuhan Data

Tips Mengelola Pertumbuhan Data Perusahaan

 

Pesatnya perkembangan teknologi membawa berbagai dampak bagi berbagai kehidupan manusia, tak terkecuali dalam sektor bisnis.Namun, tahukah Anda? Pesatnya perkembangan teknologi juga dapat memicu ledakan penggunaan data bagi berbagai organisasi.

Diliput dari Whatsthebigdata.com IDC sebagai lembaga riset terkenal di dunia,  memprediksikan pertumbuhan jumlah data padatahun 2025 dapat mencapai 180 zettabyte (ZB). Dengan pertumbuhan jumlah data tersebut, pelaku usaha harus memiliki solusi yang tepat agar data yang dimiliki dapat dikelola dengan aman dan tepat. Yuk simak beberapa tips mengelola data bisnis anda dengan tepat dan aman berikut ini

  1. Menyimpan Data di Hard Drive atau NAS

File storage merupakan metode penyimpanan hirarki data yang menggunakan hard drive komputer atau perangkat network-attached storage (NAS). Pada metode ini, penyimpanan file diatur dalam folder di bawah hirarki direktori dan subdirektori. Sehingga, jika Anda perlu menemukan sebuah file, Anda harus melakukan pencarian melalui direktori hingga ke file yang dituju.

Pada dasarnya, hirarki file storage memiliki fungsi yang dapat mengatur file dengan lebih baik dan terstruktur. Namun, seiring bertambahnya jumlah file, proses pengambilan file bisa menjadi rumit dan memakan waktu. Tak hanya itu, skalabilitas data juga membutuhkan penambahan perangkat lainnya yang memiliki kapasitas lebih tinggi. Sehingga, Anda perlu biaya lebih untuk penggunaan file storage.

  1. Membagi Data dengan Block Storage

Menggunakan block storage bisa menjadi salah satu pilihan Anda jika organisasi memiliki beban kerja yang besar. Block storage menawarkan efisiensi penyimpanan yang lebih cepat dari pada file storage. Pada teknologi satu ini, file akan terpecah menjadi blok data yang berukuran sama dan tersimpan di bawah berbagai format seperti FAT32, NTFS, EXT3, maupun EXT4. Sehingga memudahkan pengguna untuk mencari data yang dibutuhkan.

Jika Anda berniat menggunakan block storage, Anda perlu tahu jika teknologi satu ini dapat benar-benar bekerja ketika block digabungkan dengan block lainnya melalui suatu aplikasi. Hal ini terjadi karena tingkat kontrol terperinci ke aplikasi memberikan kinerja terbaik dari deret penyimpanan yang diberikan. Sehingga, sangat cocok untuk menyimpan aplikasi kinerja yang terpusat dan database transaksional.

  1. Menggunakan Object Storage

Jika Anda ingin memecahkan masalah pertumbuhan data bisnis, maka Anda memerlukan sistem penyimpanan yang tumbuh dengan kecepatan yang sama. Untuk itu, Anda bisa menggunakan object storage sebagai solusi organisasi yang dapat menyimpan data bisnis hingga melampaui beberapa petabyte.

Pada umumnya, object storage lebih efisien ketimbang menggunakan block storage. Hal ini dikarenakan sistem aksesnya yang relatif lebih cepat dibandingkan block storage. Tak hanya itu, object storage dapat menyimpan berbagai data yang tidak sering digunakan seperti konten website statis, backup data, dan multimedia. Teknologi satu ini juga bisa tetap melindungi data apabila terjadi node yang gagal, karena metodenya yang menggunakan sistem cluster. Sehingga, Anda tidak perlu lagi khawatir akan hardware failure dan badsector, sebab object storage didesain dan didistribusikan untuk ketersediaan yang tinggi.

Jadi, apakah Anda telah memiliki solusi yang tepat untuk mengelola pertumbuhan data perusahaan atau organisasi anda? PT. Arupa Cloud Nusantara sebagai induk dari pemegang brand Zettagrid di Indonesia akan meluncurkan Arupa Object Storage. Arupa Object Storage adalah solusi penyimpanan data anda dalam jumlah besar dengan harga terjangkau. Jika anda tertarik, anda dapat mengubungi kami di sini atau e-mail kami di sales@zettagrid.id.

Kenali 5 Keuntungan Dalam Menggunakan Cloud Backup 

cloud backup

Kenali 5 Keuntungan Dalam Menggunakan Cloud Backup 

Era digital telah memberi peluang terhadap pengusaha untuk mengadopsi teknologi demi perjalanan bisnisnya. Hal ini pun pastinya mempengaruhi bisnis untuk berjalan secara lebih fleksibel dan efisien. Tak hanya itu, penggunaan teknologi yang kian masif juga turut membuka jalan bagi keterbukaan informasi yang lebih luas. Sehingga, memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi dan komunikasi.

Namun, tanpa disadari peluang keterbukaan informasi juga dapat memberi ancaman serius, terutama bagi para pengusaha. Bencana kehilangan data tentunya dapat terjadi ketika IT bisnis terjangkit virus maupun malware. Akibatnya, hal ini dapat memberikan dampak buruk kepada kinerja pengusaha dan keberlangsungan bisnis di masa mendatang. Untuk itu, cloud backup bisa menjadi solusi bisnis ketika server organisasi mengalami bencana tersebut.

Dengan menggunakan cloud backup, pengusaha pastinya dapat mengembalikan data yang rusak atau hilang karena bencana maupun human error. Selain itu, sistem layanan pencadangan data berbasis cloud ini juga memiliki berbagai keuntungan untuk pengusaha. Beberapa keuntungan tersebut dapat disimak pada ulasan berikut ini!

  1. Kenyamanan dan kemudahan recovery data

Tidak perlu khawatir jika data bisnis secara tidak sengaja terhapus oleh pengguna. Sebab dengan cloud backup, organisasi bisa mendapatkan kembali data yang telah hilang dengan menggunakan fitur data recovery. Tak hanya itu, backup data juga dapat diatur sesuai kebutuhan waktu pengguna. Mulai dari perjam, harian, mingguan, hingga waktu-waktu tertentu yang diperlukan.

  1. Keamanan Lebih Terpercaya

Jika Anda bertanya-tanya tentang sistem keamanan data pada cloud backup, Anda tidak perlu khawatir. Sebab keamanan pada sistem ini lebih terpercaya karena terdapat pemeliharaan dan pemantauan dalam pusat data secara global. Selain itu, pencadangan dengan menggunakan jaringan internet juga tidak mudah mengalami gangguan, karena terdapat sistem enkripsi data sebagai pengaman sistem.

  1. Kapasitas Pencadangan Lebih Besar

Sebagai antisipasi terhadap kerusakan atau kehilangan data, upaya pencadangan dapat dilakukan secara optimal mengingat kapasitas backup yang besar. Kapasitas ini didukung dengan menggunakan server yang berpusat dengan server lainnya, sehingga dapat meningkatkanan layanan pencadangan data.

  1. Akses informasi lebih fleksibel

Tak diragukan lagi, teknologi cloud membawa manfaat bagi penggunanya. Hal ini bisa dilihat dari kecepatan akses informasi yang lebih fleksibel dengan menggunakan beragam perangkat teknologi dan internet. Tak hanya itu, sistem pencadangan berbasis cloud juga dapat bekerja secara berkala. Sehingga, semua data yang masuk bisa langsung dicadangkan sesuai dengan sistem layanan pencadangan yang telah diatur.

  1. Efisiensi Biaya

Jika Anda berniat menggunakan sistem layanan cloud, Anda tidak perlu lagi khawatir soal biaya. Sebab, pada dasarnya sistem layanan cloud menerapkan sistem pay as you use atau besarnya biaya yang dikeluarkan berdasarkan kapasitas penggunaan. Sehingga, pengusaha tidak perlu membayar untuk fasilitas yang tidak digunakan dan bisa mengantisipasi jumlah pengeluaran. Untuk itu, cloud backup dapat dikatakan lebih terjangkau dan efisien jika dibandingkan dengan menggunakan on-premise.

Zettagrid Indonesia menyediakan layanan cloud computing berupa Backup as a Service (BaaS), untuk memudahkan Anda dalam melakukan pencadangan. Zettagrid Indonesia juga merupakan Cloud Verified Partner dari VMware dan memiliki lokasi data center di Jakarta dan Cibitung. Kami berkomitmen untuk lebih dekat dan siap sedia membantu Anda selama 24/7. 

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai cloud, Anda bisa menghubungi kami di sini atau melalui tim kami di sales@zettagrid.id.

Why Cloud Computing is Vital for Firms in Enabling WFH

Why Cloud Computing is Vital for Firms in Enabling WFH

Why Cloud Computing

Why Cloud Computing 

 

Why cloud computing is vital for companies? Cloud is the on-demand availability of computer system resources, data storage, and computing power that is based on the internet. It enables the company to access software on the internet as a service at any time and from anywhere. Due to the work-from-home system that is implemented by the government, many companies have to settle for the new adjustments which require some modifications. Although working remotely may rise many challenges, by using cloud you can have access to your data from anywhere and optimize your business from home.

Many companies spend large amounts of money on developing their software system, but by using the cloud, it takes less time and cost to make it happens. To delve more about cloud computing, CoHive held an insightful discussion through CoLearn Online, titled “Facing Pandemic: Optimizing IT Operations in Uncertain Times.” Inviting Dolly Indra as the General Managers of Zettagrid Indonesia, the dialogue moderated by Indah Rahdiani (Event Management Senior Associate CoHive).

  1. Transparency cost

Investing and establishing software is very expensive. According to Dolly, transparency cost often failed to happen when it comes to technology and information investments, especially on-premise software (software that is installed and run conventionally on a company’s computer in a particular location). However, it does not occur in cloud computing because the costs required are not in the form of license fees, but subscription fees. Besides, the existence of a cloud computing system allows companies to reduce the cost needed for the computer infrastructure

 2. Flexibility

One of the significant benefits of cloud computing is flexibility. This service includes the period of subscription, the size of data storage, and the kind of application needed. It also gives the companies and their employees the mobility to work from any location. The file-sharing features on the cloud also allow them to develop and send the data faster and easier. For this matter, Dolly explained that cloud computing with on-premise software is superior from various sides. One of them is the unnecessary process of device shipment because everything can be done via the internet.

3. Good security system

According to Dolly, before choosing the cloud provider, the customers need to conduct thorough research regarding the security system. This research is essential to do as the customer has the right to make policy requests about the security system. Also, it’s necessary to know that storing the data on the cloud is safer than do it on physical servers. However, by storing the data on the cloud, the customers allowed to delete or move any confidential information remotely.

Moreover, Dolly gave an example from his clients at Zettagrid. Due to WFH, it has become an issue to access some confidential data of the company; however since they use cloud computing, it’s no longer a problem. To tackle this issue, this company then applied one of the services offered by cloud computing, the “disaster recovery protection”. This protection service allows customers to access the information even during an unexpected situation. This service has allowed the company to run their business even during the global pandemic.

Working from home has become a trend, but it has to be supported by the right technology. Therefore, cloud computing is here to become the solution to many companies that are still hanging upon the hardware system. By using the cloud, the deployment of software activation process will be faster, it will be easier to get additional revenue as the investment cost is rather low, and there’s a low level of risk. Furthermore, this is the right time to think ahead and choose the right technology for your company.

Source: CoHive

Langkah Menggunakan Cloud Demo Zettagrid

Langkah Menggunakan Cloud Demo Zettagrid

VDC live

Cloud computing memang sedang naik daun di masa pandemi ini. Selain menjadi solusi yang digunakan sebagai infrastruktur digital, cloud juga menjadi pilihan solusi IT sementara selama pandemi berlangsung.

Lalu, pernahkah anda melihat Control Panel pada Cloud Provider yang akan anda gunakan? Atau apakah User Experience dari Control Panel  cloud tersebut memudahkan anda dalam bekerja? Kemudian apakah anda dapat mengetahui fasilitas apa saja yang dapat dilakukan melalui Control Panel tersebut?

Salah satu penyedia layanan cloud computing di Indonesia yaitu Zettagrid, menawarkan fasilitas Cloud Demo. Fasilitas ini merupakan sandbox yang dapat mengantarkan anda untuk merasakan langsung cara kerja dari Virtual Datacenter yang didukung oleh VMware. Dalam fasilitas ini, anda dapat melakukan beberapa aktifitas dasar atau basic seperti pembuatan VM, vApps, dan membuat internal network. yang perlu digaris bawahi, untuk merasakan fasilitas Cloud Demo ini, anda tidak terhubung ke internet.

Yuk kita simak langkah menggunakan fasilitas Cloud Demo dari Zettagrid yang didukung oleh VMware:

  1. Klik https://www.zettagrid.id/cloudcomputing/virtual-data-centre/data-centre-live-demo/ pada web browser anda.
  2. Setelah melakukan akses ke halaman tersebut akan muncul tampilan seperti gambar dibawah. Pada halaman ini, anda dapat mengetahui informasi dari User name dan Password vCloud Director yang dapat anda gunakan untuk log in dan melihat apa yang ada dibalik Control Panel dari VDC. Kemudian Klik Log In now.

Cloud Demo VMware

 3. Setelah itu anda akan dibawa menuju halaman login vCloud Director, pada halaman ini Anda dapat memasukkan username dan password  yang tertera pada halaman sebelumnya.

Cloud Demo VMware

Berikut tampilan setelah login ke dalam vCloud Director, Setelah login akan tampil list Virtual Machines. 

VDC demo 

Untuk membuat Virtual Machines baru dapat mengikuti langkah-langkah berikut :  

 

  1. Klik “New VM” yang terletak dibagian atas kiri pada list VM. 

Zettagrid Live Demo

2. Pada halaman ini Anda dapat menginputkan VM Name, Computer Name dan OS yang diinginkan. Setelah menginputkan VM Name dan memilih OS dapat klik “OK”. 

 Zettagrid Live Demo

 3. Setelah anda klik “OK” tunggu beberapa saat untuk proses Provisioning, Setelah proses Provisioning selesai makan VM akan dalam status “Powered On”.

Virtual Data Center

 

4. Untuk mengakses console sendiri terdapat beberapa cara, Cara paling mudah adalah dengan menekan button logo Monitor PC atau melalui menu “Actions” > “Launch Web Console” 

VMware VDC

 

5. Berikut tampilan Web Console vCloud Director. 

VMware VDC

 6. Untuk password root login VM dapat dilihat pada Details > Guest OS Customization 

VMware VDC

Begitulah langkah-langkah untuk membuat VM pada Cloud Demo dari Zettagrid.

 

Perlu diingat, layanan ini bersifat sandbox, dimana VM akan dihapus pada malam hari oleh sistem dan beberapa fitur pada layanan Cloud Demo akan dibatasi. Jika anda tertarik untuk mendalami fitur vCoud Director, anda dapat menghubungi tim kami di sales@zettagrid.id untuk menikmati FREE TRIAL dari Zettagrid Indonesia.

Happy New Year 2020 From Zettagrid Indonesia

New Year 2020

Happy New Year 2020!

Another year is about to end, but first we want to thank all our customer for your opportunities and trust in the quality of our products. We are committed on improving every day because you deserve nothing but the best.

Have a happy and prosperous 2020!

Best Regards,

A Glimpse of Veeam Solution Day 2019

A Glimpse of Veeam Solution Day 2019

Veeam Solution day 2019

Zettagrid Indonesia succesfully bring its showcase on Veeam Solution Day that held on 2 October 2019 at Grand Hyatt Jakarta. The  event was going well and attended by more than 300 participants. On this event, we bring our local expert to give participants that come to our booth free consultation about cloud as their company infrastructure solution.

Veeam Solution Day 2019

Crowd situation in our booth

Veeam Solution Day 2019

Our Creative Marketing Annisa Kurnia received token of appreciation from Veeam Team

 

Veeam Solution Day 2019

Mr Dolly Indra, General Sales Manager gives lucky prize to the participant that visited our booth

 

Thank you Veaam for invited us, we are happy to met you on this event, and if you should have any question or need more guide about cloud, you can contact us here. We are waiting for you to Simplify your cloud experience and see you on the next event!